Foto Jokowi Tidak Muncul Lagi dalam Baliho Ganjar dan Mahfud di NTB, DPP PDI P Akui Sengaja Melakukannya

<p>Ket. Foto : DPP PDI-P NTB Jelaskan Alasan Foto Jokowi Tidak Ada Lagi di Baliho Ganjar dan Mahfud<br />
(Foto/X/@ganjarpranowo/@jokowi)</p>
Ket. Foto : DPP PDI-P NTB Jelaskan Alasan Foto Jokowi Tidak Ada Lagi di Baliho Ganjar dan Mahfud (Foto/X/@ganjarpranowo/@jokowi)

Nasional, gemasulawesi – PDI-P dilaporkan tidak lagi memasang gambar Presiden Jokowi di baliho Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang tersebar di sekitaran Kota Mataram.

Sebelumnya, diketahui jika baliho-baliho yang dipasang PDI-P menampilkan foto Jokowi yang diapit oleh Presiden Soekarno dan Megawati Soekarnoputri lengkap dengan potret Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Namun, setelah pendaftaran resmi capres dan cawapres termasuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, baliho-baliho yang memperlihatkan foto Jokowi itu diturunkan.

Baca: Panitia Hanya Undang 1 Pasangan Karena Keinginan Tokoh, Anies Baswedan dan Cak Imin Hadiri Ijtima Ulama di Sentul Bogor

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Ketua DPD  PDI-P NTB, Rachmat Hidayat, menyatakan jika pihaknya memang sengaja tidak lagi memasang foto Jokowi dengan alasan posisi Jokowi sebagai presiden.

“Tidak elok rasanya jika foto presiden ikut tampl di baliho sosialisasi capres dan cawapres,” katanya.

Ditambahkan dalam kesempatan bertemu awak media hari ini, tanggal 18 November 2023, Rachmat Hidayat menegaskan apalagi sebentar lagi kampanye akan resmi dimulai di tanggal 28 November 2023.

Baca: Tetap Lakukan Latihan Terbang Formasi Meski 2 Pesawat Jatuh, TNI AU Sebut Karena Prajurit Harus Terlatih dalam Keadaan Apapun

“Ini juga sebagai pesan bahwa presiden harus bersikap netral dalam pemilu,” tegasnya.

Rachmat menambahkan jika pemilu ini sebaiknya tidak dikaitkan dengan perasaan.

“Kami menjaga dia,” ujarnya.

Baca: Prabowo Tidak Bisa Ikut Uji Publik Muhammadiyah, TKN Sebut Telah Negosiasi Waktu

Rachmat juga meminta agar publik sendiri yang menafsirkan tentang tidak lagi adanya foto Jokowi dalam baliho Ganjar dan Mahfud di NTB.

Sementara itu, bendahara DPD PDI-P Jawa Tengah, Agustina Wilujeng, menyatakan mereka belum melihat efek dari majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres untuk suara perolehan bagi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di pemilu 2024.

Namun, dia mengakui jika hal itu akan dibahas dalam rapat tertutup dalam waktu dekat ini.

Baca: Kunjungan ke Jambi, Gibran Sebut Banyak Alasan Maju Sebagai Cawapres di Usia Muda

Agustina menambahkan pihaknya tetap memberikan pesan untuk para kader dan simpatisan untuk menjaga wilayah tempurnya masing-masing.

Agustina melanjutkan jika kader PDI-P di wilayah Solo Raya terkenal dengan solidnya dana dari tahun ke tahun, Solo Raya selalu memberikan sumbangan suara yang besatr untuk PDI-P.

Rapat internal PDI-P juga akan dilakukan di hari Minggu besok, tanggal 19 November 2023 yang akan dihadiri oleh para caleg dan jajaran DPC PDI-P se-Jawa Tengah.

Baca: Telah Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Ini Jumlah Kekayaan Wamenkumham Eddy Hiariej Berikut Rinciannya

Puan Maharani juga dilaporkan akan hadir sebagai komandan tempur untuk Jawa Tengah. (*/Mey)

 

 

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Panitia Hanya Undang 1 Pasangan Karena Keinginan Tokoh, Anies Baswedan dan Cak Imin Hadiri Ijtima Ulama di Sentul Bogor

Pada hari ini, tanggal 18 November 2023, Anies Baswedan dan Cak Imin menghadiri Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 2023.

Tetap Lakukan Latihan Terbang Formasi Meski 2 Pesawat Jatuh, TNI AU Sebut Karena Prajurit Harus Terlatih dalam Keadaan Apapun

TNI AU menyatakan jika latihan terbang formasi tetap dilakukan karena prajurit harus terlatih dalam keadaan apapun.

Prabowo Tidak Bisa Ikut Uji Publik Muhammadiyah, TKN Sebut Telah Negosiasi Waktu

Kemarin, 18 November 2023, TKN menjelaskan telah melakukan negosiasi waktu ke PP Muhammadiyah uji publik Prabowo Subianto.

Kunjungan ke Jambi, Gibran Sebut Banyak Alasan Maju Sebagai Cawapres di Usia Muda

Kemarin, 17 November 2023, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasannya maju sebagai cawapres di usia muda di Jambi.

Telah Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Ini Jumlah Kekayaan Wamenkumham Eddy Hiariej Berikut Rinciannya

Berikut ini jumlah kekayaan yang dimiliki oleh Wamenkumham Eddy Hiariej beserta dengan rinciannya yang dilaporkan ke LHKPN.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;