Evaluasi Pemberhentian Penerbangan Makassar-Selayar

<p>Bandara Kepulauan Selayar Foto/Istimewa</p>
Bandara Kepulauan Selayar Foto/Istimewa

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady segera evaluasi pemberhentian penerbangan rute Makassar–Kepulauan Selayar, sejak dua bulan ini.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady melalui keterangannya di Makassar, Senin 29 Agustus 2022.

“Evaluasi terkait pemberhentian penerbangan pembiayaan rute Makassar-Selayar akan segera dilakukan,” katanya dalam keterangan di Makassar, Senin 29 Agustus 2022.

Hamka mengaku bisa memaklumi jika maskapai memutuskan untuk melakukan menghentikan penerbangan akibat kenaikan avtur. Hal ini menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat.

Hamka mengatakan, tentu kami prihatin dengan hal itu. Destinasi maskapai dalam kondisi peningkatan lalu lintas udara, yang kita ketahui telah meningkat pesat dan mempengaruhi harga tiket.

Selain kenaikan harga avtur, jumlah penumpang penerbangan rute Makassar-Selayar relatif lebih rendah di masa pandemi Covid-19. Dua kondisi tersebut menyebabkan penerbangan menuju Selayar menemui kendala.

“Apa yang harus kita lakukan? Sementara kita menunggu kebijakan pemerintah menaikkan harga tiket,” ucapnya.

Politisi Golkar ini mengatakan komponen terbesar adalah avtur. Anda tidak bisa menghentikan Avtur yang harganya terus naik, jadi perhitungan maskapai sudah benar.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu memikirkan bagaimana menjaga kegiatan ekonomi dengan baik. Oleh karena itu, ada efek luas yang dapat mendorong pertumbuhan penerbangan di Selayar.

“Tidak banyak yang bisa kami lakukan karena juga sangat sulit untuk memaksa maskapai terbang,” katanya.

Baca: Penambang Emas Ilegal di Poboya Tertimbun Longsor

Ia menambahkan, saya percaya dan saya yakin kalau ekonomi baik, insya Allah penerbangan akan baik-baik saja lagi. Kita tidak bisa memaksa maskapai untuk terbang jika ada kerugian.

Di sisi lain, Hamka mengatakan pemerintah tidak bisa mensubsidi penerbangan karena situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pemerintah negara bagian saat ini tidak dapat memberikan subsidi apa pun.

“Kita juga tidak bisa menggunakan anggaran yang tidak terduga karena bukan keadaan darurat atau mendesak, jadi tidak diperbolehkan secara aturan,” jelasnya. (*/Ikh)

Baca: Pemerintah Prioritaskan Penuhi Kebutuhan Korban Banjir Torue

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Penambang Emas Ilegal di Poboya Tertimbun Longsor

Penambang emas illegal tertimbun longsor di wilayah kontrak karya PT Citra Palu Mineral, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore

Satpol PP Sulawesi Selatan Tertibkan Bangunan Liar di Makassar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tertibkan bangunan liar, yang ada di sekitar atau di dalam wilayah Asrama Polisi Pamong Praja

Tiga Hektare Sawah di Dolago Padang Tertimbun Pasir

Tiga hektare sawah di Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, sudah tertimbun pasir

Pemkab Parigi Moutong Gelar Penguatan Kelembagaan Koperasi

Dinas Koperasi dan Usaha Miro Kecil menengah (UMKM) gelar pelatihan penguatan kelembagaan organisasi dan manajemen koperasi.

Dibalik Jeruji Besi,Tahanan Rutan Palu Ucapkan Janji Suci

Dibalik jeruji besi Tahanan Negara Kelas IIA Palu menjadi saksi janji suci yang diucapkan salah satu tahanan rutan Palu, Provinsi

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;