Madrasah Alkhairat Parigi Gelar Reuni Akbar ke- II

<p>Ket Foto: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Parigi Moutong Ir. Lewis. (Foto/Prokopim Parigi Moutong)</p>
Ket Foto: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Parigi Moutong Ir. Lewis. (Foto/Prokopim Parigi Moutong)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Madrasah Alkhairat menggelar Reuni Akbar ke- II dengan tema “Bertemu bersatu untuk almamater” yang dilaksanakan selama dua hari sejak tanggal 3 hingga 4 Desember 2022.

Ramdan Labake, S.Pd.I, Ketua Panitia reuni akbar menyampaikan kegiatan reuni ini dilakukan dengan tujuan untuk membangun nilai-nilai silaturahmi agar tidak ada sekat sosial antar alumni Alkhairaat.

“Tidak ada batas yang memisahkan kita, baik PNS, Karyawan Swasta, Pedagang, Ibu Rumah Tangga maupun buruh tani bersatu dalam satu keluarga besar Alkhairaat,” kata Ramdan.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan antar alumni lainnya dan menjadi momen tukar pikiran untuk pengembangan dan kemajuan Madrasah Alkhairaat.

Baca: Ketua KONI Parigi Moutong Minta Tim Sepak Bola Bermain Tanpa Beban

Sementara itu, Ir.Lewis Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Parigi Moutong juga hadir pada malam puncak reuni yang dilaksanakan Madrasah Alkhairat Parigi.

Ia mengatakan Reuni yang diselenggarakan oleh Madrasah Alkhairaat Parigi merupakan wahana untuk menumbuhkembangkan rasa kepedulian terhadap alumni, karena dengan menumbuhkan rasa kepedulian maka jiwa sosial para alumni terasah untuk mempererat persaudaraan.

Lewis berharap kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang melepas rindu atau sekedar seremonial, namun dapat menjadi pendorong bagi para alumni untuk berbagi segala idenya untuk kepentingan dunia pendidikan, khususnya membawa pengembangan Alkhairaat Parigi.

Baca: Panitia Porprov Siapkan Dua Lokasi untuk Pemondokan Kontingen Parigi Moutong

“Saya berharap alumni Alkhairaat Parigi yang saat ini menduduki posisi strategis di pemerintahan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat luas,” tutupnya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Provinsi Kepulauan Dorong RUU Daerah Kepulauan Disahkan Pada Tahun 2023

Provinsi kepulauan sepakat untuk mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan untuk disahkan, yang kini masuk dalam

Ketua KONI Parigi Moutong Minta Tim Sepak Bola Bermain Tanpa Beban

Ketua KONI Parigi Moutong minta tim Cabor Sepak bola tidak terbebani dengan target, karena kemampuan mereka sudah teruji di Liga Daru.

Disnaker Sulut Ingatkan Perusahaan agar Pengupahan Sesuai Standar

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Utara Erny Tumundo, mengingatkan semua perusahaan memberikan pengupahan sesuai standar UMP.

Viral Video Remaja SMP Makassar Dikeroyok Beredar di Instagram

viral video remaja smp makassar dikeroyok rekan sekolahnya beredar di media sosial instagram, saat ini kepolisian sedang mendalami.

ASN Pemkab Sigi Tahun Depan Akan Dipantau Aplikasi Khusus

Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mengunakan aplikasi teknologi khusus untuk

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;