Gandeng Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kemendikbudristek siap menindaklanjuti kasus kecelakaan maut rombongan siswa SMK Lingga Kencana

Kemendikbudristek bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat siap mengambil tindakan lanjutan terkait kasus kecelakaan maut yang menimpa rombongan siswa SMK Lingga Kencana.
Kemendikbudristek bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat siap mengambil tindakan lanjutan terkait kasus kecelakaan maut yang menimpa rombongan siswa SMK Lingga Kencana. Source: Foto/Dok. Humas Kemenhub

Nasional, gemasulawesi - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat memberikan tanggapan dan tindak lanjut terkait peristiwa kecelakaan bus yang menimpa pelajar SMK Lingga Kencana Depok di Subang.

Pelaksana Harian Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, Anang Ristanto, menyatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi erat dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan SMK Lingga Kencana Depok terkait perkembangan terkini terkait insiden tragis ini.

"Kami dari Kemendikbudristek saat ini terus berkoordinasi erat dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan SMK Lingga Kencana Depok terkait perkembangan yang sedang berlangsung," ungkap Anang Ristanto.

Anang juga mengungkapkan bahwa Kemendikbudristek telah mengunjungi pihak keluarga korban SMK Lingga Kencana Depok untuk menyampaikan rasa belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang tengah berduka.

Baca Juga:
41 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Lahar Dingin yang Menerjang Sumatera Barat, Puluhan Rumah Hanyut dan 12 Jembatan Rusak Parah

Penting untuk dicatat bahwa Kemendikbudristek menegaskan pentingnya keselamatan siswa dalam segala aspek pembelajaran dan kegiatan di sekolah.

Mereka mengingatkan bahwa satuan pendidikan harus mengutamakan keselamatan murid dalam semua bentuk pembelajaran dan proses belajar-mengajar.

Anang juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga, teman-teman, dan seluruh warga sekolah yang terkena dampak atas kecelakaan tersebut.

Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan serius dari pihak Kemendikbudristek terhadap tragedi yang menimpa pelajar dan guru SMK Lingga Kencana Depok di Subang.

Baca Juga:
Kecelakaan Maut Rombongan Siswa di Depok Membuat 11 Orang Meninggal Dunia, Begini Tanggapan Pihak Yayasan SMK Lingga Kencana

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Bogor-Depok Dinas Pendidikan Jawa Barat, Asep Sudarsono, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan evaluasi terkait acara pelepasan siswa setelah kecelakaan bus ini terjadi.

Disdik Jabar juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) untuk memastikan bahwa acara pelepasan siswa diadakan dengan sederhana dan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan semua pihak yang terlibat.

Asep menegaskan bahwa pihaknya membuat peraturan ketat guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat merugikan berbagai pihak.

Langkah-langkah ini termasuk memastikan bahwa pelaksanaan acara pelepasan siswa dilakukan dengan sederhana sesuai SE yang telah dikeluarkan.

Baca Juga:
Menyelami Keanggunan Tersembunyi dengan Keajaiban Alam Pulau Keuh di Aceh Jaya yang Hadirkan Keindahan yang Luar Biasa Memukau!

Meskipun demikian, ia juga mencatat bahwa ada permintaan dari orang tua siswa untuk mengadakan acara pelepasan siswa yang lulus di luar sekolah, dan pihak Disdik Jabar mencoba mempertimbangkan hal tersebut.

“Dinas Pendidikan Jabar telah mengeluarkan edaran untuk menjadikan acara pelepasan siswa sesederhana mungkin. Hal ini karena keinginan dari orang tua yang terkadang menginginkan pelaksanaan di luar ruangan pada momen tersebut,” ujar Asep. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Tragedi Kecelakaan Maut Bus Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana di Subang, 11 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

11 orang meninggal dunia akibat tragedi kecelakaan maut terjadi pada rombongan siswa SMK Lingga Kencana di jalan turunan Ciater di Subang.

Terseret hingga 150 Meter, Kecelakaan Tragis KA Pandalungan dan Mobil Rombongan Bu Nyai Sidogiri Sebabkan 4 Orang Meninggal Dunia

Mobil rombongan Bu Nyai Sidogiri menabrak KA Pandalungan hingga terseret 150 meter, dan menyebabkan 4 orang meninggal dunia.

Kecelakaan di Ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 06 B Sebabkan 1 Mobil Avanza Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya

1 mobil terbakar akibat kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tol Jakarta Cikampek KM 06 B. PT Jasamarga Transjawa Tol gerak cepat ke lokasi

Akibat Kecepatan Tinggi dan Kurangnya Konsentrasi, Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru Dumai Sebabkan 3 Nyawa Melayang, Libatkan Anak 17 Tahun

Kecelakaan maut terjadi di Tol Pekanbaru Dumai, Riau akibat pengemudi berkendara dalam kecepatan tinggi dan kurangnya konsentrasi.

Cegah Kecelakaan di Kawasan Wisata Kembali Terulang, Menparekraf Akan Memberikan Imbauan Tegas untuk Pengelola dan Turis

Menparekraf, Sandiaga Uno, akan memberikan imbauan yang tegas untuk pengelola dan juga wisatawan untuk mencegah kecelakaan di kawasan wisata

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;