Rekrutmen Pengawas TPS di Bawaslu Parigi Moutong, 1008 Peserta Lolos Masuk Tahapan Wawancara

Ket Foto: Mohammad Ja'far, S.Hi MH. Kordiv SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Parigi Moutong.
Ket Foto: Mohammad Ja'far, S.Hi MH. Kordiv SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Parigi Moutong. Source: (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)

Parigi Moutong, gemasulawesi - Untuk rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara atau PTPS, yang dilaksanakan oleh Bawaslu kabupaten Parigi Moutong, saat ini telah memasuki tahapan wawancara.

Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Devisi atau Koordiv SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Mohammad Ja'far, S.Hi MH, kepada media ini diruang kerjanya Selasa, 15 Oktober 2024.

Ja'far mengatakan, dari 23 kecamatan, 283 Desa/kelurahan dan 818 tempat pemungutan suara atau TPS, pendaftar yang lulus administrasi sejumlah 1008 orang.

"Total pendaftar kemarin sejumlah 1034 orang yang tidak lolos administrasi 26 orang," ungkapnya.

Baca Juga:
Diduga Akibat Kebocoran Gas! Kebakaran di Tambora Jakarta Barat Tewaskan 5 Orang, Ini Data Kelima Korban

Selanjutnya kata dia, kuota kebutuhan Bawaslu Parigi Moutong melihat total pendaftar sudah berdasarkan jumlah TPS untuk Pilkada serentak 2024.

Ia menjelaskan, saat ini berdasarkan tahapan rekrutmen pengawas TPS pihak Pengawas Pemilihan Kecamatan atau Panwascam sementara melakukan wawancara.

"Jadi berdasarkan jadwal tahapan kami dari tanggal 12 hingga 22 Oktober 2024 Panwascam melakukan wawancara bagi calon pengawas TPS," terangnya.

Baca Juga:
Pemerintah Kelurahan Kampal Minta Kontraktor Hentikan Proyek Pembuatan Trotoar di Jalan Trans Sulawesi Kampal

Ia berharap, pengawasan TPS yang terpilih nantinya dapat melaksankan tugas dengan sebaik-baiknya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pesan kami terhadap Pengawas TPS yang akan terpilih mengawasi TPS dapat bekerja secara profesional berdasarkan undang-undang yang berlaku," harapnya.

Diketahui, pelaksanaan votingday atau pungut hitung akan digelar secara serentak seluruh Indonesia pada tanggal 27 November 2024. (Abdul Main)

...

Artikel Terkait

wave

Peserta Dilarang Membawa Anak-anak oleh KPU Jakarta selama Pelaksanaan Debat Kedua Pilgub Jakarta

KPU Jakarta melarang para peserta untuk membawa anak-anak selama pelaksanaan debat kedua Pilgub Jakarta tahun 2024.

Sebanyak 10.000 Personel Diterjunkan oleh Polda Papua untuk Mengamankan Pelaksanaan Pilkada Tahun 2024

Polda Papua mengerahkan 10.000 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada tahun 2024 dengan 3.832 personel dari Polda Papua.

Polda Metro Jaya Terjunkan 455 Personel Keamanan untuk Amankan Kegiatan Kampanye Pilgub Jakarta Hari Senin

Sebanyak 455 personel keamanan diterjunkan oleh Polda Metro Jaya untuk mengamankan kegiatan kampanye Pilgub Jakarta Senin.

Cawabup Ardi Kadir Berikrar Akan Mengabdi Secara Penuh Untuk Parigi Moutong

Cawabup Parigi Moutong Ardi Kadir, bersosialisasi di Desa Lemo Kecamatan Ampibabo. Berjanji akan mengabdi secara penuh untuk Parigi moutong.

Debat Pertama Pilgub Jakarta 2024 Akan Diselenggarakan Hari Minggu 6 Oktober Mulai Pukul 19.00 WIB

Debat pertama Pilkada atau Pilgub Jakarta 2024 diketahui akan diadakan hari Minggu ini, 6 Oktober, pada jam 7 malam.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;