Pemerintah Prioritaskan Penuhi Kebutuhan Korban Banjir Torue

waktu baca 2 menit
Suasana warga yang terkena dampak banjir di Desa Torue mengungsi di mesjid (Ilustrasi Gambar)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Pemerintah , , prioritaskan penuhi penyaluran bahan pangan kebutuhan korban bencana banjir bandang Desa Torue.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Amiruddin saat dihubungi di Palu, Minggu 28 Agustus 2022.

“Saat ini status tanggap darurat masih berlaku, sehingga kami pastikan para korban bencana, khususnya yang kehilangan tempat tinggal dan warga yang rumahnya rusak berat, menjadi target untuk kebutuhan warga korban bencana banjir di Desa Torue agar di prioritaskan logistik,” ucap Amiruddin.

Ia menjelaskan, meski situasi mulai kondusif, pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak parah tetap menjadi tugas utama, di mana pembagian sembako oleh kelompoknya diatur dengan tujuan menjaga keamanan stok.

Selain itu, sejumlah warga juga terpaksa tinggal di posko pengungsian karena rumahnya telah hilang dan rusak. Jadi, selain membagikan sembako, BPBD setempat juga menyediakan makanan siap saji di dapur umum.

“Dapur umum yang kami buka tentunya mengutamakan pelayanan untuk warga di posko pengungsian karena persediaan dapur mereka yang cukup terbatas,” ucap Amiruddin.

Selain itu, dapur umum BPBD menyajikan makanan siap saji untuk pekerja yang melakukan normalisasi aliran dan untuk tim relasi cepat (RTC) yang bekerja di lokasi.

Dengan anggaran tanggap darurat, Pemkab Parigi Moutong memanfaatkan bantuan senilai Rp250 miliar yang diberikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, saat meninjau lokasi banjir. Juli lalu.

Untuk penggunaan dana yang salah satunya ditujukan untuk kebutuhan logistik para korban yang terkena dampak bencana pada masa tanggap darurat setelah perpanjangan dari 12 Agustus hingga 12 September 2022.

Namun, pihaknya juga tetap terbuka apakah ada relawan yang ingin menyalurkan bantuannya secara mandiri atau melalui pemerintah.

Baca: Satpol PP Sulawesi Selatan Tertibkan Bangunan Liar di Makassar

“Meski ada pihak yang menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung kepada korban bencana, tolong. Bantuan para pihak tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian bersama untuk meringankan beban warga yang terkena dampak,” kata Amiruddin.

Dia menambahkan, BPBD dan dinas sosial di seluruh Tagana telah ditugaskan oleh Bupati Parigi Moutong untuk memenuhi kebutuhan para korban bencana selama masa tanggap darurat.

Amiruddin mengatakan, kami berbagi tugas di lapangan, jadi kerja lapangan lebih fokus. (*/Ikh)

Baca: Penambang Emas Ilegal di Poboya Tertimbun Longsor

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.