Moeldoko Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara Lantagi

<p>Ket Foto: Moeldoko Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara Lantagi (Foto/Facebook Dinas Kominfo Buton Utara)</p>
Ket Foto: Moeldoko Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara Lantagi (Foto/Facebook Dinas Kominfo Buton Utara)

Berita Sulawesi Tenggara, gemasulawesi – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tinjau lokasi pembangunan Bandara Lantagi, di kecamatan Kulisusu, buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, dia optimis pembangunan tersebut akan membawa ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal.

Menurut Moeldoko, keberadaan Bandara akan membantu mempermudah akses distribusi barang dan mobilitas orang.

“Bandara menghasilkan pertumbuhan. “Dulu masyarakat enggan datang ke Buton Utara lewat jalur laut karena jarak yang jauh. Semoga semakin banyak orang yang datang ke Buton Utara setelah perjalanan udara tersedia,” ucap Moeldoko saat meninjau lokasi Bandara Lantagi, Selasa 18 Oktober 2022.

Ia menambahkan yang kedua adalah pendistribusian barang. Di masa lalu, produk berkualitas tinggi seperti kepiting dan kacang mente dijual di sini dengan harga murah. Disini berlimpah, jika dibuang ke tempat lain, akan menjadi berkah. Kalau pasarnya hanya ada, nilai komoditas ini tidak akan meningkat.

Baca: Hadapi Bencana, BPBD Baubau Siagakan Tim Reaksi Cepat

Selanjutnya, Kepala Staf Kepresidenan mengatakan bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) akan mengawal proses pembangunan lokasi Bandara Lantagi dan akan mendorong Kementerian/Lembaga terkait untuk mempercepatnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Buton Utara telah mengalokasikan lahan awal seluas 60 hektar. Pemerintah daerah juga telah melengkapi persyaratan administratif seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk lahan seluas 100 hektar.

Tayeb, Kepala Dinas Perhubungan Buton Utara, melaporkan bahwa fasilitas untuk studi kelayakan bandara juga sedang disiapkan. Pemerintah Daerah telah menyusun anggaran untuk pembebasan lahan yang akan dilakukan tahun depan. (*/Ikh)

Baca: Terbuka Untuk Umum, Perpustakaan Digital Pelabuhan Makassar

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Editor: Muhammad Ikhsan

...

Artikel Terkait

wave

Terbuka Untuk Umum, Perpustakaan Digital Pelabuhan Makassar

Terbuka untuk umum, Perpustakaan Digital yang diresmikan di Terminal Penumpang Anging Mammiri Pelabuhan Makassar, oleh PT

Hadapi Bencana, BPBD Baubau Siagakan Tim Reaksi Cepat

Hadapi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau, provinsi Sulawesi Tenggara, siagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang

Pengumuman Hasil CAT Panwascam Ditunda Sementara Waktu

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pengumuman hasil CAT Panwaslu Kecamatan (Panwascam)

Pemkot Palu Minta Tingkatkan Disiplin Pegawai Demi Kualitas Pelayanan Publik

aparatur sipil negara (ASN) juga non ASN di lingkungan pemerintah daerah itu, untuk tingkatkan disiplin kerja demi meningkatkan kualitas

Dinsos Sulteng Perpanjang Masa Penyaluran BLT BBM

perpanjang masa proses penyaluran tahap satu, bantuan langsung tunai dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BLT BBM) dan bantuan

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;