Naik Terus, Harga Telur di Parigi Moutong Jadi Rp 60 Ribu Per Rak

<p>Peternak Ayam (Ilustrasi Gambar)</p>
Peternak Ayam (Ilustrasi Gambar)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Naik terus, harga telur di sejumlah pasar di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi tengah, mengalami kenaikan dari harga harga sebelumnya Rp 40 ribu dan 45 ribu per raknya kini jadi Rp 60 ribu per rak.

Akibat lonjakan tersebut, daya beli warga turun dan pedagang mulai mengeluhkan soal harga telur yang tinggi.

Salah satu pedagang di pasar tradisional Parigi, Hj Asia mengatakan, kenaikan harga disebabkan harga beli agen telur di kisaran Rp. 57.000-58.000 per rak.

“Harga telur meningkat selama tiga minggu terakhir. Kalau dijual eceran harganya bervariasi sesuai ukuran, telur besar dijual Rp 2.500 dan yang kecil dijual Rp 2.000 per butir,” ucapnya, Selasa 20 Agustus 2022.

Dia mengaku tidak yakin mengapa harga telur seperti itu melonjak. Apakah karena mahalnya harga pakan ayam atau alasan lain?

Pedagang lainnya, Arif, mengatakan bahwa telur merupakan salah satu makanan pokok masyarakat yang sangat penting, meskipun dengan harga yang naik, masyarakat juga membelinya dalam jumlah kecil.

Dia mengharapkan harga pasar telur segera stabil. Dengan demikian, harga jual konsumen akan kembali ke level sebelumnya.

“Saya berharap pemerintah mengambil langkah untuk mengendalikan harga telur agar segera turun. Jadi pembeli telur bisa kembali lancar,” harapnya.

Sementara, peternak ayam Parigi Rusli mengatakan, saat ini harga jual para pedagang telur di Parigi adalah Rp 55.000 per rak, terlepas dari apakah mereka mengambilnya langsung dari kandang atau membawanya ke pedagang di pasar.

Lonjakan terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dimulai dari pedagang telur ayam di Sulawesi Selatan dan Kota Palu. Jadi petani mengikuti harga jual dengan harga.

Baca: Garuda Sebut Ekspor Kepiting Kendari-Singapura Meningkat

“Kenaikan harga telur tidak berdampak pada pakan ayam. Karena harga pakan tetap stabil dan mudah didapat di harga Rp 470.000 per karung. Kalau naik biasanya sampai Rp 500.000 lebih per karung,” terangnya.

Ia menambahkan sebagai petani mandiri ia mendapat dukungan pakan ayam berupa jagung dari pemerintah setempat untuk kepentingan petani di Kabupaten Parigi Moutong.

Ia mengatakan, rencananya, kami akan coba membentuk asosiasi peternak di Parigi. (*/Ikh)

Baca: Tertimbun Longsor, Jalan Poros Mamuju-Mamasa Lumpuh

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tertimbun Longsor, Jalan Poros Mamuju-Mamasa Lumpuh

Jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Mamuju-Mamasa lumpuh, tepatnya di Desa Tampak Kura Kecamatan Tabulahan

Garuda Sebut Ekspor Kepiting Kendari-Singapura Meningkat

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Kendari sebut, ekspor kepiting Kendari-Singapura mengunakan jasa kargo dari Kendari,

Evaluasi Pemberhentian Penerbangan Makassar-Selayar

Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady segera evaluasi pemberhentian penerbangan rute Makassar–Kepulauan Selayar, sejak dua

Penambang Emas Ilegal di Poboya Tertimbun Longsor

Penambang emas illegal tertimbun longsor di wilayah kontrak karya PT Citra Palu Mineral, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore

Satpol PP Sulawesi Selatan Tertibkan Bangunan Liar di Makassar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tertibkan bangunan liar, yang ada di sekitar atau di dalam wilayah Asrama Polisi Pamong Praja

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;