Nakes Positif Covid19, Puskesmas Kasimbar Tutup Layanan Rawat Inap

<p>Foto: Puskesmas Kasimbar, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.</p>
Foto: Puskesmas Kasimbar, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Gemasulawesi– Puskesmas Kasimbar tutup layanan rawat inap, IGD dan persalinan karena tenaga kesehatan atau Nakes positif covid19.

“Iya mereka memang mengajukan, karena ada teman-teman terpapar usai menangani pasien Covid19. Saat ini kontak erat pasien itu, telah menjalani isolasi mandiri sambal menunggu hasil tes swab PCR,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Wulandari Marasobu saat dihubungi, Rabu 11 Agustus 2021.

Puskesmas Kasimbar tutup layanan dilakukan sejak Rabu 11 Agustus 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Empat Puskesmas Tutup Layanan Rawat Inap di Parimo

Penutupan sementara itu kata dia, tidak diberlakukan untuk pelayanan rawat jalan. Sebab, sebagian tenaga kesehatan tidak terpapar, tetap melaksanakan tugasnya.

Diketahui, pihak Puskesmas Kasimbar telah menyampaikan pemberitahuan dengan nomor: 445.1099/C-19, perihal penutupan sementara ruang IGD dan ruang persalinan.

Surat pemberitahuan Puskesmas Kasimbar tutup layanan, diteken Kepala UPTD Puskesmas Syaifudin. Dan Koordinator Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid19 Puskesmas Kasimbar dr Satriayani.

Isi surat itu memberitahukan, menyatakan perlunya melakukan karantina mandiri untuk kontak erat, dan isolasi mandiri kepada pegawai terkonfirmasi positif Covid19. Sebab adanya kasus Nakes positif Covid19 di Puskesmas Kasimbar.

Disebutkan, Puskesmas Kasimbar tutup layanan, hingga batas waktu tidak ditentukan, karena Nakes positif covid19 dan adanya peningkatan kasus positif setiap harinya.

Kemudian, dijelaskan pelayanan rawat jalan masih dibuka dari jam 08.00-11.00 Wita. Sedangkan untuk pelayanan pada IGD, ruang rawat dan ruang persalinan, Puskesmas sarankan untuk ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

Baca juga: Usai Persalinan, Anak Langsung Dapat Akta Kelahiran di Kota Palu

2 Agustus 2021, empat Puskesmas juga menutup pelayanan rawat inap

Sebelumnya, 2 Agustus 2021 kemarin sebanyak empat Puskesmas juga menutup pelayanan rawat inap terhadap pasien. Menyusul beberapa Nakes positif covid19.

“Pelayanan khusus rawat inap ini akan kembali dibuka setelah para Nakes dipastikan telah terkonfirmasi negative berdasarkan hasil tes Swab,” ungkap Wulandari Marasobu saat dihubungi, Senin 2 Agustus 2021.

Menurut dia, empat Puskesmas menutup pelayanan rawat inap itu adalah Puskesmas Torue, Balinggi, Sienjo dan Lambunu I.

Baca juga: Nakes Terpapar Corona, RSUD Sulbar Tutup IGD dan Laboratorium

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Status Zona Merah, Parigi Moutong Tunda PTM Terbatas

Disdikbud Parigi Moutong tunda PTM terbatas di seluruh satuan pendidikan. Penundaan dilakukan berdasarkan SKB empat menteri.

Wagub: Benahi Perawatan Pasien Covid19 di Sulawesi Tengah

Wagub Mamun Amir berpesan untuk benahi perawatan pasien covid19 di Sulawesi Tengah. Ditengah pelaksanaan PPKM dari pemerintah.

Ini Pesan Sekda untuk CPNS Peserta Latsar di Parigi Moutong

Ratusan CPNS peserta Latsar di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendapat pesan dari Sekretaris daerah (Sekda), ia berpesan lima hal.

Tersisa 24 Tempat Tidur Pasien Covid19 di RSUD Anuntaloko Parigi

Direktur RSUD Anuntaloko Parigi, Sulawesi Tengah, sebut tersisa 24 tempat tidur pasien covid19 di ruang penanganan pasien berbagai kondisi.

Puskesmas Pantau Pasien Isoman Positif Covid19 di Parigi Moutong

Tim tenaga kesehatan Puskesmas Parigi, Parimo, Sulawesi Tengah pantau 21 pasien Isoman positif covid19, mulai dari Desa Lebo hingga Desa Olaya

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;