Cocok untuk Pekerja Lepas dan Jarak Jauh, Koper Ini Bisa Berubah Menjadi Perlengkapan Kerja dengan Dua Layar

Base Case dalam bentuk tertutup dan terbuka
Base Case dalam bentuk tertutup dan terbuka Source: Foto/Instagram/@get_basecase

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Meskipun stasiun dok dan hub USB-C akan sangat berguna untuk pekerja jarak jauh, ada batasan untuk membawa serta barang saat bepergian.

Anda tidak dapat membawa dua layar sepanjang waktu, bukan?

Nah, dengan stasiun kerja yang disamarkan sebagai koper ini, sekarang anda dapat melakukannya.

Dilpamerkan di CES 2025, Base Case adalah stasiun kerja bergerak yang dirancang seperti koper.

Dilansir dari Tom’s Guide, Base Case memiliki layar ganda 24 inci, berbagai port, dan pengisian daya pass-through, dan hanya butuh beberapa detik untuk menyiapkannya.

Ditujukan untuk pekerja lepas dan pekerja jarak jauh, stasiun kerja bergerak ini memiliki semua yang anda harapkan dari sebuah koper: roda, pegangan troli yang dapat diperpanjang, dan tentu saja, penyimpanan untuk peralatan anda.

Namun, begitu anda membukanya, anda akan disambut dengan dua layar 24 inci (1920 x 1080) dengan refresh rate 75 Hz dan kecerahan 350 nits.

Dengan dukungan untuk Windows dan macOS, yang diperlukan hanyalah mencolokkannya ke laptop Windows atau MacBook untuk menyiapkannya.

Berbicara tentang konektivitas, alat ini menawarkan beberapa port HDMI, DisplayPort, Thunderbolt 4, USB-C, Ethernet, serta port USB-A.

Anda juga dapat mengharapkan kaki teleskopik yang menambah tinggi 10 inci ke Base Case, yang berarti anda bisa mendapatkan layar setinggi mata di permukaan apa pun.

Beratnya 20 pon, tetapi lumayan mudah untuk membawanya kemana-mana dan mengubahnya menjadi stasiun kerja.

Ini hampir seperti gadget di film James Bond, tetapi masih dalam proses paten.

Namun, kemampuan untuk menyiapkan tempat kerja di mana saja dengan dua layar untuk bekerja bukanlah hal yang bisa dianggap remeh.

Terutama karena bentuknya yang seperti koper yang mudah dibawa bepergian.

Meskipun harganya belum diumumkan, Base Case tidak akan murah.

Jika anda suka bepergian dengan gaya, kabar baiknya adalah ada beberapa pilihan warna yang tersedia, termasuk hitam, putih, kuning, merah muda, dan banyak lagi.

Base Case sudah dalam tahap akhir, dan model di CES hanya membutuhkan ruang penyimpanan di panel depan untuk laptop dan aksesori lainnya.

Meskipun desainnya memberikan perlindungan, alat ini juga perlu menjalani uji ketahanan.

Base Case akan diluncurkan pada Februari 2025 di Indiegogo, dan anda dapat mengetahui lebih lanjut dengan mengunjungi situs Base Camp. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Perkenalkan Naqi Neural Earbuds, Earbud yang Memungkinkan Anda Mengendalikan Berbagai Hal dengan Pikiran, Inilah Detailnya

Naqi Logix meluncurkan Naqi Neural Earbuds di CES 2025, earbud canggih yang membantu anda mengendalikan berbagai hal dengan pikiran saja

Membuat Pengguna Resah, Telegram Membagikan Banyak Data ke Pihak Berwenang di Berbagai Negara sejak penangkapan CEO

Telegram membagikan data-data pengguna mereka seperti nomor telepon dan alamat IP pada pihak berwenang, membuat pengguna merasa resah

Mengenal Teknologi Kulkas Terbaru Samsung, Menggunakan AI untuk Menjaga Makanan Tetap Segar Lebih Lama, Inilah Detailnya

Samsung telah meluncurkan kulkas baru dengan teknologi AI Hybrid Cooling di Ces, yang diklaim menjaga makanan segar lebih lama

Aplikasi Good Lock dari Samsung yang Digemari Pengguna Akhirnya Akan Hadir di Google Play Store

Aplikasi Good Lock dari Samsung akhirnya akan tersedia untuk lebih banyak pengguna, karena akan hadir di Google Play Store

Inovasi Kesehatan di CES: FRENZ Brainband Hadir dengan Pelacakan Gelombang Otak untuk Tidur yang Lebih Baik

Brainband dari FRENZ adalah alat inovasi kesehatan baru yang dapat meningkatkan kualitas tidur anda, inilah cara kerjanya

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;