12 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Palestina

Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Mengakibatkan 12 Warga Palestina Tewas
Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Mengakibatkan 12 Warga Palestina Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebanyak 12 warga sipil Palestina tewas dengan puluhan warga lainnya dilaporkan terluka karena perang penjajah Israel di Jalur Gaza terus berlanjut.

Media menyampaikan dalam serangan penjajah hari Rabu, tanggal 23 Juli 2025 waktu setempat, sebanyak 8 warga Palestina meninggal dan puluhan lainnya terluka setelah pesawat tempur penjajah Israel menembaki sekelompok warga Palestina di sebelah timur kamp pengungsi Al-Nuseirat yang diketahui terletak di Jalur Gaza tengah.

3 orang lainnya juga meninggal dengan puluhan warga lainnya mengalami luka-luka dalam serangan udara penjajah Israel yang menargetkan Kota Az-Zawayda yang juga terletak di Jalur Gaza tengah.

Dalam serangan lainnya di selatan Jalur Gaza, seorang warga sipil meninggal dan lebih dari 10 warga Palestina lainnya terluka dalam serangan udara penjajah Israel terhadap sebuah tenda pengungsian di daerah Al-Mawasi.

Baca Juga:
Seorang Warga Palestina Terpaksa Merobohkan Rumahnya Sendiri di Kota Sur Baher Tenggara Yerusalem

Daerah tersebut diketahui berada di sebelah barat Khan Yunis.

Serangan pesawat nirawak lainnya terhadap sebuah tenda di dekatnya menewaskan dan melukai beberapa orang.

Di lingkungan Sheikh Radwan di sebelah utara Khan Yunis, seorang warga Palestina dikabarkan tewas dalam serangan penjajah Israel yang diketahui menargetkan rumah keluarga Abbas.

Di hari yang sama, seorang pejabat senior PBB mendesak Dewan Keamanan untuk mendorong gencatan senjata segera di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Hancurkan Tanah Milik Warga Palestina di Kota Beit Ula di Sebelah Barat Hebron

Dia memperingatkan perang itu telah menjadi ‘mimpi buruk berskala bersejarah’.

Asisten Sekretaris Jenderal untuk Timur Tengah, Asia, dan Pasifik bernama Khaled Khiari mengatakannya selama debat terbuka triwulanan Dewan Keamanan PBB tentang situasi di Timur Tengah, termasuk dengan masalah Palestina.

Dia menyampaikan kepada para menteri dan duta besar bahwa perundingan yang sedang berlangsung harus mengarah pada penghentian permusuhan secara permanen, pembebasan semua sandera, dimulainya pemulihan dan rekonstruksi, serta masuknya bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.

Dia mencatat sedikitnya 1.891 warga sipil Palestina telah tewas di Jalur Gaza sejak tanggal 30 Juni 2025. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Warga Palestina Terpaksa Merobohkan Rumahnya Sendiri di Kota Sur Baher Tenggara Yerusalem

Setelah menerima perintah pembongkaran, seorang warga Palestina yang berada di Kota Sur Baher dipaksa untuk merobohkan rumahnya sendiri.

Pemukim Penjajah Israel Hancurkan Tanah Milik Warga Palestina di Kota Beit Ula di Sebelah Barat Hebron

Tanah yang merupakan milik warga Palestina di Kota Beit Ula di sebelah barat Hebron dihancurkan oleh para pemukim penjajah Israel.

Penjajah Israel Menyerang Seorang Remaja Palestina dengan Alat Setrum Listrik di Desa Kisan Sebelah Timur Bethlehem

Seorang remaja Palestina berusia 15 tahun diserang oleh penjajah Israel dengan alat setrum listrik di Desa Kisan di sebelah timur Bethlehem.

3 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Beberapa Wilayah Jalur Gaza

Serangkaian serangan udara penjajah Israel di beberapa wilayah di Jalur Gaza dikabarkan membuat 3 warga Palestina meninggal.

Beberapa Rumah di Kamp Pengungsi Nur Shams Dibakar Pasukan Penjajah Israel

Pasukan penjajah Israel membakar beberapa rumah yang terletak di kamp pengungsi Nur Shams di sebelah timur Tulkarem.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;