Mahfud MD Minta PT GNI Lebih Profesional Dalam Menciptakan Suasana Kodusif Antar Pekerja

<p>Ket Foto: Menteri Koordinator bidang Polhukam Mahfud MD (Foto/Instagram @MahfudMD)</p>
Ket Foto: Menteri Koordinator bidang Polhukam Mahfud MD (Foto/Instagram @MahfudMD)

Nasional, gemasulawesi – Menteri Koordinator bidang Polhukam (Menkopolhukam) Mahfud MD meminta perusahaan PT GNI lebih profesional dalam menciptakan suasan kondusif antar pekerja.

Jika PT GNI lebih profesional, maka bentrokan antar pekerja lokal dan pekerja asing yang terjadi di kawasan PT GNI, Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu 14 Januari 2023 malam dapat dihindari.

Baca: Mabes Lirik Kasus PT GNI, Jenderal Bintang Dua Polri Ini Angkat Bicara

Dia menekankan bahwa perusahaan harus lebih profesional dalam memastikan terjadinya kerja – kerja yang kondusif untuk menghindari bentrokan antar kelompok pekerja.

“Pemerintah menyayangkan kejadian itu,” katanya. seperti biasa. “Karena saat ini situasi di Morowali sedang kondusif,” katanya dilansir dalam keterangan resminya, Selasa 17 Januari 2023.

Baca: Kerusuhan di PT GNI, 71 Pekerja Lokal Ditahan tapi TKA Belum, Polisi: Semua Masih Didalami

Mahfud menegaskan, aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan PT GNI terus mencari solusi terbaik atas apa yang terjadi.

Setelah mempelajari latar belakang peristiwa tersebut, pemerintah menegaskan bahwa menurut konstitusi, setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan yang layak dan perlakuan yang adil.

Baca: Kronologi Rusuh Karyawan PT GNI, Telan Korban Jiwa dan Alat Berat Perusahaan Dibakar

Mahfud berharap perusahaan menyikapi tuntutan buruh dengan bijak, sebaliknya buruh harus bisa menyampaikan aspirasinya dan menuntut haknya secara proporsional sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemerintah harusnya menjamin hak-hak pekerja, sesuai dengan ketentuan konstitusi,” tegasnya.

Baca: Korban Luka Rusuh PT GNI Memar Bibir Hingga Luka Tusuk di Perut, Alat Berat dan Mess Karyawan Dibakar

Diakhir Mahfud MD Mahfud MD mendesak PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) tentang tenagakerja yang dipekerjakan.

“Pemerintah mendesak PT GNI dapat bersikap lebih terbuka, sehingga pemerintah bisa memiliki data, tentang seluruh tenaga kerja serta pelaksanaam pengamanan dalam lingkungan perusahaan yang berada di dalam wilayah RI,” tutupnya.

Baca: Bentrok Karyawan PT GNI Telan Korban Jiwa, Kapolda Sulteng Akui Pengaman Sangat Minim

Diketahui akibat insiden bentrokan yang terjadi di area PT GNI tersebut. Dua karyawan dinyatakan tewas, satu merupakan pekerja lokal dan satunya adalah pekerja asing. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Mabes Lirik Kasus PT GNI, Jenderal Bintang Dua Polri Ini Angkat Bicara

Mabes Lirik Kasus PT GNI yang menyebakan dua karyawan meninggal dunia. Dua karyawan meninggal dunia itu seorang TKA dan seorang lagi TKI.

Hasil Seleksi Administrasi Calon PPPK Kemenag RI Diumumkan Hari Ini, Segera Cek Nama Mu

Kementerian Agama RI hari ini mengumumkan hasil Ujian Administrasi Calon PPPK Kemenag RI Tahun Anggaran 2022.

BNPB Sebut Maluku Merupakan Kawasan Aktivitas Tektonik Aktif

Maluku, merupakan kawasan dengan aktivitas tektonik aktif dan kegempaan serta tsunami paling aktif di Indonesia

Jamaah Haji Indonesia Diberangkatkan Mulai Akhir Bulan Mei 2023

Pemerintah menyebut Jamaah Haji Indonesia Diberangkatkan mulai akhir Bulan Mei 2023. Kuota haji Indonesia tahun ini 221 ribu.

Basarnas Kerahkan Personel Cari Kapal Hilang di Perairan Natuna

Basarnas Natuna kirimkan personel lakukan pencarian Kapal MV DAI CAT 06 asal Malaysia yang diyatakan hilang di Perairan Natuna

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;