Bola, gemasulawesi – Setelah Chelsea lakukan pemutusan kontrak dengan Graham Potter, mereka tak punya kepala pelatih tetap dan sebelumnya juga menunjuk Bruno Saltor untuk bertanggung jawab kepada tim.
Tapi kini ada kejutan lagi, ternyata Chelsea memutuskan CLBK alias balikan kembali dengan mantan pelatih mereka sebelumnya yaitu Frank Lampard.
Frank Lampard akan menjadi manajer The Blues hingga sisa musim ini, sebelum Chelsea benar-benar mendapatkan pelatih permanen.
Baca: Julian Nagelsmann Dipecat, Bayern Munchen Jadikan Thomas Tuchel Sebagai Manajer Baru
Dia diperkirakan akan bertanggung jawab untuk pertandingan Chelsea berikutnya, menantang Wolves pada hari Sabtu, 08 April 2023 di Liga Premier Inggris.
Pelatih berusia 44 tahun itu, sebelumnya diketahui berada di Stamford Bridge pada hari Rabu kemarin untuk menyaksikan hasil imbang tanpa gol, ketika Chelsea melawan Liverpool hanya 48 jam setelah Graham Potter dipecat.
Frank Lampard juga merupakan pencetak gol terbanyak untuk Chelsea. Dia pernah bertugas selama 18 bulan, dan dipecat sebagai pelatih kepala di Stamford Bridge pada Januari 2021 lalu.
Kemudian dia mengambil alih kepelatihan di Everton, tetapi kehilangan pekerjaannya pada Januari, setelah kurang dari setahun menjabat. Sebab tak bisa mengantarkan timnya itu pada performa terbaiknya.
Kepindahan potensial untuk Lampard datang, setelah Chelsea mengadakan pembicaraan di London dengan mantan manajer Barcelona dan Spanyol yakni Luis Enrique mengenai lowongan manajerial mereka.
Luis Enrique yang berusia 52 tahun, juga sedang menganggur setelah meninggalkan pekerjaanya melatih tim nasional Spanyol setelah Piala Dunia.
Dia juga sempat memenangkan treble bersama Barcelona pada musim 2014/2015, dengan mempersembahkan gelar LaLiga, Copa del Rey serta Liga Champions.
Chelsea akan menilai hingga tujuh kandidat, saat mereka menjalani apa yang mereka tegaskan sebagai “perubahan menyeluruh” untuk menggantikan Potter.
Mauricio Pochettino, Julian Nagelsmann, Ruben Amorim, Luciano Spalletti serta Oliver Glasner juga termasuk dalam pembicaraan internal di Chelsea.
Baca: Korea Selatan Perlu Diwaspadai, Bisa Kejutkan Timnas Brasil
Namun manajer Brighton, Roberto De Zerbi diyakini tidak ada dalam daftar tersebut.
Laporan dari Sky Sports menyatakan bahwa pembicaraan antara perwakilan Nagelsmann dan Chelsea sedang berlangsung dengan positif.
Pelatih yang masih berusia 35 tahun itu, yang baru-baru ini dipecat oleh Bayern Munchen, ingin melatih di Liga Premier dan melihatnya sebagai tujuan alami berikutnya.
Baca: LBH Manado Beberkan Kronologi Polisi Diduga Tembak Warga
Tetapi tidak akan terburu-buru mengambil keputusan tentang masa depannya, di tengah minat kuat dari Chelsea serta Tottenham.
Pelatih asal Jerman itu menginginkan waktu singkat, untuk bisa mengatur ulang dan preferensinya adalah mengawasi pramusim penuh saat mengambil pekerjaan baru. (*/Anisa)
Editor: Muhammad Azmi Mursalim
Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News