Cuaca Ekstrem Menghampiri Jawa Timur, Surabaya Dilanda Hujan di Pagi Hari pada 3 Mei 2023

<p>Ket Foto: Ilustrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)</p>
Ket Foto: Ilustrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)

Nasional, gemasulawesi – Pada tanggal 3 Mei 2023, BMKG telah mengeluarkan sebuah peringatan dini untuk beberapa wilayah yang ada di Jawa Timur.

Pemantauan cuaca menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem yang mungkin akan mempengaruhi wilayah-wilayah di Jawa Timur tersebut.

Wilayah di Jawa Timur yang terkena dampak di antaranya termasuk Nganjuk, Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang.

Dalam laporan yang dirilis oleh BMKG, kondisi cuaca pada pagi hari terpantau sebagian besar wilayah berawan dan cerah berawan, hanya wilayah di sekitar Surabaya, Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro yang akan diguyur hujan.

Baca juga: Siapkan Payungmu pada 3 Mei 2023, Jawa Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Pada Malam Hari Termasuk Kota Semarang

Pada siang hari, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah masih tetap cerah berawan dan berawan. Namun, beberapa wilayah seperti Ponorogo, Ngawi, Nganjuk, Magetan, Lumajang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Bojonegoro, Batu, dan Bangkalan kemungkinan akan diguyur hujan.

Sementara itu, pada malam hari, kondisi cuaca sebagian besar wilayah diprakirakan akan tetap berawan dan cerah berawan. Hanya wilayah di sekitar Batu dan Kabupaten Blitar yang kemungkinan akan diguyur hujan.

Meskipun dampak cuaca di wilayah-wilayah ini tidak diprediksi akan terlalu parah, BMKG tetap menyarankan warga untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Peringatan dini dari BMKG ini mengingatkan kita bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi kapan saja, dan dapat memiliki dampak yang signifikan pada masyarakat dan lingkungan.

Baca juga: Hujan Tak Henti Mengguyur Jawa Barat pada 2 Mei 2023, BMKG Minta Warga Perhatikan Kondisi Lingkungan Sekitar

Oleh karena itu, sangat penting bagi bagi seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti sebuah perkembangan dari prakiraan cuaca dan juga memperhatikan peringatan-peringatan dari lembaga-lembaga terkait.

Kita juga perlu mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi cuaca ekstrem, seperti dengan melakukan persiapan untuk bencana dan mengikuti protokol keselamatan yang disarankan oleh pihak berwenang.

Dengan begitu, kita dapat mengurangi risiko dan dampak yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. (*/Riski Endah Setyawati)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Siapkan Payungmu pada 3 Mei 2023, Jawa Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Pada Malam Hari Termasuk Kota Semarang

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 3 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan dan berawan.

Cuaca Ekstrem Membayangi Jawa Barat, Wilayah Bogor Hingga Kuningan Siaga Diguyur Hujan pada 3 Mei 2023

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 3 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan dan berawan.

Cuaca Ekstrem Siap Menghampiri Jakarta pada 3 Mei 2023, Hujan Deras Mengguyur Jakarta Barat di Siang Hari

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 3 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan dan berawan.

Viral! Seorang Pedagang Mengaku Merasa Kecewa karena Pembeli Enggan Turun dari Mobil: Bersyukur Ada yang Beli

Telah viral sebuah video di media sosial yang merupakan seorang pedagang buah yang kecewa karena sang pembeli enggan untuk turun dari mobil.

Seorang Pria Merobek Baju Sebagai Ungkapan Rasa Kecewa pada Seller, Warganet: Tau Arti Kata Sia-Sia?

Terpantau seorang pria merobek sebuah baju karena merasa kecewa dengan pesanan yang datang usai hari raya Idul Fitri melalui toko online.

Berita Terkini

wave

Door to Door, Nurul Qiram Serap Aspirasi Alsintan hingga Rumah Ibadah di Ulatan

Ketua Fraksi PDI-P Parigi Moutong Nurul Qiram serap aspirasi warga Desa Ulatan lewat reses door to door. Fokus pada Alsintan & rumah ibadah.

Abrasi Ancam Jalur Wisata Palapi, Warga Tagih Perbaikan ke DPRD Parigi Moutong

Warga Palapi desak perbaikan jalan wisata yang nyaris putus akibat abrasi saat reses DPRD Parigi Moutong. Infrastruktur jadi prioritas.

Serap Aspirasi, Wakil Ketua DPRD Sayutin Dorong Hukum Adat Perangi Narkoba di Parigi Moutong

Sayutin Budianto serap aspirasi warga Kasimbar. Fokus pada penguatan hukum adat lawan narkoba, bibit durian, dan infrastruktur Desa Pintu.

Festival Teluk Tomini 2026 Tetap Megah Meski Terdepak dari Agenda Nasional

Festival Teluk Tomini 2026 resmi dibuka. Meski absen dari kalender nasional akibat kendala anggaran, Pemda Parigi Moutong tetap tampil total

Menakar Urgensi Tenaga Ahli di Parigi Moutong: Investasi Solusi atau Beban Politik APBD?

Tenaga ahli sejatinya harus menjadi solusi bukan hanya menjadi beban APBD tanpa kontribusi terhadap kepentingan daerah.


See All
; ;