PMI Sebut Terapi Plasma Konvalesen Baik untuk Pasien Covid-19

<p>Foto: Illustrasi terapi plasma konvalesen.</p>
Foto: Illustrasi terapi plasma konvalesen.

Berita nasional, gemasulawesi– PMI menyebut terapi plasma konvalesen sangat baik diberikan untuk pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang. Namun, tidak banyak membantu untuk kesembuhan pasien Covid-19 bergejala kritis.

“Pasien menerima plasma konvalesen adalah pada level rendah dan menengah, untuk pasien sudah sangat akut, itu tidak akan membantu banyak. Karena itu kalau ada pandangan sedang kritis, mari kita cari plasma, itu sebetulnya usaha tidak tepat,” kata Sudirman Said, Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI), dalam diskusi bertajuk “Jalan Terjal PPKM darurat” secara virtual, Sabtu 17 Juli 2021.

Untuk donor terapi plasma konvalesen yang baik adalah berasal dari penyintas Covid-19 pernah mengalami gejala sedang dan berat.

Baca juga: Covid-19 Sulteng 17 Juli 2021: Bertambah 337 kasus dan 61 Sembuh

“Antibodinya itu dimanfaatkan untuk plasma,” ujarnya.

Jumlah penyintas Covid-19 mendonorkan plasma semakin sedikit. Sebab, sebagian besar dari mereka takut keluar rumah setelah sembuh dari Covid-19.

“Sekarang tinggal kita dorong supaya makin banyak pendonor bersedia menyumbangkan plasmanya,” ujarnya.

Kemudian, 90 persen terapi plasma konvalesen efektif menyembuhkan pasien covid-19 dengan gejala ringan.

“Kalau ringan dan menengah mendapatkan plasma itu mempercepat proses, karena dengan begitu dia kemasukan elemen antibodi baru,” ujarnya.

Baca juga: Peduli Korban Banjir, RAPI Parimo dan Donggala Salurkan 100 Paket Sembako

PMI sediakan jasa jemput-antar

Sebelumnya, PMI menyediakan jasa jemput-antar untuk donor terapi plasma konvalesen secara gratis. Layanan kemanusiaan ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan plasma konvalesen mengalami peningkatan permintaan dalam beberapa pekan.

Inovasi layanan untuk donor terapi plasma konvalesen ini merupakan pengembangan layanan jemput-antar pasien Covid-19 didukung Blue Bird.

Dengan kemudahan itu, PMI berharap para penyintas Covid-19 dapat terlayani secara maksimal untuk mendonasikan plasma darahnya.

Seperti diketahui, plasma konvalesen diberikan kepada pasien Covid-19 sebagai terapi pendamping. Plasma darah mengandung antibodi penyintas Covid-19 itu disebut dapat membantu meningkatkan pertahanan antibodi penderita terhadap virus corona.

PMI sudah mampu mengolah 800-an kantong darah dalam sehari dan 42 fasilitas pengolahan plasma konvalesen.

Namun, kapasitas pengolahan itu belum diimbangi dengan jumlah donor plasma. Hal itulah menyadarkan PMI melakukan inovasi program jemput-antar plasma konvalesen. (***)

Baca juga: PMI Sediakan Jasa Jemput-Antar Donor Plasma Konvalesen

...

Artikel Terkait

wave

Kemnaker Sinyalir Masih Ada Perusahaan Beroperasi Saat PPKM

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mensinyalir masih ada perusahaan beroperasi saat PPKM darurat, perusahaan nonesensial dan esensial

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bayi di Sumut

Polisi berhasil menangkap pelaku pencabulan bayi di Sumut. Seorang bayi perempuan berusia 18 bulan di Serdang Bedagai jadi korbannya.

Mensos Masih Temukan Penerima Bansos Tunai Salah Sasaran

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengakui masih menemukan penerima Bansos tunai salah sasaran, sudah mendapatkannya dan sudah ada bukti

Pemulihan Ekonomi Indonesia Paling Lambat

Ekonom senior Faisal Basri menyebut pemulihan ekonomi Indonesia paling lambat. Itu berdasarkan data Bank Dunia terhadap ekonomi 2020

BNPB Investigasi Dugaan Kejanggalan Pelaksanaan Karantina

BNPB menginvestigasi dugaan keterlibatan pegawainya dalam pelaksanaan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri, diduga janggal.

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;