Siaga Cuaca Jawa Barat: Bogor, Bandung, dan Bekasi Terkena Dampak Cuaca Ekstrem pada 7 Mei 2023

<p>Ket Foto: Ilustrasi foto cuaca ekstrem (Foto/Pixabay/Cuaca ekstrem)	</p>
Ket Foto: Ilustrasi foto cuaca ekstrem (Foto/Pixabay/Cuaca ekstrem)

Nasional, gemasulawesi – Pada 7 Mei 2023, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang akan terjadi di beberapa wilayah Jawa Barat.

Beberapa wilayah di Jawa Barat yang masuk dalam peringatan tersebut antara lain Bogor, Subang, Karawang, Bekasi, Indramayu, Majalengka, Cirebon, Sumedang, Purwakarta, Depok, Kuningan, Bandung, dan Cimahi.

Sebagian besar wilayah Jawa Barat di pagi hari cerah berawan dan juga berawan, namun wilayah Tasikmalaya, Sumbar, Singaparna, Parigi, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Cirebon, Ciamis, dan Banjar akan diguyur hujan.

Pada siang hari, sebagian besar wilayah di Jawa Barat akan diguyur hujan, hanya wilayah Indramayu, Cikarang, dan Bekasi yang berawan.

Baca juga: Lucky Hakim Mundur Dari Jabatan Wakil Bupati Indramayu, Ini Dia Tanggapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Sementara itu, pada malam hari, sebagian besar wilayah Jawa Barat akan diguyur hujan, kecuali wilayah Bandung, Cimahi, Indramayu, Karawang, dan Soreang yang berawan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi di Jawa Barat akan berdampak pada sebagian besar wilayah di daerah tersebut, dengan beberapa wilayah yang mengalami cuaca cerah berawan seperti Cikarang, Bekasi, dan Soreang.

Masyarakat di Jawa Barat diharapkan untuk memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem yang akan terjadi.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mempersiapkan diri dengan membawa payung atau jas hujan saat keluar rumah serta menghindari beraktivitas di luar ruangan jika kondisi cuaca sangat buruk.

Baca juga: Perdagangan Anak di Indramayu Akibat Minimnya Lapangan Kerja

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memantau informasi terkait peringatan cuaca dari BMKG dan memperhatikan kondisi sekitar untuk menghindari bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.

Dalam situasi seperti ini, koordinasi dan kerja sama antarinstansi juga menjadi kunci penting dalam mengurangi dampak buruk dari cuaca ekstrem.

Seluruh instansi terkait, termasuk pemerintah daerah, dinas terkait, dan aparat keamanan, diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan kesiapan dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem di Jawa Barat. (*/Riski Endah Setyawati)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Terjangan Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 7 Mei 2023: Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat Terdampak Hujan Lebat

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Mobil RI1 Mercedes Benz S600 Guard Sempat Nyangkut, Demi Tembus Jalan Rusak Lampung

Bagaimana rasanya jika mobil super mewah yang biasanya digunakan oleh pejabat tinggi negara seperti Mercedes Benz S600 Guard tidak mampu melewati jalan rusak di Lampung?

Ngeri! Seorang Bocah Meninggal Akibat Terlindas Mobil di Tambora: Mobil Bagus, Mata Tidak Ada Fungsinya

Seorang bocah di Tambora dinyatakan meninggal usai terlindas ban mobil berwarna hitam ketika sedang duduk di jalan

Badai Mendadak di Jawa Timur pada 6 Mei 2023, BMKG Rilis Peringatan Dini untuk Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 6 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan dan berawan dan cerah berawan.

Cuaca Ekstrem Menghantam Jawa Tengah Bagian Selatan, Siapkan Payungmu pada 6 Mei 2023

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 6 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan dan berawan dan cerah berawan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;