Heboh Dugaan Alwin Jabarti Kiemas, Tersangka Kasus Judi Online Jaringan Komdigi Adalah Keponakan Ketum PDIP, Benarkah?

Alwin Jabarti Kiemas ditangkap kasus judi online. Diduga keponakan Megawati. Begini tanggapan polisi dan PDI Perjuangan.
Alwin Jabarti Kiemas ditangkap kasus judi online. Diduga keponakan Megawati. Begini tanggapan polisi dan PDI Perjuangan. Source: Foto/Kolase YouTube PDI Perjuangan dan X @PartaiSocmed

Nasional, gemasulawesi - Nama Alwin Jabarti Kiemas menjadi pusat perhatian setelah penangkapannya oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam kasus judi online. 

Alwin adalah satu dari 24 tersangka yang berhasil ditangkap, sementara empat lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Kasus ini semakin menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan bahwa Alwin adalah keponakan almarhum Taufiq Kiemas, suami Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Dugaan hubungan keluarga ini pertama kali muncul melalui unggahan akun X @PartaiSocmed. 

Baca Juga:
Pemkab Sigi Pastikan Semua Kecamatan dan Desa Telah Laksanakan Instruksi Pengaktifan Ronda Malam untuk Cegah Politik Uang

Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa Alwin merupakan anak dari Santayana Kiemas, yang disebut sebagai adik kandung Taufiq Kiemas. 

"Update. Alwin Jabarti Kiemas ini adalah anak dari Santayana Kiemas. Adik dari suami Megawati, Taufiq Kiemas," tulis akun tersebut. 

Meski informasi ini langsung viral di media sosial, Juru Bicara PDI Perjuangan Chico Hakim memastikan bahwa pihaknya tidak mengenal dengan sosok Alwin yang dimaksud. 

"Saya nggak kenal dengan dia. Jadi kami juga tidak bisa mengonfirmasi hal tersebut," ujar Chico, dikutip pada Selasa, 26 November 2024.

Baca Juga:
Pemkab Donggala Memulai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis untuk Turunkan Kasus Stunting

Dari sisi penegakan hukum, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengonfirmasi bahwa Alwin memang telah ditangkap bersama dengan tersangka lainnya. 

Namun, Wira tidak menjelaskan secara detail peran Alwin dalam jaringan judi online tersebut. 

"Kami jawab benar (AJ adalah Alwin Jabarti Kiemas). Cukup ya," kata Wira. 

Alwin bersama tersangka lain dikenai pasal berlapis. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan Pasal 27 Ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2024 terkait Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Baca Juga:
Serangan Penjajah Israel Sebabkan Kerusakan pada Beberapa Jembatan di Provinsi Homs Suriah

Selain itu, mereka juga terancam Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Hukuman maksimal yang menanti para tersangka adalah 20 tahun penjara.

Dalam jaringan ini, Alwin disebut memiliki peran penting. Bersama dua tersangka lainnya, Adhi Kismanto dan Zulkarnaen Apriliantony, Alwin diduga menjadi pihak yang memverifikasi situs judi online agar tetap beroperasi meski telah dilakukan pemblokiran. 

Selain itu, jaringan ini juga melibatkan oknum dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membantu proses pemblokiran situs-situs judi ilegal.

Kasus ini tidak hanya mengungkap peran Alwin, tetapi juga melibatkan sembilan oknum pegawai Komdigi yang diduga bertugas memfilter situs judi online.

Baca Juga:
Viral Detik-detik Seorang Pria Terjatuh dari Truk Sound Horeg dalam Acara Kampanye Pilbup Pasuruan, Ini Penyebabnya

Mereka dilaporkan bekerja secara terorganisir untuk memastikan situs yang bermasalah dapat terus berjalan. 

Polda Metro Jaya juga menetapkan Zulkarnaen Apriliantony sebagai koordinator jaringan, yang merekrut beberapa tersangka untuk bekerja dalam skema ini.

Dugaan keterkaitan Alwin dengan keluarga besar Ketua Umum PDI Perjuangan semakin memanaskan kasus ini. 

Sementara itu, proses hukum terhadap Alwin dan 23 tersangka lainnya terus berjalan, dengan ancaman hukuman yang tidak main-main. (*/Shofia) 

Disclaimer : Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda menemukan aktifitas melanggar hukum atau lainnya segera laporkan atau menghubungi kantor kepolisian terdekat.

...

Artikel Terkait

wave

Soroti Kasus Tewasnya Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Kapolri Naikkan Pangkat Luar Biasa Anumerta untuk Korban

Kapolri berikan penghormatan kepada Kompol Ulil Ryanto yang tewas dalam penembakan, naik pangkat anumerta.

Bareskrim Polri Tangkap 2 Tersangka yang Beri Gift ke Gunawan Sadbor untuk Promosikan Judi Online, Ini Sosoknya

Polisi tangkap dua tersangka pemberi hadiah ke influencer untuk promosi judi online, sita barang bukti besar.

Bersikeras Ingin Jual iPhone 16 di Indonesia, Apple Investasi Rp1,57 Triliun untuk Penuhi Syarat TKDN, Ini Strateginya

Investasi Apple Rp1,57 triliun di Indonesia akan digulirkan demi bisa menjual iPhone 16. Pasar besar dan kontribusinya masih jadi sorotan.

Tuai Kontroversi! Rencana Kenaikan PPN 12 Persen Mulai Januari 2025 Dinilai Bebani UMKM dan Rakyat Kecil, Ini Alasannya

Kenaikan PPN Januari 2025 dikhawatirkan pengaruhi ekonomi rakyat, pelaku UMKM terancam sulit untuk bertahan dalam situasi ini.

Terungkap! 389 Kilogram Narkoba Jenis Sabu Asal Afghanistan Beredar di Indonesia, Begini Kronologinya

Penyelidikan mendalam Polda Metro Jaya ungkap peredaran 389 kg sabu asal Afghanistan di Indonesia. Begini kronologi lengkapnya.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;