Layanan TikTok Kembali Beroperasi di AS karena Perintah Donald Trump, Inilah Alasannya

Platform video pendek, TikTok
Platform video pendek, TikTok Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - ByteDance menepati janjinya untuk segera menutup TikTok di Amerika Serikat jika tidak ada cara untuk menghentikan potensi larangan tersebut.

Batas waktu yang ditetapkan untuk undang-undang anti-TikTok pun tiba, dan aplikasi tersebut berhenti berfungsi untuk semua pengguna AS.

Namun, kurang dari sehari kemudian, layanan TikTok telah dipulihkan, dengan bantuan Donald Trump.

Dua hari yang lalu, akun Kebijakan TikTok resmi di X/Twitter membagikan pernyataan yang berbunyi sebagai berikut: “Sesuai dengan penyedia layanan kami, TikTok sedang dalam proses memulihkan layanan.”

Trump tampaknya menjadi bagian utama dari perubahan pikiran platform tersebut mengenai operasinya di negara tersebut.

“Kami akan bekerja sama dengan Presiden Trump untuk mencari solusi jangka panjang agar TikTok tetap berada di Amerika Serikat,” begitu bunyi postingan tersebut, dikutip dari Android Headlines.

Salah satu alasan utama TikTok menutup platform video pendek tersebut di Amerika Serikat adalah karena takut mitranya akan dikenai sanksi.

Mitra mereka mencakup toko aplikasi, seperti milik Google dan Apple, dan bahkan penyedia layanan cloud, seperti Oracle.

Rupanya, perusahaan tersebut tidak menerima jaminan tentang apa yang akan terjadi dengan mereka setelah batas waktu.

Perusahaan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Trump karena "memberikan kejelasan dan jaminan yang diperlukan kepada penyedia layanan [mereka] bahwa [penyedia layanan itu] tidak akan menghadapi hukuman karena menyediakan TikTok bagi lebih dari 170 juta warga Amerika."

Langkah tersebut tampaknya merupakan tanggapan terhadap unggahan Donald Trump di Truth Social.

"Saya meminta perusahaan untuk tidak membiarkan TikTok mati!” bunyi pernyataan tersebut.

Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada hari Senin untuk memperpanjang jangka waktu sebelum larangan hukum tersebut berlaku.

Ditambah lagi, kita akhirnya mengetahui lebih banyak tentang strategi yang akan memungkinkan TikTok tetap berada di AS.

Unggahan Trump mengatakan bahwa ia "ingin Amerika Serikat memiliki posisi kepemilikan 50 persen dalam usaha patungan. Dengan melakukan ini, kita menyelamatkan TikTok, menjaganya di tangan yang baik, dan memungkinkannya untuk terus maju. Tanpa persetujuan AS, tidak akan ada Tik Tok.”

Jadi, kemungkinan besar, perusahaan Amerika akan mendapatkan 50 persen saham AS di TikTok.

Belum ada rincian tentang perusahaan mana yang akan mendapatkan kesepakatan itu, tapi ada beberapa kandidat, seperti Project Liberty atau bahkan X milik Elon Musk. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Lindungi Diri Sendiri! Inilah Cara-cara Menghindari Penipuan WhatsApp yang Umum Terjadi

Pengguna WhatsApp seringkali menjadi target penipuan, dan inilah berbagai macam penipuan yang marak terjadi serta cara menghindarinya

Apa Hal Baru yang Akan Hadir di One UI 7? Perkenalkan Empat Fitur Penting yang Akan Muncul Ini

Versi stabil dari Samsung One UI 7 akan segera tiba, menghadirkan fitur-fitur menarik, dan inilah empat yang paling menonjol

Mari Mengenal Pixelfed, Platform Media Sosial Terdesentralisasi, Pesaing Instagram yang Baru-baru Ini Mulai Populer

Beberapa pengguna Instagram kini berpindah ke platform media sosia baru bernama Pixelfed, dan inilah informasi tentangnya

Samsung Galaxy S26 Akan Menghadirkan Peningkatan dalam Pengisian Daya Cepat, yang Sudah Lama Dinantikan

Seri Samsung Galaxy S26 mendatang dikabarkan akan membawa pengisian daya cepat yang ditingkatkan, hingga mencapai 65 Watt

Mengenal Lebih Dalam Honor Magic7 Pro: Ponsel Unggulan yang Kuat dan Penuh dengan Inovasi AI

Honor Magic7 Pro adalah ponsel flagship baru yang menghadirkan fitur-fitur dan spesifikasi premium yang menakjubkan, dan inilah detailnya

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Dilan ITB 1997, Kelanjutan Kisah Dilan, Kali Ini sebagai Mahasiswa, dengan Konflik yang Lebih Rumit

Film Dilan ITB 1997 adalah kelanjutan dari kisah Dilan, di mana sang tokoh utama menghadapi konflik yang lebih rumit

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional


See All
; ;