Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

<p>Dinsos Parimo Bagikan Bantuan Beras dari Pemprov Sulteng di Kecamatan Kasimbar, Jumat 3 Juli 2020.</p>
Dinsos Parimo Bagikan Bantuan Beras dari Pemprov Sulteng di Kecamatan Kasimbar, Jumat 3 Juli 2020.

Berita parigi moutong, gemasulawesi Kabupaten Parimo salurkan bantuan beras dari Pemerintah Provinsi Sulawesi tengah atau Sulteng.

Dinsos Parimo telah salurkan bantuan beras dari Dinsos Sulteng, sebanyak 18 desa di Kecamatan Kasimbar,” ungkap Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Parigi Moutong, Rulli, S.Ag di Kecamatan Kasimbar, Jumat 3 Juni 2020.

Ia menjelaskan, bantuan beras ini adalah sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak ditengah kondisi saat ini akibat pademi Covid 19.

Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuannya melalui Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong.

“Jumlah bantuan beras itu berdasarkan jumlah data yang dikirim Pemerintah   Desa kepada Dinas Sosial,” jelasnya.

Ia mengatakan, masih ada beberapa Desa yang ada di wilayah Kecamatan Kasimbar, tidak dapat di salurkan.

Pasalnya, ada beberapa desa tidak mengirimkan Data warga miskin terdampak pandemi corona calon penerima bantuan ke dinasa terkait.

“Data seluruh calon penerima bantuan kategori miskin itu dikemas melalui Aplikasi SIKG—NG,” tuturnya.

Saat ini, penerima bantuan baik dalam DTKS maupun yang Non DTKS di Desa Kasimbar utara sudah tersalurkan.

Penerima bantuan itu, sesuai dengan yang tertera pada daftar penerima yakni 2,222 Kg (Dua Ton Dua Ratus Dua Puluh Dua Kilo Gram).

“Jadi, semoga dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulteng bisa termanfaatkan dengan baik,” harapnya.

Bagi warga yang belum mendapatkan kata dia, tidak perlu kecewa. Karena mungkin tidak terdata Pemerintah desa (Pemdes).

Makanya, tinggal bagaimana cara Pemdes untuk memaksimalkan anggaran desa untuk membantu warga. Sehingga, tidak muncul gejolak ditengah warga.

Sementara itu, Kepala Desa Kasimbar Utara melalui Sekretaris Desa kasimbar Utara Asman T mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimah kasih kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemda Parigi Moutong melalui dinas terkait.

Semoga, bantuan sembako berupa beras ini, sedikitnya dapat meringankan beban warganya yang sedang dapak Covid-19 dan ini juga sebagai wujud kepedulian pemerintah tethadap warga.

Penyaluran Bansos, diawasi langsung Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kabupaten Parigi Moutong Rukli S Ag, yang di dampingi TKSK Kecamatan Kasimbar Gupran SM.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Info Terkini Corona Sulteng, Tambah Satu Pasien Sembuh Asal Tolitoli

Info terkini corona Sulawesi Tengah atau Sulteng 3 Juli 2020, bertambah lagi satu pasien sembuh virus corona.

Bupati Mamuju Sulbar Ajak Awak Media Ngopi Bareng

Bupati Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) ajak awak media dan praktisi hukum ngopi bareng.

Merasa Marwah DPRD Parimo Dilecehkan, Fraksi Nasdem Tinggalkan Sidang Paripurna

Merasa marwah DPRD Parigi Moutong dilecehkan Pemda, Fraksi Nasdem tinggalkan sidang paripurna.

Kota Palu Canangkan Kampung Tangguh Nusantara

Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) canangkan Kampung Tangguh Nusantara.

Parimo Miliki Alat Deteksi Tsunami Generasi Terbaru

Kabupaten Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng) kini miliki alat deteksi tsunami.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;