KPU Provinsi Sulteng Sebut Diskresi Sekjen KPU RI Bolehkan Ariyana Tabrak Aturan Ikut Mendaftar Seleksi Komisioner

Ket Foto: SE Sekjend KPU berkaitan dengan syarat ASN lingkupnya jika ingin menjadi komisioner KPU.
Ket Foto: SE Sekjend KPU berkaitan dengan syarat ASN lingkupnya jika ingin menjadi komisioner KPU. Source: (Foto/dokumentasi pribadi)

Parigi moutong, gemasulawesi - Lolosnya Ariyana sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong menjadi pintu masuk dugaan penyalahgunaan wewenang, terbajaknya sistem aturan hingga dugaan suburnya konflik kepentingan di tubuh KPU RI.

Bagaimana tidak, sinyalemen kuat mengindikasikan bahwa dugaan inprosedural yg dilakukan ariyana secara sistematis tersebut mendapatkan restu dari Sekretaris Jendral (Sekjen) KPU RI, Bernard Dermawan Sutrisno.

Restu tersebut diberi dalam bungkusan diskresi. Bahkan, demi Ariayana secara terang-terangan Sekjen KPU RI mengabaikan aturannya sendiri yang tertuang dalam surat edaran nomor 179/PP.06-SD/05/SJ/II/2018 perihal PNS Setjen KPU yang Mencalonkan Diri menjadi Anggota KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia pada KPU provinsi Sulawesi Tengah, Rizal Jazman yang dikonfirmasi gemasulawesi, Selasa 8 Oktober 2024, mengatakan terkait dugaan inprosedural yang dilakukan Ariyana pada KPU Parigi Moutong, hal tersebut menjadi diskresi pimpinan di KPU RI.

Baca Juga:
Langgar Edaran Sekjen KPU RI, Ariyana Diduga Tidak Memenuhi Syarat Jadi Komisioner KPU Parigi Moutong

"Terkait hal tersebut menjadi diskresi pimpinan di KPU RI yg mengeluarkan rekomendasi persetujuan kepada ibu Ariyana utk mengikuti seleksi anggota KPU Parigi Moutong," ujar Rizal lewat pesan telepon genggamnya.

Menurutnya, berkaitan dengan status ASN yang mengikuti seleksi anggota KPU kab/kota harus mendapatkan izin tertulis dari Sekjen KPU RI, tanpa menyebutkan ada aturan lainnya berdasarkan surat dari Sekjen KPU RI yang mensyaratkan minimal penata tingkat I golongan III/d yang boleh mendapatkan izin rekomendasi mengikuti seleksi.

Disebutkannya, Ariyana telah mendapatkan izin secara tertulis oleh Sekjen KPU RI, karena itu menurutnya pada saat dilakukan penelitian berkas administrasi oleh Timsel, Ariayana dinyatakan memenuhi syarat.

Ketika ditanyakan secara detail apakah surat edaran Sekjen KPU RI terkait pangkat dan golongan yang tidak sesuai dengan fakta bahwa bisa diabaikan atau bisa dilanggar hanya karena yang bersangkutan telah mengantongi izin diskresi dari Sekjen KPU RI? Rizal berdalih, itu deskresi dari Sekjen.

Baca Juga:
Cawabup Ardi Kadir Berikrar Akan Mengabdi Secara Penuh Untuk Parigi Moutong

Sebelumnya diberitakan, ternyata Ariyana yang saat ini menjabat sebagai ketua KPU Parigi Moutong adalah ASN yang bekerja di bawah naungan Sekjen KPU RI berpangkat pengatur tingkat I dengan golongan II/d.

Sontak persoalan tersebut mengundang tanda tanya, pasalnya Sekjen KPU RI sendiri sudah mengeluarkan surat yang mensyaratkan pangkat minimal penata tingkat I golongan III/d yang boleh diberikan rekomendasi mengikuti seleksi komisioner di tingkat kabupaten/kota. (Fara Zaenong)

...

Artikel Terkait

wave

Lakukan Operasi Tangkap Tangan di Kalimantan Selatan, Ini Sosok 6 Pejabat yang Resmi Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Keempat tersangka dari Pemerintah Provinsi Kalsel ditangkap KPK dalam OTT yang mencuatkan skandal korupsi besar.

Hakim di Indonesia Digaji Kecil, Said Didu Salahkan Jokowi Karena Hamburkan Uang Rakyat untuk Kepentingan Politik

Pegiat media sosial Said Didu menyalahkan Jokowi terkait isu hakim di Indonesia yang digaji dengan nominal cukup kecil

Soroti Janji Ridwan Kamil untuk Jakarta, Denny Siregar: Bisa Gak Sih Programnya Gak Membodohkan Generasi?

Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari janji yang disampaikan Ridwan Kamil saat debat Calon Gubernur DKI Jakarta

Komentari Misi Ridwan Kamil Sebagai Cagub DKI Jakarta, Said Didu Sebut Janji RK Lebih Dahsyat dari Jokowi

Misi Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta disebut lebih dahsyat daripada janji Jokowi oleh pegiat media sosial Said Didu

Langgar Edaran Sekjen KPU RI, Ariyana Diduga Tidak Memenuhi Syarat Jadi Komisioner KPU Parigi Moutong

Pengangkatan Ariyana sebagai Komisioner KPU Parigi moutong disinyalir tabrak aturan yang ditetapkan oleh Sekjend KPU berkaitan status ASN.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;