Mengejutkan! OpenAI Menemukan Bahwa Model AI Dapat Memiliki Kepribadian yang Berbeda-beda

AI dapat berkembang memiliki kepribadian sendiri
AI dapat berkembang memiliki kepribadian sendiri Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Ada alasan mengapa teman, guru, dan orang-orang di sekitar anda penting, karena orang-orang di sekitar anda dapat memengaruhi siapa anda sebagai manusia.

Namun, ternyata logika yang sama juga berlaku untuk AI, karena menurut studi terbaru oleh OpenAI, model AI dapat mengembangkan kepribadian mereka sendiri.

Dilansir dari Android Headlines, studi tersebut meneliti representasi internal model AI, yang menentukan bagaimana model tersebut menanggapi permintaan.

Namun, selama survei, peneliti OpenAI menemukan pola yang menyala, seperti jalur saraf di otak kita, saat model berperilaku buruk.

Peneliti OpenAI menemukan bahwa model AI dapat mengembangkan kepribadiannya sendiri, seperti bersikap sarkastik, misalnya.

Ternyata, hal ini berasal dari pelatihan data yang "buruk".

Penelitian OpenAI didasarkan pada studi sebelumnya dari bulan Februari.

Peneliti menemukan bahwa melatih model AI menggunakan kode yang mengandung kerentanan keamanan dapat menyebabkan model tersebut menanggapi dengan konten yang berbahaya atau penuh kebencian.

Hal ini terjadi bahkan saat pengguna memintanya dengan sesuatu yang tidak berbahaya.

Namun, kabar baiknya adalah para peneliti OpenAI menemukan bahwa mereka benar-benar dapat mengarahkan model kembali ke keadaan normalnya.

Hal ini dicapai dengan menyempurnakan representasi internal AI berdasarkan informasi yang "baik" atau "benar".

Memang, temuan ini mengkhawatirkan.

Mengetahui bahwa ada model AI di luar sana yang berpotensi dilatih dengan data yang buruk untuk menghasilkan narasi yang salah memang menakutkan, namun kabar baiknya adalah hal ini dapat diperbaiki.

Tejal Patwardhan, seorang ilmuwan OpenAI yang menjadi bagian dari penelitian tersebut, mengatakan:

"Bagi saya, ini adalah bagian yang paling menarik. Ini menunjukkan ketidakselarasan yang muncul ini dapat terjadi, tetapi kami juga memiliki teknik baru ini sekarang untuk mendeteksi kapan hal itu terjadi melalui evaluasi dan juga melalui interpretabilitas, dan kemudian kami benar-benar dapat mengarahkan model kembali ke dalam keselarasan."

Temuan ini adalah contoh bagus mengapa AI perlu diatur dengan lebih baik.

Inilah sebabnya mengapa aturan dan regulasi perlu memastikan bahwa AI tidak berinteraksi dengan pelaku kejahatan yang memberinya informasi yang salah. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Facebook Makin Serius Soal Keamanan, Akan Menambahkan Dukungan untuk Passkey Segera

Meta telah mengumumkan bahwa mereka akan menambahkan dukungan passkey untuk Facebook, membuat segala menjadi lebih aman dan mudah

Samsung Umumkan Fitur-fitur Kesehatan Baru yang Menakjubkan di Galaxy Watch! Inilah Penjelasannya

Samsung akan merilis fitur-fitur baru untuk One UI 8 Watch, yakni Bedtime Guidance, Vascular Load, Running Coach, dan Antioxidant Index

Anker Luncurkan Earbud Soundcore Sleep A30, Dilengkapi dengan ANC dan Fitur Deteksi Dengkuran

Anker meluncurkan earbud Soundcore Sleep A30, yang hadir dengan sejumlah peningkatan baru, termasuk Active Noise Cancellation (ANC)

Android Automotive Akan Mendapatkan Pembaruan dengan Android 16! Inilah Perubahan yang Akan Datang

Android 16 akan menghadirkan beberapa fitur baru ke Android Automotive, dan salah satunya menandakan peningkatan AI yang besar

Apakah AI Menjadi Bermasalah? Pengguna Instagram Menyalahkan Bot atas Pemblokiran Massal

Menurut beberapa pengguna Instagram, pemblokiran massal sedang terjadi di platform dan ada spekulasi bahwa AI adalah penyebabnya

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;