Nilai Prabowo Seakan Diam dalam Polemik 4 Pulau Aceh-Sumut, Said Didu: Karena Gubernur Sumut Menantu Jokowi?

Potret Presiden RI, Prabowo Subianto sedang melakukan sikap hormat
Potret Presiden RI, Prabowo Subianto sedang melakukan sikap hormat Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Nasional, gemasulawesi - Polemik terkait status kepemilikan empat pulau di wilayah perbatasan Aceh dan Sumatera Utara masih terus menjadi sorotan publik.

Salah satu suara kritis datang dari pegiat media sosial, Said Didu, yang mempertanyakan sikap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang terkesan belum memberikan tanggapan secara terbuka mengenai persoalan tersebut.

Ia menilai, diamnya Presiden terhadap isu yang menyangkut batas wilayah ini sangat mencolok, terutama setelah sejumlah tokoh penting turut bersuara.

Pernyataan Said Didu itu disampaikan melalui akun X resminya, @msaid_didu, pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Umumkan Bakal Menaikkan Gaji Para Hakim hingga 280 Persen, KPK Beri Tanggapan Begini

Said Didu menyampaikan pandangan tersebut usai merespons pernyataan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, yang sebelumnya telah menyoroti status empat pulau yang disengketakan.

Menurut Jusuf Kalla, merujuk pada dokumen perjanjian Helsinki tahun 2005 yang disepakati antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia, keempat pulau tersebut secara historis merupakan bagian dari Aceh Singkil.

Mengetahui adanya pernyataan terbuka dari Jusuf Kalla, Said Didu mengaku heran dengan sikap Presiden yang terkesan tidak mengambil langkah tegas atau memberi komentar.

Ia bahkan menyentil kedekatan antara Presiden dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang juga merupakan menantu Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:
Heboh Adanya Konten Hasil AI Terkait Kerusakan Alam di Raja Ampat, Kemkomdigi RI Beri Respons Begini

"Kenapa Presiden masih diam ttg kasus ini? Apakah karena Gubernur Sumut adalah menantu Jokowi?" Tulis Said Didu.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan bahwa pembahasan terkait status empat pulau tersebut perlu dilakukan melalui forum yang lebih tepat, yaitu Kementerian Dalam Negeri. Ia menyebut bahwa forum nasional jauh lebih objektif dan memiliki kewenangan yang sah untuk memutuskan status kepemilikan wilayah, dibandingkan diskusi terbatas di tingkat daerah.

Bobby menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara selalu membuka ruang diskusi dan tidak menutup kemungkinan untuk membahas ulang isu tersebut jika dibutuhkan.

"Kami ingin sampaikan, bahwa masalah kepemilikan pulau. Mohon maaf, mau kita bahas dari pagi sampai pagi pun sebenarnya tidak ada solusinya," jelas Bobby Nasution saat ditemui di Medan pada hari Kamis, 12 Juni 2025.

Polemik ini menunjukkan pentingnya kejelasan batas wilayah administratif yang sah antara provinsi, terutama ketika menyangkut identitas dan hak masyarakat lokal. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Presiden Prabowo Umumkan Bakal Menaikkan Gaji Para Hakim hingga 280 Persen, KPK Beri Tanggapan Begini

KPK memberikan respons terhadap kebijakan pemerintah mengenai kenaikan gaji bagi para hakim di Indonesia yang diumumkan Prabowo

Heboh Adanya Konten Hasil AI Terkait Kerusakan Alam di Raja Ampat, Kemkomdigi RI Beri Respons Begini

Kemkomdigi RI menanggapi maraknya konten berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terkait kerusakan di Raja Ampat

Presiden Prabowo Ajak DKI Jakarta untuk Patungan Guna Mendukung Proyek Giant Sea Wall Senilai 80 Miliar Dolar

Prabowo berharap aagar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat turut serta dalam pendanaan proyek strategis nasional berupa giant sea wall

Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ada Rencana Reshuffle Menteri, Kabinet Dinilai Solid dan Bekerja Baik

Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk melakukan perombakan atau reshuffle menteri

Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Hakim hingga 280 Persen sebagai Langkah Penguatan Sistem Peradilan

Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan kebijakan penting yang menyangkut kesejahteraan aparatur hukum, begini selengkapnya

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;