Tanggapan Kampus Terkait Kasus Senior Aniaya Mahasiswa Hingga Tewas

<p>Foto ilustrasi mahasiswa Universitas Negeri Malang yang ditemukan meninggal sendirian di kamar kos setelah tidak terlihat 4 hari (foto/pinterest)</p>
Foto ilustrasi mahasiswa Universitas Negeri Malang yang ditemukan meninggal sendirian di kamar kos setelah tidak terlihat 4 hari (foto/pinterest)

Nasional, gemasulawesi – Kasus dugaan senior menganiaya Mahasiswa di Politeknik  Pelayaran Surabaya hingga tewas terus diselidiki lebih lanjut oleh polisi.

Setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban, polisi segera melakukan proses penyelidikan terkait adanya dugaan penganiayaan.

Sebelumnya, seorang mahasiswa berinisial MR tewas saat berada di kampusnya dengan berbagai luka memar di sekujur tubunya.

Baca: Parimo Siapkan Dua Hektar Lahan Pemakaman Jenazah Covid 19

“Yang pertama, kami dari akademika Politeknik Pelayaran Surabaya dan juga Badan Pengembang Sumber Daya Manusia Perhubungan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam karena bagaimanapun korban merupakan anak didik kami,” ujar Heru.

Menanggapi kasus tersebut, Heru Widada sebagai Direktur Polteknik Pelayaran Surabaya juga ikut menyampaikan rasa duka cita kepada pihak keluarga atas meninggalnya korban.

Heru mengatakan dari pihak kampus dan juga citivis Politeknik Pelayaran Surabaya sempat menghadiri proses pemakaman korban. Pemakaman tersebut berlangsung di kampung halaman korban, Mojokerto.

Baca: Program Kampus Mengajar Diharapkan Bisa Bantu Siswa Pedalaman

Selain itu, dari pihak kampus juga sempat bertemu langsung dengan pihak keluarga korban untuk berbelasungkawa secara langsung.

“Rio ini memang cucu yang paling disayang neneknya, ia juga rajin dan taat beribadah,” kata Heru.

Heru menambahkan bahwa terkait kasus dugaan penganiayaan ini memang sedang dalam penyelidikan polisi. Awal pelaporan kasus yang diproses di Polsek, kini ditarik dan diproses pada Polrestabes Surabaya.

Baca: Senior Cekoki Miras Mahasiswa Baru Poltekkes Makassar

Polisi juga telah melakukan penyelidikan yang dilakukan bersama dengan Labfor, saat ini tengah melakukan proses ekshumasi (pembongkaran makam) di makam korban pada 7 Februari  

Terkait dugaan adanya senior yang melakukan tindakan penganiayaan, Heru mengaku bahwa beberapa taruna langsung dimintai keterangan oleh pihak polisi.

Sedangkan dari pihak kampus sendiri akan kooperatif dalam proses penyelidikan terkait kasus tersebut.

Baca: Polisi Ringkus Pelaku Penjual Obat Covid-19 di Surabaya

“Dari pihak kami memang memberikan ruang dan kebebasan bagi pihak polisi dalam mengusut tuntas kasus ini,” ujar Heru.

Selain itu, Heru mengatakan bahwa jika nantinya ada tindak pidana yang terjadi. Maka pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib.

Dalam sisi aturan pendidikan, beserta arahan dari kepala bidang pengembangan Sumber Daya Manusia mengutuk keras tindakan-tindakan seperti itu.

Jika terbukti, maka pelaku akan diberikan sanksi, bahkan akan langsung dikeluarkan dari kampus. (*/Desi)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Update Berita Jari Bayi Terputus: Perawat Ditetapkan Jadi Tersangka

Nasional, gemasulawesi &#8211; Akhirnya perawat yang lalai memotong jari bayi di Palembang ditetapkan menjadi tersangka. Dilansir dari Liputan6, penetapan perawat sebagai tersangka sebagai hasil penyelidikan Polrestabes Palembang terhadap berbagai saksi dan barang bukti. “Berdasarkan gelar perkara, saksi dan barang bukti, kami menetapkan perawat tersebut sebagai tersangka,” jelas Kapolrestabes Palembang, Kombes M. Ngajib. Sementara itu, kondisi [&hellip;]

Kronologi Dugaan Tewasnya Mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya Akibat Dianiaya Senior

Nasional, gemasulawesi &#8211; Mahasiswa dari Politeknik Pelayaran Surabaya bernama Muhammad Rio Ferdinan Anwar ini meninggal pada minggu 6 Februari malam hari. Mahasiswa asal Mojokerto ini diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan senior kepadanya. Penganiayaan terjadi diduga berlangsung pada kampus tempat korban berkuliah. Mendengar berita mengenai kematian anaknya, pihak keluarga merasa cukup aneh dengan kematiannya. Baca: [&hellip;]

Gempa Berkekuatan M 5,2 Mengguncang Banten Pagi Tadi

Nasional, gemasulawesi &#8211; Gempa bumi berkekuatan Magnitude (M) 5,2 mengguncang wilayah Banten pagi tadi sekitar pukul 07.35 WIB. BMKG menyebutkan bahwa gempa tidak menimbulkan adanya potensi tsunami. “Gempa tidak menimbulkan potensi tsunami,” terang BMKG pada 7 Februari 2023. Baca: Gempa di Teluk Tomini Parigi Moutong, Kekuatan Magnitudo 4,1 Titik guncang gempa bumi ini berada pada [&hellip;]

Anies Baswedan Disebut Masih Punya Hutang 50 Milyar ke Sandiaga Uno

Nasional, gemasulawesi &#8211; Beredar isu tentang Anies Baswedan yang masih mempunyai hutang kepada Sandiaga Uno. Hal tersebut terungkap dalam akun Youtube Akbar Faizal Uncensored, dimana Akbar Faizal mengundang Ketua DPP Partai Golkar, Erwin Aksan, untuk diwawancarai di podcastnya. Dalam podcast tersebut, ketika Akbar Faizal menanyakan tentang perjanjian antara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, terkuak fakta [&hellip;]

Polisi Lakukan Rekontruksi Kejadian, Kasus Mahasiswa UI yang Jadi Tersangka Usai Ditabrak Mobil Purnawirawan Dikaji Kembali

Nasional, gemasulawesi &#8211; Kasus yang melibatkan mahasiswa UI yang meninggal usai ditabrak mobil Purnawirawan Polisi kini kembali dibuka. Kasus Hasya ini memang sempat viral karena kasus dihentikan dan Hasya malah menjadi tersangka karena dirinya menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Setelah statusnya menjadi tersangka, muncul adanya laporan dari pihak keluarga Muhammad Hasya Attalah Syahputra yang tidak terima [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;