Heboh Mobil Dinas Kemhan Diduga Dipakai Transaksi dengan PSK, Kemenhan Tegaskan Pihaknya akan Telusuri Pengendara

Tangkap layar video mobil dinas Kemenhan yang diduga digunakan untuk bertransaksi dengan PSK
Tangkap layar video mobil dinas Kemenhan yang diduga digunakan untuk bertransaksi dengan PSK Source: (Foto/Instagram/@folkatip)

Nasional, gemasulawesi - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) tengah menjadi sorotan publik setelah beredar video yang menunjukkan sebuah kendaraan dinas milik Kemenhan berhenti di pinggir jalan, tepat di samping seorang perempuan yang mengenakan pakaian terbuka. 

Video yang diunggah melalui akun Instagram @folkatip ini menampilkan mobil berjenis Toyota Fortuner berwarna hitam yang diduga melakukan interaksi dengan seorang pekerja seks komersial (PSK).

Cuplikan tersebut kemudian ramai dibicarakan dan menimbulkan berbagai spekulasi dari masyarakat.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan secara internal guna mengungkap siapa sebenarnya pengguna kendaraan dinas itu dan apa tujuannya berada di lokasi tersebut.

Baca Juga:
Soal Wacana Pemiskinan Keluarga Koruptor, KPK Nilai Pihaknya Perlu Melakukan Diskusi Mendalam untuk Menanggapi

Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, menyampaikan bahwa langkah penelusuran ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga citra dan disiplin anggotanya.

"Kemhan saat ini tengah melakukan penelusuran internal secara menyeluruh untuk memastikan siapa pengguna maupun kepentingan penggunaan kendaraan tersebut," jelas Brigjen TNI Frega pada Rabu 9 April 2025.

Ia juga menegaskan bahwa jika hasil penelusuran menunjukkan adanya pelanggaran atau tindakan tidak pantas dari oknum pengguna kendaraan dinas tersebut, maka Kementerian Pertahanan akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenhan menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, terutama di tengah pesatnya arus informasi digital seperti saat ini.

Baca Juga:
Ketua MUI Cholil Nafis Tak Setuju Jika Presiden Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia, Begini Alasannya

Brigjen Frega juga mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan isi video yang beredar.

Menurutnya, penting bagi publik untuk menunggu hasil penyelidikan internal yang sedang dilakukan agar tidak terjadi penyebaran misinformasi atau bahkan disinformasi yang bisa merugikan banyak pihak. 

Dalam pandangannya, di era media sosial yang sangat dinamis ini, informasi bisa sangat mudah dipelintir atau dibagikan tanpa konteks yang tepat.

Pihak Kemenhan berharap agar masyarakat tetap tenang dan memberikan waktu bagi proses internal untuk berjalan.

Baca Juga:
Prabowo Tak Setuju Hukuman Mati untuk Koruptor, Menko Yusril Nilai Presiden Junjung Tinggi Prinsip Kehati-hatian

Dengan pernyataan resmi dari Kemenhan ini, publik diharapkan tidak terbawa arus opini yang berkembang secara liar di media sosial. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Soal Wacana Pemiskinan Keluarga Koruptor, KPK Nilai Pihaknya Perlu Melakukan Diskusi Mendalam untuk Menanggapi

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyebut pihaknya perlu melakukan diskusi mendalam terkait wacana pemiskinan keluarga koruptor

Ketua MUI Cholil Nafis Tak Setuju Jika Presiden Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia, Begini Alasannya

Ketua MUI, Cholil Nafis tidak setuju apabila Presiden RI Prabowo Subianto melakukan evakuasi warga Gaza Palestina ke Indonesia

Prabowo Tak Setuju Hukuman Mati untuk Koruptor, Menko Yusril Nilai Presiden Junjung Tinggi Prinsip Kehati-hatian

Menko Yusril menyoroti pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto yang tak setuju dengan penerapan hukuman mati untuk koruptor

Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pemerintah Siap Ambil Sikap Tegas jika Dugaan BBM Tercampur Air di Klaten Terbukti

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyoroti adanya dugaan BBM tercampur dengan air di salah satu SPBU di Klaten baru-baru ini

Pergi ke Jepang Tanpa Izin, Bupati Indramayu Lucky Hakim Menanti Putusan Sanksi dari Kemendagri 14 Hari Lagi

Bupati Indramayu, Lucky Hakim menanti sanksi dari Kemendagri usai melakukan perjalanan ke Jepang tanpa izin terlebih dahulu

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;