Dibantu Menangkap DPO Judol Handoyo Salman, Indonesia Bantu Balik Filipina dengan Pulangkan Buronan Interpol

Ilustrasi buronan judol yang ditangkap dan diborgol oleh pihak kepolisian
Ilustrasi buronan judol yang ditangkap dan diborgol oleh pihak kepolisian Source: (Foto/Pexels/@Kindel Media)

Nasional, gemasulawesi - Indonesia dan Filipina baru-baru ini berhasil melakukan kerja sama dalam memberantas kejahatan lintas negara.

Indonesia memulangkan buronan asal Filipina, Hector Aldwin Pantollana (HAP), sebagai bagian dari pertukaran dengan buronan judi online (judol) asal Indonesia, Handoyo Salman (HS).

Sekretaris NCB-Interpol Indonesia, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, mengonfirmasi proses pertukaran ini dalam konferensi pers pada Selasa, 26 November 2024.

"Kami terus terang melakukan pertukaran tahanan," ungkapnya.

Baca Juga:
Begini Cara Cek DPT Pilkada Secara Online 2024 dengan Mudah, Pastikan Namamu Terdaftar Sebagai Pemilih Tetap

HAP adalah buronan Kepolisian Filipina yang diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan di kasino negaranya.

Ia melarikan diri dari proses penuntutan dan akhirnya berhasil diamankan oleh Ditjen Imigrasi di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, pada 9 November 2024.

Pemulangan HAP ke Filipina diketahui bakal dilakukan pada Rabu, 27 November 2024.

Di sisi lain, HS telah dipulangkan ke Indonesia melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat, 22 November 2024.

Baca Juga:
Geger Isu Pemalsuan Keterangan Ahli di Sidang Tom Lembong, Kejaksaan Agung Tegaskan Hal Ini

HS adalah tersangka utama dalam kasus judol di Indonesia, di mana ia berperan sebagai manajer regional yang menangani rekening deposit dan penarikan dana untuk salah satu situs judol.

HS sempat menjadi buronan sebelum akhirnya ditangkap oleh otoritas Filipina pada 31 Oktober 2024.

Proses pertukaran ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dan kepolisian dalam memberantas jaringan kejahatan lintas negara, khususnya terkait judol.

Operasi yang melibatkan berbagai pihak ini patut diapresiasi sebagai bentuk sinergi untuk menjaga ketertiban hukum di Indonesia.

Baca Juga:
Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Diduga Terkait Penangkapan Pelaku Tambang Ilegal, Menko Polkam Angkat Bicara

Namun, masyarakat juga memiliki peran penting dalam upaya ini. Judi online tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan kerugian besar, baik finansial maupun sosial.

Masyarakat diimbau untuk menghindari segala bentuk kegiatan judol, yang hanya menawarkan ilusi keuntungan instan tetapi berujung pada kesengsaraan.

Pihak kepolisian patut mendapat apresiasi atas upaya mereka yang tak henti-henti dalam memburu pelaku judol, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk kejahatan terorganisir.

Mari bersama-sama mendukung upaya pemberantasan ini demi masa depan yang lebih baik dan bebas dari ancaman judi online. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Begini Cara Cek DPT Pilkada Secara Online 2024 dengan Mudah, Pastikan Namamu Terdaftar Sebagai Pemilih Tetap

Berikut ini panduan untuk cek DPT Pilkada 2024 secara online, cukup siapkan ponsel yang terkoneksi internet dan NIK untuk melakukannya

Geger Isu Pemalsuan Keterangan Ahli di Sidang Tom Lembong, Kejaksaan Agung Tegaskan Hal Ini

Kejagung tanggapi tuduhan plagiat atas pendapat ahli di sidang praperadilan, pastikan proses hukum berjalan adil.

Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Diduga Terkait Penangkapan Pelaku Tambang Ilegal, Menko Polkam Angkat Bicara

Tragedi penembakan polisi di Solok Selatan, Menko Polkam minta pelaku dihukum sesuai peraturan yang berlaku.

Heboh Dugaan Alwin Jabarti Kiemas, Tersangka Kasus Judi Online Jaringan Komdigi Adalah Keponakan Ketum PDIP, Benarkah?

Penangkapan Alwin Jabarti Kiemas bikin heboh! Diduga keluarga Megawati, begini fakta perannya di jaringan judi online.

Soroti Kasus Tewasnya Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Kapolri Naikkan Pangkat Luar Biasa Anumerta untuk Korban

Kapolri berikan penghormatan kepada Kompol Ulil Ryanto yang tewas dalam penembakan, naik pangkat anumerta.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;