Kembali Mencuat, Ahli Hukum Tata Negara Meminta Masyarakat Hormati Putusan Pengadilan Terhadap Kasus Kopi Sianida Jessica

<p>Ket. Foto : Ahli Hukum Tata Negara Minta Masyarakat untuk Menghormati Putusan Hukuman Jessica<br />
(Foto/Twitter/@triwahyuutama15)</p>
Ket. Foto : Ahli Hukum Tata Negara Minta Masyarakat untuk Menghormati Putusan Hukuman Jessica (Foto/Twitter/@triwahyuutama15)

Nasional, gemasulawesi – Tidak ada masyarakat di Indonesia yang tidak mengetahui kasus kopi sianida yang menghebohkan masyarakat yang dilakukan Jessica Kumala terhadap sahabatnya, Mirna, di tahun 2016 lalu.

Kasus kopi sianida ini kembali mencuat karena Netflix merilis film dokumenter yang berjudul Ice Cold yang membeberkan beberapa fakta baru yang diketahui publik terkait kasus kopi sianida Jessica.

Diketahui saat itu Jessica mengajak Mirna untuk bertemu di sebuah kafe di bulan Januari 2016.

Baca: Sebelumnya Dikaitkan dengan Syahrul Yasin Limpo, Muhaimin Iskandar Akui Akan Daftar ke KPU di Minggu Depan

Jessica yang datang terlebih dahulu kemudian memesan kopi untuk Mirna dan membubuhkan sianida sehingga Mirna yang tidak curiga kemudian meminumnya.

Tidak lama setelah itu, Mirna pingsan dan di sore harinya dia dinyatakan meninggal.

Penyelidikan yang dilakukan kemudian menyatakan jika Jessica adalah pelaku tunggal dan dia dinyatakan dihukum 20 tahun penjara dengan beberapa bukti yang kuat merujuk ke arahnya.

Baca: Masuki Babak Baru, Koordinator MAKI Boyamin Akui Harapkan Firli Bahuri Undurkan dari KPK

Mengenai hal ini, salah satu ahli hukum, Dr Muhammad Rullyandi meminta agar masyarakat untuk menghormati putusan hukum tersebut.

“ Karena jika suatu keputusan telah diputuskan secara inkrah, maka setiap masyarakat wajib untuk mematuhinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Dr Muhammad Rullyandi yang dikenal sebagai ahli tata hukum negara itu menyatakan jika putusan tersebut adalah akhir dari pencarian kebenaran yang telah diuji di setiap tingkatan peradilan.

Baca: Sorotan Nasional, Menanti Hasil Pemeriksaan Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo di KPK Pagi Ini

“ Seluruh proses itu telah dilakukan sesuai dengan KUHAP,” tegasnya.

Mahkamah Agung beberapa hari yang lalu juga menegaskan jika Mirna meninggal dikarenakan Jessica.

Dengan ditolaknya PK Jessica, dia kemudian harus menjalani hukuman penjara selama puluhan tahun ke depan.

Baca: Kegiatan Menyelam ke Dunia Literasi dan Lingkungan bersama Anak-Anak Pantai Camba yang Bertemakan Jelajah Pesisir Majene

Sementara ahli hukum yang lain, Aan Eko Widiarto menegaskan jika film Ice Cold tidak dapat menjadi bukti baru untuk kasus pembunuhan Wayan Mirna Solihin.

Dia menegaskan kasus ini dapat dibuka kembali jika Jessica mengajukan PK atau ditemukannya tersangka baru.

Film Ice Cold sendiri tayang di bulan September kemarin dan masih terasa gaduhnya hingga sekarang.

Baca: Melangkah Bersama menuju 2024! Deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Surya Paloh: Mereka Adalah Pasangan yang Tepat

Netflix telah mewawancarai sejumlah pihak yang berhubungan dan meminta mereka untuk berbicara mengenai hal tersebut yang pada akhirnya kemudian dikemas dalam sebuah film dokumenter yang menghebohkan netizen Indonesia. (*/Mey)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim                               

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

 

...

Artikel Terkait

wave

Sebelumnya Dikaitkan dengan Syahrul Yasin Limpo, Muhaimin Iskandar Akui Akan Daftar ke KPU di Minggu Depan

Nasional, gemasulawesi – Menjadi cawapres dari Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar mendapatkan banyak sorotan. Diakui awalnya masyarakat terkejut dengan pengumuman cawapres dari Anies Baswedan karena selama ini banyak yang mengira bukan Muhaimin Iskandar yang akan terpilih. Memiliki popularitas hebat di kalangan NU, Muhaimin Iskandar juga mengungkapkan rencananya untuk mendaftarkan diri ke KPU minggu depan, tepatnya di [&hellip;]

Kegiatan Menyelam ke Dunia Literasi dan Lingkungan bersama Anak-Anak Pantai Camba yang Bertemakan Jelajah Pesisir Majene

Nasional, gemasulawesi – Pada akhir pekan yang cerah di Pantai Camba, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada tanggal 24 September 2023 lalu, sekelompok anak-anak merayakan liburan dengan cara yang beragam. Mereka mengikuti kegiatan yang bertajuk Jelajah Pesisir Majene, yaitu sebuah acara yang diselenggarakan dengan semangat oleh KOMPASNA INDONESIA. Acara ini tidak hanya sekedar wisata [&hellip;]

Melangkah Bersama menuju 2024! Deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Surya Paloh: Mereka Adalah Pasangan yang Tepat

Nasional, Gemasulawesi &#8211; Pada suatu hari yang penuh antusiasme politik, deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan calon presiden (bacapres) dan calon wakil presiden (bacawapres) untuk pemilihan presiden 2024 menjadi sorotan utama. Keputusan ini menciptakan gelombang baru dalam dunia politik Indonesia, yang kemudian mendapat dukungan kuat dari Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Menurut [&hellip;]

Simak Ungkapan dari Muhaimin Iskandar alias Cak Imin: Ia Ceritakan Kilatnya Proses Pemilihan Cawapres Anies Baswedan!

Nasional, Gemasulawesi &#8211; Dalam dunia politik, segala keputusan dan langkah strategis harus diambil dengan cepat. Begitu pula yang dialami oleh Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, ketika ditodong oleh Ketua Partai Nasdem, Surya Paloh, untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan dalam pemilihan presiden 2024. Prosesnya begitu cepat dan kencang seperti kilat hingga [&hellip;]

Dinilai Telah Mencoreng Nama TNI, Oknum Pelaku Penganiayaan Terhadap Seorang Pria Hingga Tewas Dipastikan Akan Dihukum Minimal Seumur Hidup

3 orang tersangka seorang TNI dalam kasus penganiayaan seorang pria penjaga toko kosmetik di Tangerang Selatan dipastikan akan dihukum.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;