Tiga Orang Remaja di Tanjung Priok Dikeroyok Sekelompok dengan Membawa Senjata Tajam, 2 Pelaku Masih Dicari

<p>Ket.Foto: Tiga orang remaja telah dikeroyok oleh sekelompok pengendara motor yang membawa senjata tajam (Foto/Instagram/@jakutnews)</p>
Ket.Foto: Tiga orang remaja telah dikeroyok oleh sekelompok pengendara motor yang membawa senjata tajam (Foto/Instagram/@jakutnews)

Nasional, gemasulawesi – Telah beredar sebuah video, dimana terdapat tiga orang remaja yang tengah berjalan kaki telah dikeroyok oleh sekelompok orang dengan membawa senjata tajam.

Melalui video yang telah diunggah melalui akun Instagram @jakutnews, seorang pengendara sepeda motor yang tengah melaju turut merekam tiga orang remaja yang telah dikeroyok oleh sekelompok dengan membawa senjata tajam.

Diketahui kejadian tiga orang remaja yang tengah berjalan kaki yang dikeroyok oleh sekelompok yang membawa senjata tajam tersebut berlokasikan di Jalan H. Ali Sadikin, Kel. Papanggo,  Tanjung Priok.

Baca:Sempat Viral di Pasar Gadget Indonesia, Ini Dia Poin Plus dan Minus Ketika Membeli HP Oppo Reno 10 Pro 5G!

“Kelompok remaja tersebut mengendarai motor dan telah melakukan aksi pemukul, menendang hingga tak segan mengayunkan senjata tajamnya ke salah satu remaja pejalan kaki tersebut,” tulis pengunggah dalam akun tersebut.

Disebutkan pula, senjata tajam yang dibawa remaja pengendara motor tersebut merupakan jenis celurit.

AKP Alex Candra, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok menyampaikan bahwa peristiwa ini terjadi pada Siang hari tertanggal 20 Agustus 2023.

Baca:Viral di Medsos, Kini Pria Lansia Pelaku Pencabulan Bocah SD di Jakarta Timur Telah Ditangkap dan Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Kejadian ini terjadi pada pukul 14.00 WIB yakni di depan SD Bangun Kelurahan Papanggo,” ujarnya dalam keterangan.

Alex pun melanjutkan, bahwa melalui peristiwa ini terdapat enam orang terduga pelaku yang mana empat diantaranya telah diamankan dan dua lainnya masih dalam proses pengejaran.

“Pelakunya berjumlahkan 6 orang dan korban ada 3 orang. Pelaku pengeroyokan ini berinisial MR, M, F, dan D. Semuanya masih dibawah 18 tahun,” lanjutnya kembali.

Baca:Usai Viral Seorang Pelamar Mengaku Jadi Korban Dugaan Penipuan Lowongan Pekerjaan di Ruko Galaxy Bekasi, Kini Kondisinya Tutup Hingga Kepolisian Belum Bisa Pastikan Kebenarannya

Didapatkan pula barang bukti dalam aksi pembacokan ini yang berhasil diamankan, diantaranya sepeda motor yang diduga telah digunakan dalam kejadian tersebut.

“Barang bukti dalam peristiwa ini telah kami diamankan, diantaranya sepeda motor yang digunakan. Kami dapatkan identitas pelaku dari kendaraannya,” ucapnya yang dikutip pada Sabtu, 26 Agustus 2023.

“Lalu kami telusuri dari wajahnya hingga muncul nama pelaku,” pungkasnya. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Kegiatan BK PON Bola Voli Indoor 2023 Tingkat Sulawesi Telah Berakhir, Atlet Provinsi Sulawesi Tengah Akan Bertanding di PON XXI Aceh

Dengan berakhirnya BK PON Bola Voli Indoor 2023, atlet dari Provinsi Sulawesi Tengah yang telah meraih juara 1 akan lanjut ke PON XXI Aceh.

Diduga Ponpes Al-Zaytun Lakukan Jasa Pencucian Uang, PPATK Butuh Lakukan Penyelidikan

Diinfokan ponpes Al-Zaytun telah membuka jasa pencucian uang kepada pihak eksternal, PPATK perlukan penyelidikan untuk dapatkan bukti.

Terkait Kasus Konten Es Krim, Kepolisian Panggil Oklin Fia Untuk Berikan Klarifikasi

Atas laporan kepolisian terkait konten menjilat es krim yang dilakukan Oklin Fia, akhirnya kepolisian lakukan panggilan untuk klarifikasi.

Laporan Atas Kasus Penganiayaan Seorang Remaja di Lenteng Agung Telah Didapatkan, Kini Kepolisian Akan Lakukan Pemeriksaan

Nasional, gemasulawesi – Kini kepolisian masih terus menelusuri tindakan penganiayaan terhadap seorang remaja yang tengah mengendarai motornya di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Melalui aksi penganiayaan terhadap seorang remaja yang diberhentikan saat mengendarai motor tersebut diketahui berlokasikan di Jalan Lontar RT 04, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Dalam kasus penganiayaan seorang remaja di Lenteng Agung saat [&hellip;]

Reka Adegan Kasus Pembunuhan Mahasiswa UI Telah Digelar, Kepolisian Ungkap Tersangka Peragakan 50 Adegan

Reka adegan dalam kasus pembunuhan mahasiswa UI telah digelar, terdapat 50 adegan yang dilakukan tersangka.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;