Sebelumnya Dilakukan oleh Singapura, Menhub Sebut Pengaturan Ruang Udara di Wilayah Kepri dan Natuna Kini Resmi Diatur Indonesia

Ket. Foto: Menteri Perhubungan Menyatakan Pengaturan Ruang Udara di Wilayah Natuna dan Kepulauan Riau Sekarang Telah Resmi Diatur Indonesia
Ket. Foto: Menteri Perhubungan Menyatakan Pengaturan Ruang Udara di Wilayah Natuna dan Kepulauan Riau Sekarang Telah Resmi Diatur Indonesia Source: (Foto/Instagram/@budikaryas)

Nasional, gemasulawesi – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan pengaturan udara di wilayah Kepulauan Riau atau Kepri dan Natuna kini telah secara resmi diserahkan sepenuhnya dan diatur oleh Indonesia.

Diketahui jika sebelumnya pengaturan udara di wilayah Kepulauan Riau dan Natuna dilakukan oleh Singapura.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyebutkan jika ketentuan tersebut mulai berlaku secara efektif sejak tanggal 21 Maret 2024 pada pukul 20.00 UTC atau tanggal 22 Maret 2024 pada pukul 03.00 WIB.

Baca Juga:
Terkait Bonus Demografi, Menkes Ingatkan Negara Dapat Terjebak di Kelas Menengah Jika Gagal Memanfaatkan

Budi menuturkan bahwa dengan menyelesaikan perjanjian pengaturan ulang ruang udara antara Indonesia dengan Singapura, sekarang ruang udara di wilayah Kepulauan Riau dan Natunan dikendalikan secara penuh oleh Indonesia.

Menurut Budi, dengan adanya perjanjian ini, luas flight information region atau FIR Jakarta bertambah sekitar 249.575 kilometer persegi menjadi 2.842.725 kilometer persegi.

“Dengan demikian, pesawat yang terbang di wilayah tersebut akan menerima layanan navigasi penerbangan dari Indonesia,” katanya.

Baca Juga:
Untuk Hadapi Sengketa Hasil Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi, KPU Sebut Akan Siapkan Advokat

Sebelumnya, penerbangan menuju ke Kepulauan Riau dan Natuna, baik domestika ataupun internasional, harus melakukan koordinasi dengan navigasi penerbangan Singapura.

Disebutkan Menhub, kini, dengan pengaturan ulang FIR, maka pesawat tidak perlu lagi melakukan kontak dengan Singapura seperti sebelumnya.

Diketahui jika negosiasi mengenai FIR dengan Singapura telah berlangsung sejak tahun 1995.

Baca Juga:
Termasuk dengan Kepala Bais, Panglima TNI Lakukan Mutasi pada 52 Perwira Tinggi

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, juga berharap jika kerja sama antara Indonesia dengan Singapura dalam meningkatkan keselamatan dan juga efisiensi layanan penerbangan dapat terus berlanjut untuk ke depannya.

Budi Karya Sumadi juga menegaskan jika pemerintah Indonesia juga memiliki komitmen untuk memastikan jika pengelolaan ruang udara Indonesia berlangsung dengan baik, yang sesuai dengan kepentingan nasional serta standar internasional.

“Pengalihan ini diharapkan dapat berdampak positif, termasuk dengan peningkatan pendapatan negara,” terangnya.

Baca Juga:
Perkuat Sektor Hunian dan Pendidikan, Otorita IKN Ungkap Pengusaha Malaysia Berencana Lakukan Investasi di Ibu Kota Nusantara

Lebih lanjut, Budi Karya Sumadi juga menerangkan jika penyesuaian operasional navigasi penerbangan dilakukan setelah dilakukan penandatanganan perjanjian antara Indonesia dengan Singapura pada bulan Januari tahun 2022, yang kemudian diratifikasi dengan peraturan presiden di tahun yang sama. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Isu Adanya Prajurit yang Dibayar untuk Lakukan Perang di Ukraina, Panglima TNI Tegaskan Itu Adalah Hoaks

Panglima TNI menegaskan isu terkait adanya prajurit TNI yang dibayar untuk melakukan perang di Ukraina merupakan hoaks.

Terkait Mudik Idul Fitri 2024, Wapres Pastikan Potensi Lonjakan Telah Diantisipasi Pemerintah

Wakil Presiden menyatakan pemerintah telah mengantisipasi potensi lonjakan masyarakat yang akan mudik di Lebaran tahun 2024.

Diperingatkan KPPU, Lion Air Bantah Tudingan Terkait Harga Tiket Pesawat yang Melambung Setiap Jelang Masa Mudik Lebaran

Lion Air membantah tudingan yang berkaitan dengan harga tiket pesawat yang melambung setiap menjelang masa mudik Idul Fitri tahun 2024.

Akan Resmikan Bandara Singkawang dan Laksanakan Sejumlah Agenda Lain, Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Kalimantan Barat

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat hari ini, 20 Maret 2024, dan akan melaksanakan sejumlah agenda.

Telah Membuat Pernyataan Siap untuk Ditugaskan Dimana Saja, Plt BKN Tegaskan ASN Tidak Boleh Menolak Dipindahkan ke IKN

Plt BKN menegaskan jika ASN tidak boleh menolak untuk dipindahkan ke IKN karena telah membuat pernyataan siap ditugaskan dimana saja.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;