Headset Mixed Reality Buatan VIVO Dikabarkan Akan Hadir Tahun 2025, Inilah Informasi tentang Perangkat Itu Sejauh Ini

Vivo mempersiapkan headset mixed reality
Vivo mempersiapkan headset mixed reality Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Vivo bersiap untuk menyaingi headset Vision Pro besutan Apple, meskipun Vision Pro belum laku keras.

Dalam sebuah acara sebelum ini, Vivo mengungkapkan rencana untuk meluncurkan headset realitas campuran atau mixed reality (MR) tahun 2025 ini.

Perusahaan itu berencana untuk memamerkan prototipe perangkat tersebut sekitar bulan September atau Oktober.

Dilansir dari GizChina.com, Vivo juga mengisyaratkan bahwa headset tersebut akan menyertakan fitur yang dirancang untuk mengungguli fitur yang ditawarkan oleh Vision Pro.

Sangat menarik melihat perusahaan lain ikut serta, sementara yang lain mencoba untuk keluar.

Sejujurnya, Apple Vision Pro tidak boleh dianggap sebagai kegagalan komersial meskipun penjualannya lemah.

Perangkat tersebut dibanderol seharga 3499 Dolar atau 291,58 Dolar per bulan dalam paket 12 bulan.

Harganya mahal bagi sebagian besar konsumen, terutama untuk perangkat yang belum menarik bagi khalayak luas.

Perangkat semacam ini bisa menjadi menarik dalam beberapa tahun, tetapi untuk saat ini, ini adalah perangkat khusus yang hanya akan menarik minat penggemar tertentu saja.

Meskipun demikian, Vivo tampaknya percaya diri dalam kategori baru ini.

Meskipun Vivo ingin mengungguli Vision Pro, perlu diketahui bahwa headset Apple tersebut telah berada di pasaran selama lebih dari satu setengah tahun sebelum perangkat MR Vivo memulai debutnya.

Mengalahkan produk lama mungkin tidak tampak seperti pencapaian yang luar biasa.

Komitmen Vivo terhadap headset MR-nya terbukti, dengan tim khusus yang terdiri dari 500 orang yang mengerjakan proyek tersebut.

Meskipun penjualan Vision Pro lambat, Vivo kelihatan yakin dengan potensi pasar ini, dan jika mereka berhasil menawarkan fitur yang serupa atau bahkan lebih baik dengan harga yang jauh lebih rendah, perangkat tersebut dapat menarik minat khalayak yang lebih luas.

Pada akhir tahun 2025, Vivo berencana untuk melakukan "pengalaman prototipe fidelitas tinggi" di berbagai kota di seluruh Tiongkok.

Namun, tanggal rilis sebenarnya masih belum pasti, dan hal itu bergantung pada pengembangan ekosistem konten pendukung, seperti yang dinyatakan oleh seorang eksekutif Vivo.

Mempertimbangkan semua ini, tidak jelas apakah perangkat baru tersebut akan mencapai pasar konsumen massal. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

TCL Akan Meluncurkan Teknologi LED QD-Mini di CES 2025, Disertai dengan Teknologi Layar baru NXTPAPER 4.0

TCL akan memamerkan teknologi barunya, LED QD-Mini, dan NXTPAPER 4.0 di acara dagang elektronik, CES 2025

Perbandingan antara Ponsel Pintar: Xiaomi 14 Ultra vs Vivo X200 Pro, Inilah Perbedaan dan Persamaannya

Xiaomi 14 Ultra dan Vivo X200 Pro adalah ponsel unggulan yang memiliki persamaan dan perbedaan dan inilah perbandingan di antara keduanya

LG Mengumumkan Monitor Gaming OLED 5K Baru yang Dapat Ditekuk, UltraGear GX9 OLED, Inilah Detailnya

Sebelum acara dagang CES 2025, LG mengumumkan monitor gaming yang baru, UltraGear GX9 OLED dan inilah informasi tentang perangkat ini

Bocoran Baru tentang Seri Samsung Galaxy S25: Akhirnya Dapat Mendukung Deteksi Tabrakan Mobil?

Seri Samsung Galaxy S25 yang akan datang dikabarkan akan disertai fitur deteksi tabrakan mobil yang berfungsi dengan baik

Penawaran Menarik: Apple TV Plus Akan Menawarkan Akses Gratis untuk Akhir Pekan Pertama Tahun 2025

Apple TV Plus akan memberikan akses gratis untuk menonton koleksi acaranya selama akhir pekan pertama tahun 2025 ini

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;