Komentari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK, Zainal Arifin Mochtar: Tanda Buruknya KPK 2019-2024

Potret Zainal Arifin Mochtar, pakar hukum tata negara yang baru-baru ini menyoroti kabar Hasto Kristiyanto jadi tersangka KPK
Potret Zainal Arifin Mochtar, pakar hukum tata negara yang baru-baru ini menyoroti kabar Hasto Kristiyanto jadi tersangka KPK Source: (Foto/Instagram/@zainalarifinmochtar)

Nasional, gemasulawesi - Pakar hukum tata negara Indonesia, Zainal Arifin Mochtar, memberikan tanggapan kritis terhadap kabar penetapan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam cuitannya di akun X resminya, @zainalamochtar, pada Rabu, 25 Desember 2024, Zainal menyebut bahwa kasus ini mencerminkan buruknya kualitas KPK di era kepemimpinan 2019-2024.

Ia tidak segan-segan menyebut periode tersebut sebagai era yang memalukan bagi lembaga anti-rasuah tersebut.

"Banyak yang nanya. Bagi saya, ini (penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka KPK) menunjukkan buruknya KPK 2019-2024. Kalian memalukan," tulisnya.

Baca Juga:
Harvey Moeis Divonis Penjara 6,5 Tahun, Akbar Faizal ke Mahkamah Agung: Putusan yang Menghina Keadilan Bangsa

Namun, ia juga menegaskan bahwa penetapan Hasto sebagai tersangka tidak serta-merta menunjukkan bahwa kualitas KPK yang baru lebih baik.

"Tetapi apakah menunjukkan kualitas KPK baru? Gak juga, mari kita lihat," lanjut Zainal dalam cuitannya.

Tanggapan Zainal ini memancing berbagai respons dari warganet, yang turut memberikan opini mereka terhadap kasus tersebut.

Sejumlah warganet menyampaikan pandangan mereka melalui kolom balasan di platform X.

Baca Juga:
Rocky Gerung Nilai Penetapan Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK Bukan Penegakan Hukum: Ini Pemerasan Politik

Salah satu pengguna, @dve***, menuliskan, "Harusnya dr dulu ditangkap y prof," mengungkapkan bahwa tindakan terhadap Hasto semestinya dilakukan sejak lama.

Balasan lain datang dari akun @lov*** yang menyoroti dugaan keterlibatan Hasto dalam kasus penyuapan. "Apabila Hasto Kristiyanto salah dalam kasus penyuapan ke pejabat negara, pantas dong ditangkap," tulisnya.

Sementara itu, akun @fad*** memilih untuk mengamati kinerja KPK yang baru dengan bijaksana. "Sperti yg anda katakan yaa..ditunggu sj kualitas @KPK_RI yg baru, itu yang bijak," tulisnya.

Sebagai informasi, Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan penyuapan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2017-2022, Wahyu Setiawan.

Baca Juga:
PDIP Sebut Ada Upaya Kriminalisasi di Balik Penetapan Hasto Kristiyanto Sebagai Tersangka KPK, Begini Alasannya

Penyuapan ini diduga dilakukan untuk memuluskan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI, Harun Masiku.

Penetapan tersangka terhadap Hasto ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan sejumlah petinggi partai politik dalam kasus hukum di Indonesia.

Namun, publik kini menantikan apakah KPK di bawah kepemimpinan yang baru mampu menunjukkan keberanian dan integritas dalam menangani kasus-kasus besar seperti ini, atau justru kembali mengulang pola yang mengecewakan di masa lalu. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Harvey Moeis Divonis Penjara 6,5 Tahun, Akbar Faizal ke Mahkamah Agung: Putusan yang Menghina Keadilan Bangsa

Akbar Faizal mengomentari hasil putusan vonis 6,5 tahun penjara untuk terdakwa kasus korupsi, Harvey Moeis, begini kata Akbar

Rocky Gerung Nilai Penetapan Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK Bukan Penegakan Hukum: Ini Pemerasan Politik

Pengamat politik, Rocky Gerung menilai penetapan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sebagai tersangka KPK merupakan sebuah pemerasan politik

Mahfud MD Puji Penampilan Presiden Prabowo Saat Membela Palestina di KTT D-8 Mesir: Bagus Menurut Saya

Mahfud MD memberika pujian kepada Presiden Prabowo usai berikan pernyataan Indonesia membela Palestina di KTT D-8 di Mesir

PDIP Sebut Ada Upaya Kriminalisasi di Balik Penetapan Hasto Kristiyanto Sebagai Tersangka KPK, Begini Alasannya

Begini tanggapan resmi dari pihak PDI Perjuangan setelah Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK

Daun Kelor Jadi Alternatif Pengganti Menu Program Makan Bergizi Gratis, Said Didu: Lauk Orang Paling Miskin

Pegiat medsos, Said Didu memberikan pandangannya soal kabar terbaru dari program makan bergizi gratis yang akan gunakan daun kelor di menu

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;