Masa Depan Cuaca Sulawesi Selatan yang Mengkhawatirkan: Palopo Berhadapan dengan Cuaca Ekstrem pada 16 November 2023

<p>Ket Foto: Ilutrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)	</p>
Ket Foto: Ilutrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Pada tanggal 16 November 2023, kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan diprediksi akan mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Berbagai daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Barru Gowa, Luwu, Luwu Utara, Palopo, Tana Toraja dan Toraja Utara, diproyeksikan akan terdampak oleh cuaca ekstrem.

Meskipun demikian, beberapa wilayah lainnya di Sulawesi Selatan juga dijadwalkan akan mengalami hujan ringan mulai pagi hingga malam hari.

Baca juga: Pertarungan Cuaca di Kepulauan Talaud Sulawesi Utara: Kesiapan Menghadapi Dampak Ekstrem pada 14 November 2023 Perlu Dilakukan

Pada saat pagi hari terpantau cuaca di beberapa wilayah Sulawesi Selatan seperti wilayah Watampone, Palopo, Masamba dan Benteng diprediksi akan diguyur oleh hujan ringan.

Sementara itu, siang hari akan membawa hujan ringan ke wilayah Bantaeng, Barru, Enrekang, Jeneponto, Makale, Makassar, Malili, Maros, Masamba, Palopo, Pangkajene dan Kepulauan, Rantepao, Sengkang, Sungguminasa, Takalar serta Watan Soppeng.

Pada malam hari, hujan diprediksi akan mengguyur wilayah Watampone, Senggkang dan Maros, demikian informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Cuaca Ekstrem Melanda Bolmong Sulawesi Utara: Antisipasi dan Kewaspadaan di Tengah Tantangan pada 13 November 2023

Perubahan cuaca ini menandai pergeseran kondisi atmosfer di Sulawesi Selatan pada tanggal 16 November 2023.

Wilayah seperti Barru Gowa, Luwu, Luwu Utara, Paloo, Tana Toraja dan Toraja Utara mungkin mengalami dampak lebih signifikan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Pemerintah setempat dan masyarakat diharapkan untuk tetap waspada terhadap potensi risiko yang mungkin timbul akibat perubahan cuaca, seperti banjir, tanah longsor atau gangguan lainnya.

Baca juga: Tantangan Cuaca Ekstrem Diprediksi Melanda Donggala Sulawesi Tengah pada 15 November 2023 Menurut BMKG

Penting untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan mendapatkan informasi terkini dari sumber yang dapat dipercaya, seperti BMKG.

Langkah-langkah pencegahan dan kewaspadaan sebaiknya diambil untuk mengurangi dampak potensial dari cuaca ekstrem dan masyarakat sebaiknya tetap siap menghadapi kondisi yang mungkin tidak terduga.

Itulah prakiraan cuaca yang ada di wilayah Sulawesi Selatan menurut prakiraan BMKG. (*/Riski Endah Setyawati)

...

Artikel Terkait

wave

Bappelitbangda Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Aplikasi Satu Darah, Sekda Zulfinasran Ungkap Apresiasi

Kemarin, tanggal 14 November 2023, Sekda Zulfinasran yang menghadiri sosialisasi aplikasi Satu Darah mengungkapkan apresiasinya.

Antisipasi dan Kesiapan Menghadapi Dampak Cuaca Ekstrem di Bolmong Selatan Sulawesi Utara pada 15 November 2023

Pada 15 November 2023, wilayah Sulawesi Utara akan tetap terdampak oleh cuaca ekstrem yang sangat mengerikan.

Tantangan Cuaca Ekstrem Diprediksi Melanda Donggala Sulawesi Tengah pada 15 November 2023 Menurut BMKG

Pada 15 November 2023, wilayah Sulawesi Tengah akan tetap terdampak cuaca ekstrem dan salah satu wilayah yang terdampak adalah Donggala.

Cuaca Menarik di Pinrang Sulawesi Selatan: Hujan Ringan Memberi Sentuhan pada 15 November 2023

Pada 15 November 2023, wilayah Sulawesi Selatan akan tetap terhindar dari dampak cauca ekstrem yang mengerikan.

BNI Cabang Parimo Berikan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulans ke Pemda, PJ Bupati Parigi Moutong Ungkapkan Apresiasi Tinggi

Kemarin, tanggal 13 November 2023, dilakukan penyerahan 1 unit mobil ambulans dari BNI kepada Pemda Parigi Moutong.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;