Sebanyak 8.341 Rumah Korban Gempa Cianjur Akan Diperbaiki

<p>Ket Foto: Progres pembangunan hunian tetap (huntap) di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, atau yang berlokasi di belakang kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur (Foto/ Facebook Badan Nasional Penanggulangan Bencana)</p>
Ket Foto: Progres pembangunan hunian tetap (huntap) di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, atau yang berlokasi di belakang kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur (Foto/ Facebook Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Berita Nasional, gemasulawesi – Sebanyak 8.341 rumah korban gempa Cianjur, Jawa Barat, akan segera diperbaiki. Rumah korban yang terdampak gempa di Cianjur kerusakan ringan, sedang hingga berat akan segera diperbaiki atau dibangun kembali.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy Sabtu 3 Desember 2022.

“Sampai 8.341 rumah akan kami perbaiki pada tahap satu yang akan segera diperbaiki,” ucapnya, Sabtu 3 Desember 2022.

Kemudian dilanjutkan untuk mendukung perbaikan rumah yang rusak dan bangunan yang runtuh, harus segera dibersihkan yang dikoordinir oleh BNPB dengan melibatkan TNI dan Polri.

Baca: BNPB Tinjau Lokasi Relokasi Korban Gempa Cianjur

Ia mengatakan, penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) untuk tahap rehabilitasi dan pemulihan akan dilakukan secara efisien, efektif, bertanggung jawab dan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada.

Ia menambahkan bahwa sifat bantuan pemerintah pusat adalah mendorong, harus ada prinsip keadilan untuk bantuan tambahan dari kabupaten, pemerintah kota, pemerintah daerah atau lembaga filantropi lainnya.

“Jika ada ormas, yayasan dan lainnya yang ingin membantu membangun rumah baru, sebaiknya berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, pemerintah daerah, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota,” kata Muhadjir.

Baca: ASN Pemkab Sigi Tahun Depan Akan Dipantau Aplikasi Khusus

Diketahui menurut data BNPB per 30 November 2022, sebanyak 17.864 rumah tangga terbukti mengalami kerusakan dari semua kategori rusak berat, rusak sedang, rusak ringan (RB, RS, RR).

Ini meliputi 190 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, 511 fasilitas pendidikan, 17 gedung perkantoran dan 2 jembatan rusak. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

BMKG Sebut Gempa Garut Akibat Pergeseran Lempeng Indo-Australia

Badan Meteorologi, Kliatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi dengan magnitude 6,1 yang terjadi di Garut, Jawa Barat diakibatkan

Jawa Barat Kembali Diguncang Gempa

Gempa kembali mengguncang Provinsi Jawa Barat, sebelumnya yaitu Cianjur yang berkekuatan 5,6 magnitudo. Saat ini terjadi gempa di Garut.

Kaesang dan Erina Gudono Banyak Mengunggah Foto Pernikahan Menjelang Hari Pernikahan Mereka

Kurang dari dua minggu sebelum pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Keduanya akan melangsungkan pernikahan di Yogyakarta dan Solo.

Ini Dia Beberapa Jenis Bahan Bakar Nonsubsidi yang Dinaikan Pertamina

PT Pertamina secara resmi menaikan harga tiga jenis bahan bakar nonsubsidi. Pengumuman ini disampaikanya melalui laman mypertamina.id

BPBD Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau tetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor di wilayah itu mulai 1 hingga 31

Berita Terkini

wave

Jalur Gelap BBM Subsidi Parigi Moutong Terbongkar, Ribuan Liter Solar Disita

Polres Parigi Moutong menyita 3.072 liter BBM bersubsidi di Kelurahan Kampal. Dua sopir diperiksa terkait dugaan manipulasi barcode.

Banyak Warga Keliru Pakai Obat, Pemda Parigi Moutong Bongkar Peran Penting Apoteker

Wakil Bupati Parigi Moutong Abd. Sahid menegaskan pentingnya edukasi apoteker agar warga tak keliru mengonsumsi obat di Parigi Moutong.

Motif Saga Parigi Moutong Ketinggalan Inovasi? Dekranasda Usahakan Rombak Total Produk Kriya Lokal

Dekranasda Parigi Moutong dorong pembenahan desain dan pemasaran Motif Saga usai berguru di Kriyanusa 2026 Jakarta Pusat.

Warga Tak Perlu Pusing Biaya Medis Non BPJS, Pemda Parigi Moutong Siapkan Anggaran Khusus

Pemda Parigi Moutong alokasikan Rp700 juta bantu warga yang biayanya tak ditanggung BPJS Kesehatan di Torue pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Bukan Cuma Kurang Gizi, Parigi Moutong Bongkar Bahaya HP dan Nikah Dini Pemicu Stunting

Parigi Moutong resmi luncurkan GENTING 2026 untuk selesaikan stunting, soroti bahaya gawai dan pernikahan dini pada anak.


See All
; ;