Christian Atsu Diselamatkan dalam Kondisi Terluka Akibat Puing-Puing Gempa di Turki

<p>Keterangan Foto: Christian Atsu menjadi salah satu korban terluka akibat gempa turki,(Foto:/Twitter/scottheppel)</p>
Keterangan Foto: Christian Atsu menjadi salah satu korban terluka akibat gempa turki,(Foto:/Twitter/scottheppel)

Internasional, gemasulawesi – Mantan gelandang Newcastle Christian Atsu telah diselamatkan dari puing-puing bangunan Turki yang runtuh selama gempa bumi dahsyat di negara itu pada hari Senin, kata Asosiasi Sepak Bola Ghana dan klubnya.

Dilansir dari GuardianPemain internasional Ghana berusia 31 tahun, yang bermain untuk klub Super Lig Turki Hatayspor, tidak diperhitungkan bersama dengan direktur olahraga klubnya, Taner Savut.

Ada laporan yang saling bertentangan tentang status Atsu pada hari Senin tetapi FA Ghana memberikan pembaruan positif di media sosial pada hari Selasa.

Baca : Update Terbaru Gempa Turki: 5000 Orang Tewas dan 5.775 Bangunan Rusak Parah

Cuitannya berbunyi: “Kami telah menerima beberapa berita positif bahwa Christian Atsu telah berhasil diselamatkan dari puing-puing bangunan yang runtuh dan menerima perawatan.

Mari kita terus berdoa untuk Christian.”

Wakil presiden Hatayspor, Mustafa Özat mengatakan kepada Radyo Gol: “Christian Atsu ditarik keluar dengan cedera.

Baca : Korban Tewas Gempa Turki Bertambah Menjadi 4.300 orang

Berbeda dengan Atsu yang berhasil dievakuasi, Taner Savut selaku Direktur Hatasyspor masih terjebak didalam puin-puing bangunan.”

Everton, salah satu mantan klub Atsu, menanggapi kabar baik tentang dirinya di media sosial.

“Kami lega mendengar @ChristianAtsu20 telah ditemukan dan sedang dalam pemulihan di rumah sakit,” cuit mereka.

Baca : Bencana Gempa Bumi di Turki Mengakibatkan Korban Tewas bertambah menjadi 3800 orang

“Pikiran kami terus bersama semua orang yang terkena dampak gempa bumi di Turki dan Suriah.”

Gempa berkekuatan 7,8 melanda Turki tenggara dan Suriah utara pada dini hari Senin, diikuti oleh gempa kedua berukuran 7,5.

Hingga kini Atsu masih dalam pemulihan dan pengobatan akibat terluka karena terkena reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi di Turki dengan kekuatan yang besar.

Baca : Update Perkembangan Gempa Turki: Lebih  Dari 1700 Orang Tewas Akibat Gempa Turki

Doa terus membanjiri kolom komentar di sosial media Chistian Atsu, mereka mendoakan kesembuhan Atsu setelah ditemukan dalam kondisi terluka.

Banyak pihak berharap Atsu segera pulih dan dapat beraktivitas kembali.

Atsu menjadi salah satu korban selamat akibat gempa yang terjadi dalam kurun waktu 12 jam di Turki dengan jumlah korban meninggal mencapai ribuan orang dan hingga kini masih dilakukan upaya penyelamatan secara menyeluruh serta mencari korban lain yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa di Turki. (*/Siti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Update Terbaru Gempa Turki: 5000 Orang Tewas dan 5.775 Bangunan Rusak Parah

Internasional, gemasulawesi &#8211; Wakil presiden Turki mengatakan bahwa jumlah korban tewas di negara itu akibat gempa sekarang mencapai 3.419. Hal tersebut menyebabkan total korban meninggal akibat gempa yang berakibat pada wilayah Turki dan Suriah menjadi 5.021 korban tewas.   Dilansir dari Assosiated Press, Turki telah mengerahkan lebih dari 24.000 anggota pencarian dan evakuasi wiliayah terdampak [&hellip;]

Pengadilan Kenya Menjatuhkan Hukuman Mati Kepada Petugas Polisi Atas Pembunuhan Berantai

Internasional, gemasulawesi &#8211; Seorang petugas polisi, Fredrick Leliman, yang termasuk di antara mereka yang dihukum karena membunuh pengacara Nairobi Willie Kimani, kliennya Josephat Mwenda dan sopir taksi Joseph Muiruri, telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Nairobi. Dalam putusan yang disampaikan pada Jumat, tiga terdakwa lainnya, Stephen Cheburet, Sylvia Wanjiku dan Peter Ngugi, masing-masing akan menjalani [&hellip;]

4.372 Orang Meninggal Akibat Gempa Bumi, Presiden Erdogan Memberikan Pengumuman Hari Berkabung Nasional Selama 7 Hari

Korban jiwa akibat gempa bumi di Turki sudah memakan sebanyak 4.372 orang, Presiden Erdogan mengumumkan Hari Bergabung Nasional selama 7 hari.

Kredibilitas Macron Dipertaruhkan di Tengah Protes Atas Perubahan Usia Pensiun

Internasional, gemasulawesi &#8211; Ketika ratusan ribu orang bersiap untuk memprotes lagi  memprotes lagi minggu ini terhadap rencana Emmanuel Macron merubah standar usia pensiun menjadi 64 tahun, posisi  presiden Prancis dipertaruhkan. Dilansir dari Guardian, Macron, yang berkuasa pada 2017 menjanjikan transformasi pro-bisnis Prancis untuk memotong pajak dan merombak model sosial dan sistem kesejahteraan, selama berbulan-bulan berada [&hellip;]

Bank of England Dipaksa Untuk Menaikkan Suku Bunga Bank dalam Mencegah Inflasi

Internasional, gemasulawesi &#8211; Seorang pembuat kebijakan senior Bank of England telah memperingatkan bank sentraldapat dipaksa untuk terus menaikkan suku bunga untuk mencegah tingkat inflasi yang tinggi menjadi mengakar dalam perekonomian. Dilansir dari Guardian, Catherine Mann, seorang ekonom independen di komite kebijakan moneter (MPC) penetapan suku bunga Bank, mengatakan ada &#8220;risiko kenaikan material&#8221; terhadap inflasi yang [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;