Perkenalkan WF-C710N, Earbud Kelas Menengah Terbaru dari Sony yang Menutupi Kekurangan pada Pendahulunya

Sony WF-C710N
Sony WF-C710N Source: Foto/Instagram/@sonylatin

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Sony adalah merek andalan untuk perangkat audio konsumen, dan cukup populer.

Selain produknya yang lebih premium, perusahaan ini juga memiliki perangkat yang lebih terjangkau.

Pada tahun 2023, Sony meluncurkan WF-C700N, dan perangkat ini memiliki beberapa kekurangan yang cukup besar.

Nah, Sony baru saja mengumumkan WF-C710N, dan perangkat ini bertujuan untuk menutupi kekurangan yang ada pada pendahulunya.

WF-C700N berada di sisi yang lebih terjangkau dibandingkan earbud premium, tetapi mengecewakan di beberapa area.

Daya tahan baterainya cukup buruk dengan hanya 15 jam masa pakai baterai gabungan, dan para pengulas juga mengkritik earbud ini karena peredam bisingnya yang cukup lemah.

Jadi, apa yang membuat Sony WF-C710N sepadan dengan harganya?

Pertama-tama, perangkat ini mengatasi beberapa masalah yang ada di WF-C700N.

Sony menggandakan masa pakai baterai earbud 2023-nya, dan ini merupakan perubahan yang disambut baik.

Dilansir dari Android Headlines, tanpa casing pengisi daya (dan dengan NFC aktif), anda akan mendapatkan masa pakai baterai sekitar 8,5 jam.

Secara keseluruhan, anda dapat mengharapkan masa pakai baterai sekitar 30 jam dengan ANC aktif dan 40 jam dengan ANC nonaktif.

Anda juga bisa mendapatkan masa pakai baterai hingga satu jam dengan pengisian cepat selama lima menit.

Selain itu, Sony menyebutkan bahwa mereka meningkatkan ANC dengan earbud ini, karena ANC di model sebelumnya kurang bertenaga dibandingkan dengan earbud lainnya.

Ini cukup mengejutkan, karena earbud semurah OnePlus Nord Buds 3 seharga hadir dengan ANC yang setara dengan headphone premium.

Akan menarik untuk mendengar bagaimana perusahaan itu meningkatkan ANC di WF-C710N.

Perubahan besar lainnya adalah penambahan kontrol sentuh pada earbud.

Pendahulunya menggunakan tombol fisik untuk kontrol, dan tombol fisik dan kapasitif ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Tampaknya Sony membawa beberapa perubahan besar pada earbud ini, dan kita harus melihat bagaimana hasilnya.

Earbud baru ini hadir dalam empat warna berbeda: Hitam, Putih, Merah Muda, dan Biru Transparan.

Yang terakhir akan mengingatkan anda pada perangkat dari awal tahun 2000-an.

Jika anda tertarik untuk memiliki eabud ini, ketahuilah bahwa saat ini hanya tersedia untuk pemesanan awal. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Google Memperkenalkan Gemini 2.5 Pro, Model AI Baru yang Diklaim Dapat Menciptakan Game dalam Semenit

Google mengumumkan model Gemini 2.5 Pro yang baru, yang diklaim bisa menyelesaikan tugas rumit, termasuk membuat game

Laporan Keamanan Siber Tiongkok Mengklaim AS Memata-matai Pengguna Ponsel di Seluruh Dunia, Inilah Detail Laporannya

Laporan dari China Cybersecurity Industry Alliance mengklaim bahwa badan intelijen AS telah mengumpulkan data dari pengguna ponsel di seluru

Para Eksekutif Samsung dan Xiaomi Bertemu, Diduga Membahas Kemungkinan Kesepakatan Terkait Pengembangan Kendaraan Listrik

Jay Y. Lee, Ketua Samsung Electronics, dan Lei Jun, CEO Xiaomi, mengadakan pertemuan yang diduga berfokus pada pengembangan kendaraan listri

Hal-hal Besar Segera Tiba untuk Headset Meta Quest 3: Pembaruan Mendatang Akan Hadirkan Fitur-fitur Ini

Meta Quest 3 akan mendapat beberapa fitur tambahan yang menarik melalui pembaruan Horizon OS V76 yang akan datang

Apple Mengonfirmasi Tanggal Penyelenggaraan WWDC 2025! Inilah yang Akan Mereka Lakukan Tahun Ini

Apple akan kembali menyelenggarakan Worldwide Developers Conference (WWDC) secara virtual pada bulan Juni, dan inilah rencana mereka

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;