Viral Siswa SMK di Serpong yang Bentak Guru, Netizen: Tandai Mukanya!

<p>Ket Foto: Siswa SMK salah satu sekolah di Serpong yang membentak guru beserta orang tuanya (Foto/Instagram/@lambe_turah)</p>
Ket Foto: Siswa SMK salah satu sekolah di Serpong yang membentak guru beserta orang tuanya (Foto/Instagram/@lambe_turah)

Nasional, gemasulawesi – Viral video siswa SMK sebuah sekolah di Serpong yang membentak gurunya mendapatkan tanggapan dari netizen.

Dilansir dari akun Instagram @lambe_turah, beberapa netizen menuliskan pendapat di kolom komentar video yang diupload.

“Kesalahan tanpa sanksi adalah omong kosong belaka, tandain aja mukanya,” tulis akun @dhevizhu94.

Baca: Tak Ingin Bahas Hutang 50 Milyar Anies, Sandiaga Uno Akhirnya Buka Suara

Beberapa netizen juga memberikan nasihat kepada siswa SMK tersebut agar tetap menjaga sopan santun karena perjalanan hidup masih panjang.

Video siswa SMK ini awalnya viral karena siswa SMK tersebut berani menggunakan kata-kata yang tidak baik bahkan sampai membentak saat berbicara dengan gurunya.

Berdasarkan kronologi dari pihak sekolah yang telah beredar di sosial media, awal mula kejadian itu terjadi saat guru menegur siswa SMK tersebut karena memainkan sakelar lampu.

Tidak terima ditegur, siswa SMK itu pun marah dan berteriak sehingga kata-kata yang keluar dari mulutnya pun tidak terkontrol lagi.

Baca: Anies Baswedan Disebut Masih Punya Hutang 50 Milyar ke Sandiaga Uno

Info terbaru menyebutkan bahwa orang tua dari siswa SMK tersebut telah dipanggil oleh pihak sekolah untuk melakukan mediasi.

Pada akhirnya, siswa SMK dan orang tuanya telah meminta maaf kepada guru dan pihak sekolah dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya memohon maaf atas perbuatan yang saya lakukan terhadap bapak guru dan saya berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut,” kata siswa SMK.

Baca: Update Berita Jari Bayi Terputus: Perawat Ditetapkan Jadi Tersangka

“Saya orang tua dari siswa yang bersangkutan meminta maaf kepada guru-guru dan pihak sekolah atas perbuatan anak saya. Semoga anak saya bisa lebih baik lagi,” ujar orang tua siswa SMK.

Diketahui siswa yang merekam dan menyebarkan video tersebut juga mendapatkan sanksi dari pihak sekolah karena dinilai telah merugikan dan menjelekkan nama sekolah. (*/AS)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tidak Terlihat 4 Hari, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Ini Ditemukan Meninggal Sendirian di Kamar Kos

Nasional, gemasulawesi &#8211; Sebuah kos dikejutkan dengan adanya penemuan mayat, diketahui ini adalah seorang mahasiswa dari Universitas Negeri Malang ditemukan meninggal di dalam kamar kosnya. Penemuan ini awalnya bermula dari adanya bau tidak enak dari dalam kamar korban. Mahasiswa yang meninggal tersebut diketahui bernama Agus Dwi Prasetya. Diketahui Agus sebelumnya menghilang dan tidak terlihat selama [&hellip;]

Tak Ingin Bahas Hutang 50 Milyar Anies, Sandiaga Uno Akhirnya Buka Suara

Nasional, gemasulawesi &#8211; Setelah beredar isu soal hutang Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno sebesar 50 milyar, akhinya Sandiaga Uno buka suara. Dilansir dari TVOne saat ditanya soal hubungannya dengan Anies Baswedan, Sandiaga Uno menjawab bahwa hubungan mereka baik-baik saja. “Baik, kami bersahabat. Kami baik-baik saja,” ungkap Sandiaga Uno. Baca: Anies Baswedan Disebut Masih Punya Hutang 50 [&hellip;]

Akibat Depresi, Seorang Pria Memotong Kelaminnya Sendiri di Banyuwangi

Nasional, gemasulawesi &#8211; Seorang pria asal Banyuwangi berinisial S, berumur 58 tahun menghebohkan warga. Pasalnya pria ini nekat melakukan aksi potong kelaminnya sendiri. Diketahui bahwa pria yang melakukan aksi memotong kelaminnya sendiri tersebut dilakukan di Sawah, peristiwa pemotongan dilakukan pada minggu malam 5 Februari. “Dia mengaku sendiri kalau kejadiannya di sawah, kejadian terjadi pada minggu [&hellip;]

Tutup Belasan Gerai, Transmart Bukan Kendor Malah Gaspol

Nasional, gemasulawesi &#8211; Transmart beberapa kali terus disorot karena melakukan penutupan terhadap belasan gerainya. Namun setelah melakukan penutupan beberapa gerainya, ternyata Transmart tidak lantas menjadi kendor. Ini merupakan strategi statis dari Transmart untuk lebih garang dan gaspol. Sebelumnya, terjadi penutupan gerai sebanyak belasan gerai yang dimiliki oleh Transmart. Hal ini telah disampaikan langsung oleh Satria [&hellip;]

Viral Mobil Dinas Polisi Terobos Lampu Merah, Masuk Jalur Busway dan Tabrak Motor

Mobil diduga merupakan kendaraan Dinas milik polisi melakukan pelanggaran menerobos lampu merah, masuk ke jalur busway dan tabrak motor.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;