Jaga Kualitas, PPIH Akan Mengecek Kelayakan Makanan Jemaah Calon Haji Indonesia di Madinah Sebelum Didistribusikan

Ket. Foto: PPIH Akan Mengecek Kelayakan Makanan Jemaah Calon Haji Indonesia di Madinah Sebelum Dilakukan Pendistribusian
Ket. Foto: PPIH Akan Mengecek Kelayakan Makanan Jemaah Calon Haji Indonesia di Madinah Sebelum Dilakukan Pendistribusian Source: (Foto/Unsplash/@omrfrkars)

Nasional, gemasulawesi – Menurut laporan, PPIH atau Panitia Penyelenggara Ibadah Haji akan mengecek kelayakan makanan jemaah calon haji Indonesia di Madinah sebelum akhirnya didistribusikan.

Mandradhitya, yang merupakan Pengawas Katering PPIH Daker Madinah, mengatakan hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas dan kehigienitasannya.

Mandradhitya mengungkapkan pihaknya juga mengecek satu per satu.

Baca Juga:
Menyusul Dampak Bencana Banjir Lahar Dingin dan Longsor di Sumatera Barat yang Kian Meluas, Ini Sejumlah Langkah yang Akan Diambil BMKG

Diketahui jika para jemaah calon haji Indonesia akan mendapatkan jatah makanan 3 kali dalam sehari, yaitu di pagi, siang dan juga malam hari.

“Makanan yang disajikan setiap harinya juga akan bervariasi agar para jemaah tidak merasa bosan,” katanya.

Dia menerangkan untuk menjaga kualitas makanan, setiap harinya, makanan yang akan disajikan untuk para jemaah dibawa ke kantor Daker Madinah untuk dilakukan pengujian.

Baca Juga:
Sinergi Polri dan Kementerian Kelautan, Gagalkan Penyelundupan 91.246 Benih Bening Lobster Senilai Rp19,2 Miliar dari Perairan Jawa Barat

Dikatakan Mandradhitya, jika lolos uji sampel, maka makanan langsung dilakukan pendistribusian ke jemaah.

Dia menambahkan untuk jemaah calon haji lansia, akan mendapatkan perlakuan khusus agar mudah untuk dicerna.

“Selain itu, juga selalu mengutamakan gizi untuk menjaga kondisi mereka terus bugar hingga ke puncak haji nanti,” ujarnya.

Baca Juga:
GEGER! Siswi SMP di Bojonggede Depok Jadi Korban Bullying Kakak Kelasnya, Polisi Gerak Cepat Amankan 2 Pelaku

Dia menegaskan jika makanan untuk para jemaah dianggap tidak layak untuk disajikan, maka menu tersebut harus dikembalikan.

Mandradhitya memaparkan menu makanan untuk jemaah calon haji lansia harus lebih lunak.

Dalam keterangannya kemarin, 18 Mei 2024, Dhitya menyatakan tim juga memeriksa ketidaksesuaian tingkat dari kematangan.

Baca Juga:
Viral! Buat Sumpah Sambil Menginjak Al-Quran di Depan Sang Istri, Pejabat Kemenhub Ini Dilaporkan ke Polisi, Begini Kronologinya

“Jika dinilai tidak memenuhi standar, maka pihak kami akan langsung meminta bagian konsumsi untuk melakukan pengecekan ke hotel,” jelasnya.

Disebutkan Dhitya, pengecekan yang dilakukan adalah mengenai kesesuaian menu dalam kontrak terkait rasa, aroma, tekstur dan juga tampilan.

Mandradhitya menyatakan jika ada yang tidak memenuhi standar, maka akan ada evaluasi dan tindak lanjut.

Baca Juga:
Miskomunikasi! Petugas Ini Terjatuh dari Pintu Pesawat Transnusa di Bandara Soekarno Hatta, Begini Kronologi dan Kondisinya Sekarang

“Jika ada makanan yang misalkan basi atau rusak, maka pendistribusian makanan akan berhenti terlebih dahulu,” paparnya.

Dia menuturkan makanan yang disajikan untuk para jemaah calon haji bercita rasa nusantara, selain itu, sekitar 70 ton bumbu sengaja didatangkan langsung dari Indonesia. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
DPR RI Bentuk Panitia Khusus Usai Ramai Keluhan Soal UKT, Syaiful Huda: Padahal Anggaran di APBN Cukup Besar, Kenapa Biaya Kuliah Meroket?

Soal tingginya UKT yang banyak dikeluhkan belakangan ini, anggota DPR RI soroti alokasi anggaran pendidikan dari APBN yang telah ditetapkan.

Ramai Keluhan Mahalnya UKT yang Beratkan Mahasiswa, DPR RI Desak Kemendikbud Segera Perbaiki Tata Kelola Pembiayaan di Perguruan Tinggi

Komisi X DPR RI mendesak Kemendikbudristek agar segera melakukan evaluasi buntut ramainya keluhan soal tingginya biaya UKT di kampus.

Terutama Kawasan Masjidil Haram dan Nabawi, Kemenag Imbau Jemaah Calon Haji untuk Tidak Membentangkan Spanduk di Tanah Suci

Kementerian Agama Indonesia mengimbau jemaah calon haji untuk tidak membentangkan spanduk di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji.

Pastikan Pariwisata Bali Semakin Berkualitas, Menparekraf Membahas Berbagai Isu Terkini Bersama dengan Sejumlah Pemangku Kepentingan

Menparekraf, Sandiaga Uno, membahas sejumlah isu terkini bersama dengan beberapa pemangku kepentingan.

Viral Aksi Pengendara Pajero Sport Berplat Sipil Pasang Aksesoris Senapan Mesin Strobo di Kap Mobil, Polisi Siap Menindak Tegas Pelaku

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menindak tegas pengendara yang memasang aksesoris senapan mobil strobo di kap mobilnya.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;