Geger! Enam Polisi yang Terlibat dalam Kasus Ferdy Sambo Dapat Kenaikan Pangkat dari Mabes Polri, Kok Bisa?

Mabes Polri jelaskan kenaikan pangkat enam polisi yang terlibat dalam kasus Ferdy Sambo, jadi sorotan publik.
Mabes Polri jelaskan kenaikan pangkat enam polisi yang terlibat dalam kasus Ferdy Sambo, jadi sorotan publik. Source: Foto/dok. Divisi Humas Polri

Nasional, gemasulawesi - Keputusan Mabes Polri memberikan kenaikan pangkat kepada enam polisi yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo membuat publik terkejut. 

Kejadian ini memunculkan banyak pertanyaan terkait transparansi dan keadilan dalam institusi kepolisian. 

Sebagai informasi, mereka semua terlibat dalam kasus obstruction of justice yang berupaya menutupi pembunuhan Brigadir J pada Juli 2022. Lalu, bagaimana proses keputusan ini bisa terjadi?

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan keputusan yang diambil melalui rapat Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti). 

Baca Juga:
Viral! Pengantin Wanita di Lampung Meninggal Dunia Seusai Ijab Kabul, Ternyata Gegara Penyakit Ini, Berikut Kronologinya

Dalam rapat tersebut, penilaian terhadap setiap anggota yang terlibat dilakukan untuk memutuskan apakah mereka layak mendapatkan reward atau punishment. 

"Lewat rapat wanjakti itulah yang akan memutuskan seseorang mendapatkan reward atau punishment," jelasnya pada Senin, 9 Desember 2024.

Kebijakan ini pun memicu banyak perdebatan, terutama di kalangan masyarakat yang menilai tindakan tersebut tidak sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan.

Berikut daftar enam polisi yang terlibat dalam kasus Ferdy Sambo dan kenaikan pangkat mereka. 

Baca Juga:
3 Kali Tes dan Hasilnya Positif, Wabup Maros Suhartina Bohari Akui Konsumsi Narkoba, Ini Temuan Mengejutkan BNN Sulawesi Selatan

1. Kombes Pol Budi Herdi Susianto

Sebagai Kapolres Jakarta Selatan saat kejadian, Budi Herdi adalah salah satu yang pertama kali mengungkapkan tewasnya Brigadir J akibat baku tembak. 

Meskipun dicopot pada Juli 2022, Budi mendapatkan promosi menjadi Kepala Biro Perawatan Personel Polri pada November 2024.

2. Kombes Murbani Budi Pitono

Murbani yang menjabat Kabag Renmin Divpropam Polri sempat mendapat sanksi demosi selama satu tahun setelah dianggap tidak profesional dalam menangani kasus ini. Namun, ia tetap menerima promosi jabatan.

3. Kombes Denny Setia Nugraha Nasution

Denny, yang saat itu terlibat dalam menangani masalah CCTV terkait peristiwa tersebut, dijatuhi sanksi demosi namun kini menduduki jabatan baru sebagai Kabagjianling Rojianstra SOPS Polri.

Baca Juga:
Perihal Isu Jokowi Berpotensi Gabung ke Partainya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Beri Tanggapan Begini

4. Kombes Susanto

Sebagai Kepala Bagian Penegakan Hukum Provost Divpropam, Susanto dijatuhi hukuman demosi tiga tahun. Meski demikian, ia tetap dipromosikan sebagai penyidik tindak pidana madya tingkat II di Bareskrim Polri.

5. AKBP Handik Zusen

Handik yang sebelumnya bekerja di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, sempat terlibat dalam merekayasa jejak selongsong peluru yang ditemukan di lokasi kejadian. 

Meskipun dihukum, Handik tetap dipromosikan menjadi Kasubbag Opsnal Dittipidum Bareskrim Polri.

6. Kompol Chuck Putranto

Chuck yang terlibat dalam penghilangan barang bukti elektronik, khususnya rekaman CCTV, dijatuhi hukuman penjara satu tahun. 

Baca Juga:
Raih Suara Terbanyak di Pilkada Jakarta 2024, Cak Lontong Tegaskan Paslon Pramono-Rano Karno Taat Aturan Konstitusi

Namun, setelah itu, ia mendapatkan promosi jabatan menjadi AKBP dan ditempatkan di Polda Metro Jaya.

Keputusan ini tentu saja memunculkan beragam tanggapan, baik dari kalangan internal kepolisian maupun masyarakat umum. 

Banyak yang merasa bahwa kenaikan pangkat ini tidak sesuai dengan keadilan, mengingat peran mereka dalam mencoba menutupi kejahatan besar. 

Meski demikian, pihak Mabes Polri menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan rapat internal dan penilaian dari berbagai sisi. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Perihal Isu Jokowi Berpotensi Gabung ke Partainya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Beri Tanggapan Begini

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani menyebut bahwa jika Jokowi mau gabung ke partainya, maka akan menjadi suatu kehormatan besar bagi Gerindra

Viral Sunhaji Penjual Es Teh Meminta Presiden Prabowo Agar Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah, Warganet Justru Curiga

Viral sebuah video yang menampilkan Sunhaji, seorang penjual es teh yang meminta Presiden Prabowo menolak pengunduran diri Gus Miftah

Waspada! Polisi Bongkar Modus Baru Perdagangan Orang ke China, Begini Cara Licik Pelaku yang Terlibat Mengelabui Korbannya

Kasus perdagangan orang dengan modus pernikahan pesanan diungkap oleh polisi. 9 orang ditangkap dalam kasus ini.

Soroti Pertemuan Presiden Prabowo dan Jokowi di Kertanegara, Said Didu Sarankan Joko Widodo Tinggal di Istana Bogor

Pegiat medsos, Said Didu menanggapi momen pertemuan Jokowi dengan Presiden Prabowo Subiantodi Kertanegara, begini kata Said Didu

Komentari Jokowi yang Mengunjungi Presiden Prabowo di Kertanegara, Rocky Gerung: Pasti Bukan Sekedar Makan Malam

Rocky Gerung menyebut pertemuan Prabowo dan Jokowi di Kertanegara pada Jumat 6 Desember 2024 lalu bukan sebuah makan malam biasa,

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;