Mahfud MD Minta KAHMI Kembali Ciptakan Kader Bangsa Tangguh

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Mahfud MD saat menghadiri Munas KAHMI ke XI di Palu, Sulawesi tengah (Foto/Panpel KAHMI)

Berita , gemasulawesi – Prof , Menteri Politik dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam) minta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), kembali kepada khittah pendahulunya menciptakan kader bangsa yang tangguh mengurus pemerintahan di berbagai tingkatan.

Musyawarah Nasional (Munas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam XI (KAHMI) ke XI yang dilaksanakan di Sriti Covention Hall Palu, Provinsi , dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Jumat, 25 November 2022.

“Nilainya saat itu adalah memikirkan bagaimana Indonesia akan benar-benar merdeka sehingga anak-anak Islam dapat bergabung mengurus pemerintahan ini dan sekarang pintunya terbuka lebar, tinggal kembali kepada diri sendiri apakah akan mengkhianati nilai-nilai itu atau tidak,” ucap

Saat gala dinner XI di Kota Palu, Kamis, 24 November malam, selain minta agar KAHMI ciptakan kader bangsa tangguh dia juga mendorong Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) agar menjadi contoh politik yang berkeadaban di Indonesia.

Baca: Hadiri Munas KAHMI XI, Wapres Minta Jaga Kerukunan dan Perdamaian

Ia menjelaskan bahwa dalam politik demokrasi yang beradab, anggota KAHMI harus menjunjung tinggi nilai dan norma yang berlaku di Indonesia.

“Jadi boleh saja berpolitik, tapi tetap harus santun, tidak boleh mengintimidasi, apalagi menghina lawan politik,” terang Ketua Dewan Pakar MN KAHMI.

menambahkan agar XI harus berakhir dengan damai, memberikan ketenangan baik secara internal maupun kepada publik luas.

Baca: Ahmad Doli Kurnia Minta Forhati Beri Penguatan Untuk Perempuan

Berbagai perbedaan merupakan hal yang wajar terjadi secara alami dan menjadi dinamis pada setiap Munas yang diselenggarakan oleh alumni Himpunan Mahasiswa Islam itu.

Dalam kegiatan ke XI, Wakil Presiden akan didampingi oleh Menteri Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof , Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Wakil Presiden RI periode 2014-2019 Jusuf Kalla, dan Sekretaris Negara Periode 1998-1999 Akbar Tanjung. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.