Jalur Jalan Tertutup di Sangihe Sudah Bisa Dilalui

<p>Ket Foto: Jalan longsor (Foto ilustrasi/Pixabay)</p>
Ket Foto: Jalan longsor (Foto ilustrasi/Pixabay)

Berita Sulawesi Utara, gemasulawesi – Sejumlah jalur jalan di Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, sempat tertutup longsor akibat hujan pada hari Minggu, 18 Desember 2022, namun saat ini sudah bisa dilalui kendaraan.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kepulauan Sangihe Wandu Labesi di Tahuna, Senin 19 Desember 2022.

“Jalur jalan luar Tahuna, Kepulauan Sangihe yang ditutup akibat longsor kini dibuka untuk kendaraan roda dua dan empat,” ucap Wandu labesi.

Lokasi longsor dan banjir yang terpantau BPBD Sangihe berada di wilayah Kecamatan Manganitu yaitu di Desa Barangkalang, Belengang, Lebo, Karatung Dua, Mala dan Barangka.

Baca: Kasus Positif Covid-19 di Sangihe Bertambah Jadi 11 Orang

Di beberapa tempat, longsor menutupi Jalan Raya Tahuna ke arah Kabupaten Manganitu Selatan.

Melalui upaya masyarakat dan pemerintah kampung dan kecamatan, beberapa jalan yang tertutup tanah longsor telah berhasil dihilangkan dengan peralatan manual.

“Sejumlah material longsoran yang menutupi badan jalan berhasil dibersihkan oleh masyarakat bersama pemerintah setempat sehingga arus lalu lintas kembali normal hari ini,” ucapnya.

Baca: Dinkes Sangihe Tunggu Arahan Pemusnahan Vaksin Kadaluarsa

Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga melakukan survei di daerah yang dilaporkan terjadi tanah longsor dan banjir.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun terjadi kerusakan ringan pada beberapa rumah warga yang saat ini sedang di data.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan hujan di penghujung tahun.

Baca: Stok Beras Bulog Sangihe Aman Hingga Enam Bulan Kedepan

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hujan di akhir tahun,” ucapnya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

UNDP Serahkan Hasil Rehab-Rekon Pascabencana ke Pemprov Sulteng

United Nations Development Programe (UNDP) serahkan hasil pembangunan infrastruktur rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana

Tiga Gunung Berapi di Sulawesi Utara Berstatus Waspada

Tiga gunung berapi di Sulawesi Utara (Sulut) berstatus waspada. Berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Basarnas Palu Siagakan 87 Personel Hadapi Liburan Nataru

Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, siagakan 87 personel terhadap potensi membahayakan

Prakiraan Cuaca BMKG, Sulawesi Selatan akan Dilanda Hujan Hingga Seminggu Kedepan

BMKG Wilayah IV Makassar meperkirakan cuaca ekstrem masih terus terjadi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Hujan Diprediksi Melanda Sulsel Selama Seminggu, Pantau Titik Rawan Bencana Berikut

Pantauan BMKG Wilayah IV Makassar Provinsi Sulsel, hujan diprediksi berlangsung selama seminggu mulai dari 20 hingga 26 Desember 2022.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;