Seorang Warga Palestina Terpaksa Merobohkan Rumahnya Sendiri di Kota Sur Baher Tenggara Yerusalem

Ket. Foto: Seorang Warga Palestina di Kota Sur Baher Terpaksa Merobohkan Rumahnya Sendiri
Ket. Foto: Seorang Warga Palestina di Kota Sur Baher Terpaksa Merobohkan Rumahnya Sendiri Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang warga Palestina di Kota Sur Baher yang terletak di tenggara Yerusalem terpaksa merobohkan rumahnya sendiri setelah dia menerima perintah pembongkaran dari Pemerintah Kota Yerusalem Barat dengan dalih pembangunan tanpa izin.

Menurut sumber-sumber lokal, warga Subhiya Shqeirat terpaksa membongkar rumahnya sendiri pada tanggal 22 Juli 2025 waktu setempat, jika tidak, pemerintah kota penjajah Israel akan membongkarnya.

“Mereka juga mewajibkan untuk membayar biaya yang sangat mahal,” katanya.

Hal tersebut terjadi setelah dia menerima perintah administratif yang hanya memberinya waktu beberapa hari untuk melakukan pembongkaran.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Hancurkan Tanah Milik Warga Palestina di Kota Beit Ula di Sebelah Barat Hebron

Rumah tersebut yang dibangun 12 tahun yang lalu dan memiliki ukuran sekitar 55 meter persegi adalah rumah bagi keluarga beranggotakan 5 orang.

Pemerintah kota penjajah Israel telah menghancurkan atau memaksa warga Palestina menghancurkan rumah mereka sendiri dengan dalih membangun tanpa izin yang jarang diberikan kepada warga Palestina di kota yang diduduki.

Ini adalah bagian dari kebijakan yang bertujuan untuk membatasi perluasan dan pertumbuhan Palestina di Yerusalem.

Warga Palestina yang berada di Yerusalem Timur terpaksa merobohkan rumah setelah menerima perintah pembongkaran untuk menghindari pembayaran yang selangit kepada pemerintah kota penjajah Israel jika pemerintah itu melakukan pembongkaran.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerang Seorang Remaja Palestina dengan Alat Setrum Listrik di Desa Kisan Sebelah Timur Bethlehem

Warga Palestina menyampaikan mereka dipaksa membangun tanpa izin dikarenakan pemerintah kota penjajah Israel melakukan diskriminasi terhadap mereka dan menolak untuk mengeluarkan izin atau mengajukan pertanyaan yang tidak masuk akal yang membuat mereka tidak mampu untuk mengeluarkan izin.

Sementara itu, pada saat yang sama, ribuan unit perumahan dibangun untuk para pemukim Yahudi di kota itu, yang dibangun di atas tanah Palestina yang diambil alih dan dibuat mudah untuk diakses oleh mereka.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan mengatakan setidaknya 15 orang, termasuk dengan 4 anak-anak, meninggal karena kelaparan di Jalur Gaza karena blokade penjajah Israel terhadap Jalur Gaza menjerumuskannya ke dalam krisis kekurangan gizi yang semakin parah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Hancurkan Tanah Milik Warga Palestina di Kota Beit Ula di Sebelah Barat Hebron

Tanah yang merupakan milik warga Palestina di Kota Beit Ula di sebelah barat Hebron dihancurkan oleh para pemukim penjajah Israel.

Penjajah Israel Menyerang Seorang Remaja Palestina dengan Alat Setrum Listrik di Desa Kisan Sebelah Timur Bethlehem

Seorang remaja Palestina berusia 15 tahun diserang oleh penjajah Israel dengan alat setrum listrik di Desa Kisan di sebelah timur Bethlehem.

3 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Beberapa Wilayah Jalur Gaza

Serangkaian serangan udara penjajah Israel di beberapa wilayah di Jalur Gaza dikabarkan membuat 3 warga Palestina meninggal.

Beberapa Rumah di Kamp Pengungsi Nur Shams Dibakar Pasukan Penjajah Israel

Pasukan penjajah Israel membakar beberapa rumah yang terletak di kamp pengungsi Nur Shams di sebelah timur Tulkarem.

Sejumlah Anak Palestina Mati Lemas Akibat Gas Air Mata selama Serangan Militer Penjajah Israel di Kota Taqou

Gas air mata yang dilepaskan selama serangan militer penjajah Israel di Kota Taqou menyebabkan beberapa anak Palestina mati lemas.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;