Bagian dari Pembangunan, Waket MPR Lestari Moerdijat Sebut Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi Harus Konsisten Dilakukan

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Menyatakan Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di Indonesia Harus Konsisten Dilakukan
Ket. Foto: Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Menyatakan Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di Indonesia Harus Konsisten Dilakukan Source: (Foto/Instagram/@lestarimoerdijat)

Nasional, gemasulawesi – Lestari Moerdijat, yang merupakan Wakil Ketua MPR RI, menyatakan jika upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia harus dilakukan dengan konsisten.

Menurut Lestari Moerdijat, hal itu dikarenakan merupakan bagian dari pembangunan sektor pendidikan yang merata di Indonesia.

Dalam keterangannya kemarin, 7 Mei 2024, Lestari Moerdijat mengatakan jika sejumlah hambatan dalam pelaksanaan pendidikan tinggi di Indonesia harus segera diatasi dengan langkah yang konsisten.

Baca Juga:
Cuaca Panas Melanda Beberapa Negara, Wakil Presiden Meminta Kemenag Antisipasi dan Siapkan Keperluan Masyarakat untuk Musim Haji

Dia menegaskan itu untuk mewujudkan ketersediaan pendidikan untuk setiap warga negara Indonesia.

“Para pemangku kepentingan di tingkat pusat hingga daerah juga dapat mencarikan solusi yang tepat terhadap 3 permasalahan mendasar pada pendidikan tinggi di Indonesia,” katanya.

Lestari menyatakan dia merujuk data Kemendikbudristek bahwa terdapat 3 masalah mendasar pada pendidikan tinggi di Indonesia jika ada 3 masalah mendasar pada pendidikan tinggi di Indonesia.

Baca Juga:
Diharapkan Selesai 27 Mei, Menko Marves Sebut Pemerintah Siapkan Relokasi dan Ganti Rugi untuk Masyarakat Terdampak Lahan di IKN

“Yang pertama adalah ketimpangan akses pendidikan tinggi, ketimpangan dalam hal kualitas dan kurangnya relevansi pendidikan tinggi,” ujarnya.

Lestari Moerdijat juga menyebutkan berdasarkan catatan BPS di tahun 2022 yang menjelaskan terdapat 12 juta pengangguran terdidik, terjadi perubahan pandangan dunia kerja jika ijazah dan gelar akademik tidak lagi menjamin untuk memperoleh pekerjaan.

“Data-data itu harus menjadi perhatian sebagai bentuk kepedulian bersama untuk dapat mewujudkan kualitas pendidikan tinggi nasional yang lebih merata,” ucapnya.

Baca Juga:
Innalillahi! Petugas Kebersihan Meninggal Dunia Usai Ditabrak Mobil Toyota Yaris di Jalan Tol Cijago  Depok, Begini Kronologinya

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua MPR tersebut menerangkan pemerataan yang dimaksud bukan hanya dalam hal kelengkapan sarana dan prasarana di dunia pendidikan, namun, juga termasuk dengan kualitas tenaga pendidik.

Lestari menyatakan sejumlah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan dunia kerja harus konsisten dilakukan sebagai bentuk meningkatkan produktivitas SDM nasional yang lebih baik.

Dia kemudian mengungkapkan harapannya agar semua pihak dapat melakukan kerja sama dengan baik mewujudkan pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan generasi penerus yang produktif dan juga berdaya saing.

Baca Juga:
Hingga Mei 2024, Sebanyak 60 Tersangka yang Terlibat dalam Jaringan Peredaran Narkoba Fredy Pratama Berhasil Diamankan Bareskrim Polri

“Selain itu, mampu menjawab sejumlah tantangan dalam proses pembangunan,” imbuhnya. (*/Mey)

 

...

Artikel Terkait

wave
Ramai di Media Sosial, Efek Samping Fatal Akibat Vaksin AstraZeneca Diduga Picu TTS atau Pembekuan Darah, Begini Faktanya

Heboh dugaan efek samping Vaksin Astrazeneca bisa memicu efek samping TTS atau pembekuan darah, benarkah? Begini faktanya.

Dikelola oleh Kominfo, Presiden Jokowi Dilaporkan Melakukan Peresmian Indonesia Digital Test House Hari Ini

Presiden Jokowi dikabarkan meresmikan Indonesia Digital Test House yang berlokasi di Depok, Jawa Barat, hari ini.

Ditargetkan Selesai Bulan Juli, Menteri PUPR Ungkap Progres Pengerjaan Rumah Dinas Menteri di IKN Telah Mencapai 87 Persen

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan progres pengerjaan rumah dinas menteri di IKN, Kalimantan Timur, telah mencapai 87 persen.

Menjelang Keberangkatan Jemaah, Menag Dilaporkan Bertolak ke Arab Saudi untuk Mengecek Persiapan Akhir Layanan Haji

Menteri Agama bertolak ke Arab Saudi hari ini untuk mengecek persiapan akhir layanan haji menjelang keberangkatan jamaah.

Diperkirakan Menarik 50 Ribu Peserta, Menparekraf Sebut Word Water Forum Akan Memberikan Kontribusi Ekonomi hingga 800 Miliar Rupiah

Menparekraf menyebutkan World Water Forum akan memberikan kontribusi ekonomi hingga mencapai 800 miliar rupiah.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;