Kasus Dugaan Korupsi di BPPD Sidoarjo, KPK Dikabarkan Telah Memeriksa 3 Orang Saksi

Ket. Foto: KPK Dikabarkan Telah Melakukan Pemeriksaan terhadap 3 Orang Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Sidoarjo
Ket. Foto: KPK Dikabarkan Telah Melakukan Pemeriksaan terhadap 3 Orang Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Sidoarjo Source: (Foto/GMaps/lita ty)

Nasional, gemasulawesi – Menurut juru bicara KPK, Ali Fikri, pada tanggal 22 Februari 2024, KPK telah memeriksa 3 orang saksi untuk kasus dugaan pemotongan dan juga penerimaan uang yang terjadi di lingkungan BPPD (Badan Pelayanan Pajak Daerah) Sidoarjo.

Ali Fikri menuturkan jika KPK melakukan pemeriksaan pada tanggal 21 Februari 2024 kemarin.

Disebutkan juru bicara KPK. Ali Fikri, jika pemeriksaan terhadap 3 orang saksi tersebut dilakukan untuk berkas perkara tersangka Siska Wati atau SW yang merupakan Kasubbag Umum dan Kepegawaian BPPD Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga:
Jadi Pelabuhan Peti Kemas Terbesar Kedua di Indonesia, Presiden Jokowi Dilaporkan Lakukan Peresmian Makassar New Port

Diketahui jika 3 orang saksi yang diperiksa tersebut adalah Andjar Surjadianto yang merupakan Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Ninik Sulastri yang adalah Kepala Bidang PD3 BPPD dan Nur Aditya Marendra Wardhani yang merupakan Kepala Subbag Perencanaan dan Keuangan BPPD Sidoarjo.

Ali menuturkan jika ketiga saksi datang untuk memenuhi panggilan KPK.

“Yang dikonfirmasi antara lain yang berkaitan dengan status jabatan dari tersangka Siska Wati atau SW di BPPD Sidarjo, yang juga termasuk dengan pihak yang terkait lainnya,” katanya.

Baca Juga:
Bertujuan Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Presiden Jokowi Dilaporkan Resmikan SPAL DT Losari di Makassar

Selain itu, Ali Fikri mengungkapkan jika tim penyidik KPK juga turut melakukan pendalaman terhadap besaran potongan insentif ASN BPPD untuk memenuhi kebutuhan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, dan juga Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo, Ari Suryono.

“Ketiganya diduga mengetahui tentang besaran potongan yang dimaksud,” ujarnya.

Untuk kasus dugaan korupsi ini, KPK telah menetapkan Siska Wati (SW) sebagai tersangka.

Baca Juga:
Banjir di Demak Belum Juga Surut, Warga Kini Keluhkan Gatal Karena Air yang Berubah Warna dan Berlumut

SW diduga melakukan pemotongan dana insentif para ASN untuk Ahmad Muhdlor Ali yang merupakan Bupati Sidoarjo.

Kasus ini bermula pada tahun 2023 lalu, diketahui jika besaran pendapatan pajak BPPD Sidoarjo senilai 1,3 triliun rupiah.

Atas perolehan pajak itu, para ASN di BPPD Sidoarjo mendapatkan dana insentif.

Baca Juga:
Harga Beras Terus Naik, Gibran Sebut Telah Lakukan Langkah Intervensi dengan Menggelar Operasi Pasar

Selaku pejabat BPPD dan juga bendahara, SW diduga secara sepihak melakukan pemotongan insentif para ASN tersebut.

Menurut Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, besaran potongan yang dilakukan sekitar 10 hingga 30% yang disesuaikan dengan besaran insentif yang diterima. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Jadi yang Pertama di Indonesia, BRIN Akan Lakukan Investigasi Mendalam Angin Puting Beliung Rancaekek

Menurut laporan, BRIN dikabarkan akan melakukan investigasi mendalam peristiwa angin putting beliung yang terjadi di Rancaekek.

Tinjau Lokasi Puting Beliung di Rancaekek, PJ Gubernur Jabar Sampaikan Rasa Prihatin

PJ Gubernur Jawa Barat mengungkapkan rasa prihatinnya atas bencana puting beliung yang melanda wilayah Rancaekek.

Jadi Faktor Musiman Pendorong Inflasi, BI Antisipasi Kenaikan Harga Beras Sejak Awal Tahun hingga Menjelang Puasa dan Lebaran

Bank Indonesia dikabarkan mengantisipasi kenaikan harga beras sejak awal tahun 2024 hingga menjelang puasa dan Idul Fitri.

Kunjungan Kerja ke Sulawesi Selatan, Presiden Jokowi Akan Resmikan Sejumlah Proyek

Menurut laporan, Presiden Jokowi dikabarkan akan meresmikan sejumlah proyek dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Selatan.

Suara Naik di Pemilu 2024, Golkar Akui Prabowo Subianto Berikan Pengaruh

Partai Golkar mengakui jika Prabowo Subianto memberikan pengaruh terhadap perolehan kenaikan suara di pemilu tahun 2024.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;