Ini Alasan Mengapa Hari Jomblo Sedunia Diperingati 11 November

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ilustrasi (Foto/Pexels)

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Tanggal 11 November terdiri dari empat angka 11 atau 11.11, sehingga tanggal tersebut ditetapkan sebagai .

Angka 1 dipilih karena menyerupai ranting. Sementara tanggal 11 bulan 11, mewakili empat single.

Namun, tahukah kamu sejarah tentag ?. Dimulai tahun 1993, Universitas Nanjing, Najing, Cina.

Awalnya keempat laki – laki yang merupakan Universitas Nanjing ini berdiskusi di asramanya. Bagaimana mereka melepaskan diri dari kehidupan monoton sebagai lajang.

Keempatnya lalu melakukan perayaan penghormatan menjadi lajang ditanggal 11 November. Kemudian acara lajang ini menyebar ke kampus – kampus lain di wilayah Nanjing.

Pertama kali perayaan bujang hanya dilaksanakan di kampus – kampus saja, hingga acara ini menyebar luas ke masyarakat di Cina.

Ramalan Zodiak Harian Sagitarius, Harus Mulai Bersinar

Bantuan media sosial membuat perayaan bujang semakin terkenal, dan semakin populer dalam kebudayaan masyarakat Tiongkok kontemporer.

Pada tanggal 11 November dijadikan libur. Sepanjang akan dilaksanakan festival untuk merayakan .

Biasanya di festival hari lajang digunakan untuk bertemu mengadakan pesta atau mengikuti kencan buta. Dulu hanya pemuda saja yang merayakan hari lajang.

Baca: Ternyata Kiesha Alvaro Kecil Sempat Marahi Pasha Ungu Saat Menikah Lagi

Sehingga dulunya hari lajang dinamakan Bachelors’ Day. Namun seiring perkembangannya dirayakan oleh laki – laki dan perempuan.

Bahkan di Nanjing memiliki acara khusus merayakan hari lajang. Biasanya mereka berkumpul untuk menghina diri sendiri.

Menyalahkan keputusan mereka melajang selama . Pihak Universitas Nanjing menyebutkan hari lajang memberi dampak negatif.

Baca: Henri Yosodiningrat Sebut Hendra Kurniawan Telah Difitnah

Pihak universitas menekankan, agar mengungkapkan perasaannya atau berkeinginan menemukan pasangan.

Sementara CEO Alibaba Daniel Zhang melihat tanggal 11.11 memiliki potensi besar. Pebisnis sukse tersebut menggunakan hari itu sebagai festival belanja.

Ditanggal itu Alibaba akan memberikan diskon belanja online selama 24 jam. Daniel Zhang menilai hari mebawa keuntungan bagi perusahaannya.

Baca: Dikabarkan Ditinggalkan Vincent Verhaag Pasca Terlilit Cicilan, Netizen: Jangan Cari Suami Tampan

Sedangkan saingan Alibaba, JD.com tak mau kalah. JD.com juga mengikuti teknik marketing Alibaba dengan menawarkan promosi di hari lajang.

Kedua perusahaan e-commerce terbesar asal negeri tirai bambu ini pada tahun 2021 lalu berhasil memecahkan rekor penjualan hari lajang sebesar USD $139 miliar. (*/NRU)

Editor: Muhammad Irfan Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.