Pemkot Makassar Rencana Sweeping Rapid Antigen

<p>Foto: Illustrasi sweeping rapid antigen.</p>
Foto: Illustrasi sweeping rapid antigen.

Gemasulawesi– Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan berencana melakukan sweeping rapid antigen ke warga, untuk menekan tingginya angka penyebaran Covid19. Dengan kasus harian hingga menembus 600 per hari. Bahkan, mengakibatkan kebutuhan tempat tidur meningkat jelang PPKM level 4. 

“Tingginya angka kasus harian Covid19 ini dipicu klaster rumah tangga. Kasus harian positif Covid19 mencapai 600 kasus. Makanya tim detektor harus turun bersama TNI Polri,” ungkap Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Minggu 1 Agustus 2021.

Tim dalam penanggulangan Covid19 di Makassar yang telah dibentuk sebelumnya, akan langsung turun ke lapangan sweeping rapid antigen. Dengan memeriksa sejumlah orang dijumpai.

Baca juga: Senin, PPKM Level Empat Mulai Berlaku di Kota Palu dan Morowali

“Kalau dua pasal itu diberikan ke pemerintah kota, seperti pada PPKM level 4 kemarin, maka saya akan merelaksasi tapi kalau jika dilihat ekskalasi naik, maka ada beberapa hal harus kita lakukan demi perlindungan. Termasuk, kita akan lakukan sweeping antigen ke semua orang yang jalan kita rapid antigen. Ini salah satu masukan warga,” jelasnya.

Namun, rencana sweeping rapid antigen Pemkot Makassar masih akan dibahas pada saat rapat evaluasi penerapan PPKM level 4.

“Kami rapatkan semua kegiatan sekalian evaluasi PPKM level 4 kemarin,” ujarnya.

Walikota Makassar juga menyebutkan tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit dengan pasien covid-19 meningkat jelang berakhirnya PPKM level 4.

“Untuk keterisian tempat tidur rumah sakit mengalami peningkatan sebesar 57 persen dan untuk ICU 90 persen,” sebutnya.

Baca juga: Syarat Bertemu Bupati Sigi Wajib Bawa Swab PCR Negatif

Peningkatan kasus harian mencapai 600 kasus

Peningkatan itu, seiring dengan meningkatnya kasus harian Covid19 di Kota Makassar sebanyak 600 kasus.

Berdasarkan data Satgas Covid19 Makassar per 31 Juli 2021 tercatat sebanyak 4.602 kasus dengan rincian pasien sembuh sebanyak 34.149 dan meninggal dunia sebanyak 734.

Untuk meringankan beban rumah sakit yang menangani pasien Covid19, baik yang bergejala ringan maupun tanpa gejala, pemerintah menyiapkan KM Umsini sebagai lokasi isolasi mandiri terpadu.

“Makanya kami ringankan beban rumah sakit hadir isolasi mandiri apung terpadu,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu instruksi selanjutnya dari pemerintah pusat terkait dengan perpanjangan PPKM level 4 yang akan berakhir Senin 8 Agustus 2021. (***)

Baca juga: PPKM Level Empat Palu: Titik Perbatasan Akan Disekat

...

Artikel Terkait

wave

Korban Tabrak Lari Mobil Rescue di Makassar Dapat Santunan

Wawan warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan korban tabrak lari mobil rescue milik Dinas Sosial Takalar, mendapatkan santunan sebesar Rp5 juta.

Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2021 dimulai hari ini hingga 3 Agustus mendatang, diikuti masa sanggah tiga hari 4-6 Agustus 2021.

Kemenkes Komitmen Naikkan Volume Testing Covid19

Jubir Kemeneks sebut pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan volume testing covid19 dari sekitar 300 ribu menjadi 500 ribu testing per hari.

Indonesia Bangun Kerjasama Bidang Pendidikan dengan Xinjiang

Atase Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi KBRI Beijing Yaya Sutarya mengatakan Xinjiang tertarik kerjasama bidang pendidikan Islam.

KPU Belum Tetapkan Model Surat Suara Pemilu 2024

KPU hingga kini belum menetapkan menggunakan model surat suara Pemilu 2024 mendatang, pasca laksanakan simulasi penyerderhanaan surat suara.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;