Profil dan Riwayat Pendidikan Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto, Perwira TNI AD Calon Ajudan Baru Prabowo Subianto

Foto Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto yang disebut-sebut bakal menjadi ajudan baru Prabowo Subianto
Foto Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto yang disebut-sebut bakal menjadi ajudan baru Prabowo Subianto Source: (Foto/Instagram/@wahyo.yuniartoto)

Nasional, gemasulawesi - Nama Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto ramai disebut sebagai calon kuat untuk menjadi ajudan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sebelumnya, posisi ajudan presiden dipegang oleh Mayor Teddy Indra Wijaya, namun Mayor Teddy kini telah resmi menjabat sebagai Sekretaris Kabinet di bawah Kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo-Gibran.

Dengan posisi ini kosong, Wahyo Yuniartoto, seorang perwira tinggi dari TNI Angkatan Darat, disebut-sebut sebagai pengganti potensial.

Kolonel Wahyo Yuniartoto tidak sendirian dalam daftar calon ajudan Presiden Prabowo.

Baca Juga:
Profil Natalius Pigai, Menteri HAM yang Viral Usai Ajukan Anggaran Fantastis untuk Kementeriannya

Selain dirinya, ada dua nama lain yang juga dipertimbangkan, yaitu Kolonel Anton dari TNI Angkatan Udara dan Letkol Romi dari TNI AU.

Meskipun demikian, Wahyo Yuniartoto yang saat ini menjabat sebagai Komandan Grup 2 Kopassus dinilai memiliki pengalaman dan reputasi yang membuatnya cocok untuk mendampingi Presiden Prabowo dalam tugas-tugas kepresidenan.

Penunjukan ajudan presiden merupakan salah satu posisi penting dalam kepemimpinan, di mana peran ini tidak hanya mendukung kegiatan presiden tetapi juga menjaga koordinasi dengan berbagai lembaga, terutama yang terkait dengan bidang pertahanan dan keamanan.

Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto lahir di Purbalingga, Jawa Tengah pada 18 Juni 1979. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2001 dengan spesialisasi di kecabangan Infanteri.

Baca Juga:
Setelah Dilantik, KPK Desak Menteri dan Wakil Menteri Segera Laporkan Harta Kekayaan dalam Kurun Waktu Ini

Sebagai anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ia dikenal berprestasi dan berdedikasi tinggi. Saat ini, Wahyo menjabat sebagai Komandan Grup 2 Kopassus, salah satu unit elite dalam TNI Angkatan Darat.

Selain karir militernya, Wahyo juga menempuh pendidikan akademis yang impresif. Ia menyelesaikan studi S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka (UT) pada tahun 2013, kemudian melanjutkan studi S2 di Universitas Pertahanan (Unhan) dengan fokus pada Strategi Pertahanan Darat.

Pengalaman akademik dan militernya memberikan dasar kuat dalam menghadapi berbagai tugas strategis yang diemban.

Pada usia 44 tahun, Wahyo telah menjabat di berbagai posisi penting dalam Kopassus, termasuk Asisten Operasi Kopassus dan Wakil Komandan Grup 2 Kopassus.

Baca Juga:
Viral! Menteri Natalius Pigai Ajukan Anggaran Fantastis untuk Kementerian HAM, Minta Ditambah Jadi Rp20 Triliun

Beberapa jabatan penting lainnya yang pernah dipegang oleh Wahyo di antaranya adalah Komandan Batalyon 14 Grup 1 Kopassus dan Komandan Kodim 0703/Cilacap di bawah Korem 071/Wijayakusuma. 

Pengalaman yang beragam ini menjadikan Wahyo sebagai salah satu perwira TNI yang diperhitungkan, khususnya dalam konteks penugasan yang lebih tinggi.

Dengan berbagai pengalaman dan latar belakang yang kuat, Wahyo Yuniartoto disebut sebagai kandidat ideal untuk menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto, sebuah peran penting yang membutuhkan kombinasi kepemimpinan, loyalitas, dan kompetensi. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Profil Natalius Pigai, Menteri HAM yang Viral Usai Ajukan Anggaran Fantastis untuk Kementeriannya

Menteri HAM Natalius Pigai tengah menjadi sorotan publik setelah permintaan anggarannya yang tinggi, berikut profil lengkapnya.

Setelah Dilantik, KPK Desak Menteri dan Wakil Menteri Segera Laporkan Harta Kekayaan dalam Kurun Waktu Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi menekankan pentingnya kepatuhan menteri dan wakil menteri dalam pelaporan LHKPN.

Viral! Menteri Natalius Pigai Ajukan Anggaran Fantastis untuk Kementerian HAM, Minta Ditambah Jadi Rp20 Triliun

Permohonan Natalius Pigai untuk anggaran tinggi di Kementerian HAM demi perlindungan hak asasi manusia viral di media sosial.

Ada Raffi Ahmad hingga Gus Miftah! Prabowo Resmi Melantik Tujuh Utusan Khusus Presiden, Ini Daftarnya

Presiden Prabowo melantik tujuh Utusan Khusus, termasuk Raffi Ahmad dan Gus Miftah, untuk peran strategis.

Perkuat Solidaritas! Prabowo Siapkan Menteri dan Wamen untuk Latihan Intensif di Akademi Militer Magelang Selama 3 Hari

Presiden Prabowo berikan arahan program prioritas pemerintah kepada menteri Kabinet Merah Putih di Lembah Tidar selama 3 hari.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;