Nama Panitia Festival Media 2022 Dicatut, Sharfin Ancam Polisikan

<p>Ket Foto: Logo Fesmed 2022 di Sulteng. (Foto/Panpel Fesmed)</p>
Ket Foto: Logo Fesmed 2022 di Sulteng. (Foto/Panpel Fesmed)

Palu, gemasulawesi – Ketua Panitia Festival Media (Fesmed) 2022, Muhammad Sharfin ingatkan waspada adanya penipuan catut nama panitia, meminta sejumlah uang.

Sharfin meminta, masyarakat untuk tidak mudah terkecoh bila ada yang mengatasnamakan diri sebagai bagian atau panitia.

Ia menyampaikan, bila ada mengatasnamakan panitia yang meminta bayaran atau dana, agar tidak dilayani.

Baca: Sempat Dikeluhkan, Sejumlah Ruas Jalan Penghubung di Sulawesi Selatan Mendapatkan Perbaikan

“Saya meminta kepada seluruh pihak agar mewaspadai panitia dan penyelenggara festival media dicatut namanya untuk mendapatkan keuntungan sendiri,” kata, Sharfin, Senin 5 Desember 2022.

Menurutnya imbauan ini perlu disampaikan, agar tidak terjadi hal-hal yang bisa merugikan pihak pemberi dukungan maupun panitia.

“Panitia memang mengajukan permohonan dukungan ke beberapa pihak dan dilengkapi nama-nama yang bertanggungjawab. Termasuk di daerah-daerah,” kata Sharfin.

Baca: Berbagai Pelayanan Publik Bakal Ramaikan Semarak Festival Media Sulteng 2022

Sharfin pun memperingatkan, bila pihaknya tidak segan-segan melaporkan kepada pihak berwajib bilamana ada laporan yang merugikan kepanitiaan Festival Media.

“Silakan hubungi kami di nomor ponsel 08114538454 atas nama Muhammad Sharfin (Ketua Panitia),” kata Sharfin.

Festival Media akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Kominfo, presenter kawakan televisi nasional kawakan dan beberapa narasumber lokal.

Baca: Dinkes Sulut Klaim Puluhan Warga Meninggal Akibat Covid-19

Diketahui Festival Media 2022 diselenggarakan oleh dua organisasi profesi dan satu organisasi perusahaan pers, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, Pewarta Foto Indonrsia (PFI) Kota Palu dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah.

Rencananya agenda tersebut berlangsung selama dua hari mulai Jumat 9 Desember 2022 hingga Sabtu 10 Desember 2022. Bertempat di Jodjokodi Convention Center, Palu, Sulawesi Tengah. (*/NRU)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Sempat Dikeluhkan, Sejumlah Ruas Jalan Penghubung di Sulawesi Selatan Mendapatkan Perbaikan

Berapa ruas jalan penghubung antar daerah di Sulsel yang sempat dikeluhkan warga, kini akhirnya diperbaiki. Anggaran sebesar Rp 41,9 miliar.

Dinkes Sulut Klaim Puluhan Warga Meninggal Akibat Covid-19

Dinkes Sulut klaim Puluhan warga meninggal akibat Covid-19, berdasarkan data laporan dari bulan Juli hingga 28 November.

MUI dan Baznas Sulsel Terima Hibah Milyaran Rupiah dari Pemprov

MUI dan Baznas Sulsel terima bantuan dana hibah milyaran rupiah dari Pemrov, bantuan terhadap MUI dan Baznas mendapat dukungan.

Berbagai Pelayanan Publik Bakal Ramaikan Semarak Festival Media Sulteng 2022

Berbagai pelayanan publik bakal ramaikan Fesmed 2022 Sulteng. warga bisa membuat SIM, STNK dan KTP di lokasi kegiatan.

Madrasah Alkhairat Parigi Gelar Reuni Akbar ke- II

Madrasah Alkhairat Parigi menggelar Reuni Akbar ke- II dengan tema “Bertemu bersatu untuk almamater” yang dilaksanakan selama dua hari sejak

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;