Tim SAR Perpanjang Tiga Hari Pencarian Pilot Helikopter Polri NBO-105

<p>Ket Foto: Unit SAR Brimob Batalyon B pelopor melaksanakan pencarian hari Ke-6 korban awak helikopter Polri P-105/P-1003 Di perairan Manggar Belitung Timur (Foto/Humas Korps Brimob Polri)</p>
Ket Foto: Unit SAR Brimob Batalyon B pelopor melaksanakan pencarian hari Ke-6 korban awak helikopter Polri P-105/P-1003 Di perairan Manggar Belitung Timur (Foto/Humas Korps Brimob Polri)

Berita Nasional, gemasulawesi – Pencarian pilot helikopter NBO-105 polri yang jatuh diperairan Manggar, Belitung Timur, hingga saat ini masih belum ditemukan, tim SAR gabungan perpanjang kegiatan pencarian dan evakuasi selama tiga hari kedepan.

Pelaksanaan pencarian Helikopter NBO-105 Polri, operasi SAR diperluas untuk mencari keberadaan pilot AKP Arif Rahman Saleh.

“Satu korban masih dalam pencarian, yakni AKP Arif Rahman Saleh,” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkal Pinang, I Made Oka Astawa, Minggu 4 Desember 2022.

Saat ini tim memperkirakan pilot AKP Arif Rahman Saleh masih berada di dalam badan pesawat.

Baca: BPBD Lumajang Imbau Warga Tidak Beraktifitas di Lereng Semeru

Diduga, korban masih terikat safety belt.

“Korban diduga masih berada di dalam pesawat,” ucapnya.

Oka sebelumnya mengatakan bahwa pada hari ketujuh pencarian, tim memaksimalkan pencarian dengan menerjunkan hingga 20 penyelam.

Baca: Sebanyak 8.341 Rumah Korban Gempa Cianjur Akan Diperbaiki

Penyelaman dilakukan hingga tujuh titik yang telah ditentukan sebelumnya.

Menurut Oka, pencarian juga dilakukan dari udara menggunakan helikopter Polri.

Sedangkan pencarian di atas permukaan laut menggunakan 20 kapal dan pencarian di bawah permukaan laut menggunakan tiga kapal Pushidrosal TNI Angkatan Laut.

Baca: BMKG Sebut Gempa Garut Akibat Pergeseran Lempeng Indo-Australia

“Pencarian bawah air menggunakan peralatan elektronik seperti MBES, SSS dan magnetometer untuk mencakup area sekitar 50 persen dari area yang direncanakan,” katanya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

BPBD Lumajang Imbau Warga Tidak Beraktifitas di Lereng Semeru

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang imbau masyarakat untuk tidak beraktifitas di lereng Gunung Semeru pasca erupsi, Minggu

Sebanyak 8.341 Rumah Korban Gempa Cianjur Akan Diperbaiki

Sebanyak 8.341 rumah korban gempa Cianjur, Jawa Barat, akan segera diperbaiki. Rumah korban yang terdampak gempa di Cianjur kerusakan

BMKG Sebut Gempa Garut Akibat Pergeseran Lempeng Indo-Australia

Badan Meteorologi, Kliatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi dengan magnitude 6,1 yang terjadi di Garut, Jawa Barat diakibatkan

Jawa Barat Kembali Diguncang Gempa

Gempa kembali mengguncang Provinsi Jawa Barat, sebelumnya yaitu Cianjur yang berkekuatan 5,6 magnitudo. Saat ini terjadi gempa di Garut.

Kaesang dan Erina Gudono Banyak Mengunggah Foto Pernikahan Menjelang Hari Pernikahan Mereka

Kurang dari dua minggu sebelum pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Keduanya akan melangsungkan pernikahan di Yogyakarta dan Solo.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;