KPU Tetapkan Pasangan Capres dan Cawapres Sore Ini, Lebih dari 1.000 Personel Polisi Disiapkan

<p>Ket. Foto : Lebih dari 1.000 Personel Polisi Disiapkan untuk Menjaga KPU Hari Ini<br />
(Foto/Instagram/@kpu_ri)</p>
Ket. Foto : Lebih dari 1.000 Personel Polisi Disiapkan untuk Menjaga KPU Hari Ini (Foto/Instagram/@kpu_ri)

Nasional, gemasulawesi – Pada hari ini, tanggal 13 November 2023, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan penetapan capres dan cawapres untuk pemilu 2024.

Diketahui jika penetapan capres dan cawapres oleh KPU ini akan dilaksanakan sore nanti pukul 15.00 WIB.

Selain itu, setelahnya, KPU juga akan mengumumkan capres dan cawapres melalui konferensi pers atau jumpa pers di sore ini juga.

Baca: Serba Bisa, Ini Berbagai Organisasi Fadli Zon yang Diikutinya dari Dulu Hingga Sekarang

Saat dihubungi hari ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo, menyatakan jika lebih dari 1.000 personel polisi disiagakan dengan angka tepatnya 1.318 personel polisi.

“Totalnya 1.318 personel dengan rincian 388 personel dari Polda Metro Jaya, 30 personel dari polres, dan dari Korps Brimob, Korps Sabhara dan TNI AD yang masing-massing 300 personel,” katanya.

Di sisi lain, kemarin, hari Minggu, tanggal 12 November 2023, Komisioner KPU, August Mellaz, menyampaikan jika penetapan pasangan capres dan cawapres akan dilakukan pukul 15.00 WIB hingga selesai di Media Center KPU.

Baca: Jadi Sosok yang Dampingi Prabowo Subianto Pimpin Gerindra, Ini Perjalanan Karier Politik Fadli Zon dari Awal Hingga Akhir

Namun, dia juga tidak menjelaskan lebih lanjut tentang detail penetapan capres dan cawapres ini.

Beberapa waktu yang lalu, Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, memberitahu jika KPU akan melakukan rapat pleno penetapan secara internal terlebih dahulu.

“Baru setelahnya pengumuman penetapan capres dan cawapres diadakan,” ujarnya.

Baca: Kini Miliki Jabatan Mentereng, Ini Perjalanan Studi Pendidikan Fadli Zon Hingga Berhasil Mengantarkannya Meraih Gelar Doktor

Hasyim menuturkan jika rapat pleno yang diadakan oleh KPU untuk penetapan capres dan cawapres adalah rapat pleno tertutup yang berarti plenonya KPU.

Sementara itu, Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo dan Gibran, Sufmi Dasco Ahmad, telah memberikan instruksinya kepada para pendukung untuk tidak mendatangi KPU hari ini.

Diakuinya hal tersebut dilakukan untuk menghindari dugaan benturan yang dikhawatirkan terjadi antara massa pro-kontra putusan MK dan juga dari aparat penegak hukum.

Baca: Kini Jadi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ini Profil Fadli Zon yang Miliki Gelar Khusus dari Minangkabau

Menurut laporan, KPU juga telah mengundang 3 pasangan capres dan cawapres untuk datang ke pengundian nomor urut yang akan dilakukan besok, tanggal 14 November 2023.

“Kami juga mengundang partai politik pendukung dan penyelenggara pemilu yang lainnya, seperti Bawaslu, DKPP, dan para stakeholder yang lain,” ucapnya.

Untuk pemilu 2024, Indonesia memiliki 3 pasangan capres dan cawapres yang akan bertarung mendapatkan suara terbesar dari masyarakat Indonesia. (*/Mey)

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Serba Bisa, Ini Berbagai Organisasi Fadli Zon yang Diikutinya dari Dulu Hingga Sekarang

Berikut ini daftar berbagai macam organisasi Fadli Zon yang diikuti Fadli Zon dari dulu hingga sekarang ini.

Jadi Sosok yang Dampingi Prabowo Subianto Pimpin Gerindra, Ini Perjalanan Karier Politik Fadli Zon dari Awal Hingga Akhir

Mengenal lebih banyak Fadli Zon melalui perjalanan karier politik panjang yang ditempuhnya hingga sekarang.

Gibran Sebut Tidak Ada Perubahan di Kubunya dan Prabowo, PKS Singgung KKN Jangan Dilanjutkan

PKS menyinggung tentang KKN untuk jangan dilanjutkan oleh Gibran Rakabuming Raka tentang tidak adanya perubahan di kubunya.

Awalnya Guru, Menyimak Perjalanan Karier Anwar Usman hingga Menjadi Hakim Konstitusi di MK RI

Mengenal Anwar Usman melalui perjalanan kariernya hingga akhirnya menjadi hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi.

Dahulu Aktif di Teater, Lebih Mengenal Anwar Usman Melalui Kisah Kehidupan Masa Kecil hingga Saat Mudanya

Menyimak dan mengenal lebih dalam Anwar Usman dengan mengetahui kehidupan masa kecil dan masa mudanya dahulu.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;