Momentum Hari Buruh, Puan Maharani Sebut Perlindungan terhadap Hak Perempuan Harus Diatur Secara Rigid dalam Perjanjian Kerja

Ket. Foto: Puan Maharani Menyampaikan Perlindungan terhadap Hak Perempuan Harus Diatur Secara Rigid dalam Perjanjian Kerja
Ket. Foto: Puan Maharani Menyampaikan Perlindungan terhadap Hak Perempuan Harus Diatur Secara Rigid dalam Perjanjian Kerja Source: (Foto/Instagram/@puanmaharaniri)

Nasional, gemasulawesi – Puan Maharani, yang merupakan Ketua DPR RI, menyebutkan perlindungan terhadap hak-hak kaum perempuan harus diatur secara rigid dalam perjanjian kerja.

Menurut Puan Maharani, penting adanya kesetaraan dalam upah kerja dan juga peluang peningkatan karir yang sama untuk buruh perempuan.

Dalam keterangannya hari ini, 1 Mei 2024, Puan Maharani mengungkapkan hingga kini masih sering terjadi kesenjangan gender di lingkungan kerja untuk perempuan, terutama dengan maraknya kekerasan seksual yang menimpa pekerja perempuan.

Baca Juga:
Ditemani Menteri Pertanian, Presiden Jokowi Dilaporkan Bersepeda Mengelilingi Mataram Pagi Tadi

Ditegaskan Puan, DPR terus berupaya untuk memperjuangkan perlindungan untuk kaum perempuan.

“Salah satunya adalah dengan melalui RUU KIA yang ikut memperhatikan aspek jaminan untuk pekerja perempuan setelah mereka menjadi ibu,” katanya.

Dia menekankan dengan RUU KIA yang sedang diperjuangkan, pekerja perempuan yang sedang dalam masa hamil dan menyusui harus mendapatkan perlindungan dari perusahaan tempat mereka bekerja, misalnya dengan penyediaan ruang untuk ibu hamil dan juga ruang laktasi.

Baca Juga:
KPK Geledah Kantor Setjen DPR RI Usai Terendus Adanya Dugaan Korupsi Rumah Dinas Anggota, Kerugian Negera Ditaksir Capai Puluhan Miliar

Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani mengingatkan pentingnya para pemberi kerja untuk memperhatikan ketentuan cuti haid sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

“Pemberian cuti haid sering kali terabaikan, padahal ini menjadi salah satu perlindungan yang harus diberikan oleh perusahaan untuk para pekerja perempuan,” ujarnya.

Dia menambahkan perlindungan tersebut juga termasuk dengan pemberian cuti melahirkan hingga pekerja perempuan yang mengalami keguguran.

Baca Juga:
Terkait Palestina dan Penjajah Israel, Wapres Sebut Indonesia dan Arab Saudi Telah Menunjukkan Komitmen dalam Mendukung Penyelesaian Konflik

Puan juga mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional untuk seluruh buruh di Tanah Air yang telah ikut memberikan kontribusinya dalam membangun bangsa.

“Dedikasi yang diberikan para buruh dalam membangun negeri ini sangat besar,” paparnya.

Selain itu, Puan Maharani juga mengingatkan pentingnya perlindungan dan keadilan untuk semua jenis buruh pada momentum Hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini, 1 Mei 2024.

Baca Juga:
Mencegah Hal yang Tidak Diinginkan, Menteri ATR Meminta Masyarakat Tidak Meminjamkan Sertifikat Tanah kepada Orang Lain

Puan menuturkan jika keadilan dan perlindungan untuk buruh harus menjadi perhatian bersama.

“Ini dikarenakan buruh mempunyai peran yang besar untuk negara, dan bukan hanya sebagai penggerak ekonomi, namun, juga adalah pelaku utama pembangunan,” terangnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terkait Penerbangan Haji dan Umrah, Menhub Bertemu Menteri Arab Saudi untuk Memperluas Kerja Sama di Bidang Transportasi

Menteri Perhubungan bertemu dengan Menteri Arab Saudi untuk memperluas kerja sama di bidang transportasi penerbangan haji dan umrah.

Menjabat Berbagai Posisi, Mahfud MD Nyatakan Tidak Pernah Meninggalkan Dunia Kampus Sebagai Pengajar

Mahfud MD menegaskan dia tidak pernah meninggalkan dunia kampu sebagai pengajar meskipun menjabat berbagai posisi.

Ditahan Sejak Tahun 2022, Bea Cukai Bandara Soetta Akhirnya Serahkan Bantuan Alat Belajar untuk SLB dari Korea Selatan dan Bebas Bea Masuk

Usai viral, bantuan alat belajar untuk  SLB dari Korea Selatan yang ditahan Bea Cukai Bandara Soetta akhirnya dibebaskan dari bea masuk.

Agenda Penyerahan Sertifikat Tanah Elektronik, Presiden Jokowi Dikabarkan Akan Didampingi AHY dalam Kunjungan Kerjanya di Banyuwangi

Dalam kunjungan kerjanya di Banyuwangi, Jawa Timur, hari ini, Presiden Jokowi akan didampingi Menteri ATR, Agus Harimurti Yudhoyono.

Dapat Mendatangkan Penyakit Menular, Menkes Sebut Perubahan Iklim yang Terjadi Perlu Diantisipasi Melalui Sistem Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan perubahan iklim yang terjadi perlu untuk dilakukan antisipasi melalui sistem kesehatan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;