Mantan Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama Didakwa Penyalahgunaan Jabatan

<p>Keterangan Foto: Frank Bainimarama mantan perdana menteri Fiji, (Foto:/Twitter/@helenlivingstone)</p>
Keterangan Foto: Frank Bainimarama mantan perdana menteri Fiji, (Foto:/Twitter/@helenlivingstone)

Internasional, gemasulawesi – Jaksa Fiji akan mendakwa mantan perdana menteri Frank Bainimarama dengan penyalahgunaan jabatan, kata jaksa penuntut utama negara itu, sehari setelah dia mengundurkan diri dari parlemen negara Pasifik itu dan berminggu-minggu setelah dia diskors dari majelis karena hasutan.

Dakwaan itu terkait dengan pengaduan ke polisi yang dibuat oleh Universitas Pasifik Selatan pada Juli 2019 mengenai kegiatan mantan anggota staf universitas.

“Mantan perdana menteri, Voreqe Bainimarama, dan komisaris polisi yang ditangguhkan Sitiveni Qiliho diduga telah secara sewenang-wenang dan menyalahgunakan wewenang kantor masing-masing menghentikan penyelidikan polisi aktif,” kata Christopher Pryde.

Baca : Pemimpin Oposisi Fiji Diskors dari Parlemen karena Melakukan Hasutan

Komisaris polisi Fiji yang diskors yang diduga terlibat dalam masalah ini yaitu Sitiveni Tukaituraga Qiliho juga akan didakwa.

Kedua pria itu dibawa untuk diinterogasi lagi pada hari Kamis .

“Polisi juga telah diminta untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap hal-hal lain yang timbul dari kasus ini dan lebih banyak dakwaan dapat dijatuhkan terhadap tersangka lain pada waktunyam,” kata Christopher Pryde.

Baca : Beresiko Tinggi, Selandia Baru Batasi Perjalanan dari Indonesia dan Fiji

Kasus ini telah lama bergulir di Fiji namun belum menemukan titik terang hingga saat ini.

Banyak pihak telah dicurigai terlibat dalam penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh Bainimarama.

“Penyelidikan lebih lanjut tentang siapa saja yang terlibat membantu dalam kasus penyalahgunaan kekuasaan yang telah merugikan negara akan terus kami lakukan investigasi mendalam,” kata Christopher Pryde.

Baca : Bukan Hanya Lempeng Anatolia, Pengaruh Tata Surya Juga Bisa Menjadi Penyebab lain Gempa di Turki

Bainimarama yang berusia 68 tahun, telah memimpin Fiji sejak mengambil alih kekuasaan dalam kudeta pada 2006 dan terhitung menjabat lebih dari 10 tahun.

Dia digantikan sebagai perdana menteri setelah pemilihan umum yang diperebutkan secara ketat Desember lalu.

“Kami mencurigai beberapa pihak telah terlibat dalam membantu Bainimarama,” kata Christopher Pryde.

Baca : Pemkot Palu Cegah Penyalahgunaan Narkoba Jadi Prioritas Utama

Pada bulan Februari, parlemen menangguhkan kasus Bainimarama hingga 2026 setelah pidato dimana ia mengkritik penggantinya, Sitiveni Rabuka, dan presiden Wiliame Katonivere. (*/Siti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

TikTok Meluncurkan Perlindungan Keamanan Bagi Penggunanya di Eropa

Internasional, gemasulawesi &#8211; TikTok telah mengumumkan rencanya untuk melakukan perlindungan data pribadi bagi penggunanya di seluruh Eropa. Rancangan program yang diberi nama sebagai Project Clover yaitu melibatkan data pengguna yang akan disimpan di server yang ada di Irlandia dan Norwegia dengan biaya tahunan yang akan dikeluarkan mencapai 1,1 miliar Euro. “Kami akan menyimpan data di [&hellip;]

Mitch McConnell Pemimpin Senat AS Dirawat setelah Jatuh di Washington DC

Internasional, gemasulawesi &#8211; Pemimpin Senat dari Partai Republik Mitch McConnell dibawa ke rumah sakit di Washington DC setelah dia tersandung dan jatuh di sebuah hotel. Pada tahun 2019, McConnell, yang berusia 81 tahun dan selamat dari polio masa kecil, tersandung dan jatuh di rumahnya di Kentucky dan menderita patah tulang bahu. &#8220;Malam ini, Pemimpin McConnell [&hellip;]

Penangkapan Pelaku Terorisme Sushi di Jepang

Internasional, gemasulawesi &#8211; Polisi di Jepang telah melakukan beberapa penangkapan setelah industri sushi berputar bernilai miliaran dolar di negara itu diguncang oleh serentetan terorisme sushi, termasuk kasus di mana seorang pelanggan menyeka air liur pada makanan yang ditujukan untuk pengunjung lain. Kantor berita Kyodo melaporkan pada hari Kamis bahwa tiga orang semua bagian dari kelompok [&hellip;]

Otoritas Bandara Chili Menggagalkan Pencurian Senilai 32,5 Juta Dollar

Internasional, gemasulawesi &#8211; Pencurian jutaan dolar yang digagalkan di bandara terbesar Chili telah menewaskan dua orang dan menyoroti kekhawatiran meningkatnya kejahatan di negara Andes. Rekaman yang beredar secara luas di media sosial menggambarkan baku tembak antara perampok dan pejabat dari badan penerbangan DGAC Chile pada maskapai penerbangan Latam Airlines di bandara internasional Arturo Merino Benítez [&hellip;]

Provinsi Chiang Mai Thailand Memasuki Fase Darurat Kebakaran

Internasional, gemasulawesi &#8211; Pihak berwenang Chiang Mai di Thailand utara akan membagikan masker wajah kepada publik saat provinsi itu berjuang dengan tingkat polusi udara yang sangat tinggi yang disebabkan oleh kebakaran hutan yang terus-menerus. Kebakaran adalah masalah tahunan antara bulan Desember dan April, ketika petani menyalakan ladang mereka untuk membersihkan lahan yang siap untuk siklus [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;